Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Dukung KTT G20, PUPR Percantik Infrastruktur di Bali

Dukung KTT G20, PUPR Percantik Infrastruktur di Bali

  • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercantik infrastruktur di Bali melalui penghijauan. Upaya ini untuk mendukung penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Oktober 2022.

Penghijauan infrastruktur pada jalur lintasan KTT G20, antara lain Bundaran I Gusti Ngurah Rai, Jalan Tol Bali – Mandara, serta Jalan Nasional Ruas Sp. Pesanggaran – Nusa Dua, Jimbaran – Uluwatu dan penataan lansekap bundaran, pedestrian dan median ruas Jalan Bandara Ngurah Rai – Venue KTT G20.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menargetkan penghijauan infrastruktur selesai pada akhir Februari 2022. “Saya minta penanaman ini akhir Februari 2022 harus selesai. Penanaman pohon bukan hanya median jalan dan tol saja, tapi ROW juga terutama daerah yang kumuh kita tutup dengan tanaman. Jangan hanya teknis, tapi harus ada art-nya,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran persnya, Rabu, 19 Januari 2022.

Menteri Basuki meminta penanaman pohon yang sudah jadi, bukan bibit. “Tanam pohon besar yang sudah tinggi, jangan yang kecil-kecil. Misalnya pohon bugenvil, bakung, kembang kertas sudah besar,” tambah Menteri Basuki.

Preservasi Infrastruktur

Selain penghijauan, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Ditjen Bina Marga melakukan preservasi jalan dan jembatan ruas-ruas tersebut. Total pekerjaan tersebut sebanyak sembilan ruas yang terbagi dalam dua paket pekerjaan.

Paket I terdiri dari preservasi jalan dan jembatan 7 ruas dengan total panjang 22 km. Paket ini terdiri dari 5 ruas, yakni : Ruas 1 sepanjang 7 km (Sp. Pesanggaran – Gerbang Benoa, Sp. Kuta – Sp. Pesanggaran, Sp. Kita – Tugu Ngurah Rai) dengan progres 23,96%. Ruas 2 sepanjang 4,3 km (Sp. Bandara – Tugu Ngurah Rai, Sp). Tugu Ngurah Rai – Nusa Dua progres 14,63%. Berikutnya, Ruas 3 sepanjang 4,2 km (Jimbaran – GWK) progres 14,25%. Ruas 4 sepanjang 5,5 km (Tugu Ngurah Rai – Nusa Dua) dengan progres 18,66%. Ruas 5 sepanjang 8,4 km (Jl. Pesanggaran – Sanur) progres 28,5%.

Paket II yakni peningkatan jalan Sp. Siligita – Kempinski, showcase (jalan dalam kawasan) mangrove sepanjang 6,5 km. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Besar ITB: Apa yang Baru dari Skema KPBU di IKN?

    Guru Besar ITB: Apa yang Baru dari Skema KPBU di IKN?

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pendanaan proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) menuai beragam pertanyaan. Pengamat menilai bahwa skema KPBU untuk pengembangan proyek IKN yang beredar saat ini masih mencuplik skema serupa yang sudah beredar setidaknya dua dekade lampau. Guru Besar Institut Teknologi Bandung, Harun Alrasyid […]

  • Pengembang rumah MBR menanti realisasi tambahan kuota FLPP

    Pancasila Dasar Pembangunan Perumahan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pancasila sebagai dasar negara juga merupakan dasar dari pembangunan perumahan di Indonesia. Aplikasi dari nilai-nilai Pancasila yang merupakan pondasinya dapat dilihat dari perumahan. “Untuk itulah saya berani mengatakan Pancasila dan perumahan itu erat. Justru aplikasinya Pancasila ya di perumahan. Kalau kita ingin membangun pondasi Pancasila dengan benar, perlu diperhatikan perumahannya. Kita perlu membangun […]

  • KPR BTN Gaess

    Ini Dia Fitur Terbaru KPR BTN Gaess for Millenial

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Di kuartal terakhir tahun 2021, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memacu penyaluran kredit khususnya di segmen KPR Non Subsidi. Salah satunya dengan mengenalkan fitur anyar Graduated Payment Mortgage (GPM) dalam produk KPR BTN Gaess for Millenial. Fitur GPM ini merupakan salah satu solusi untuk milenial dalam mendapatkan pembayaran angsuran di beberapa tahun […]

  • Soelaeman Soemawinata Terpilih Jadi Ketua BK-TKP PII, Ini Targetnya!

    Soelaeman Soemawinata Terpilih Jadi Ketua BK-TKP PII, Ini Targetnya!

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Soelaeman Soemawinata terpilih menjadi Ketua Badan Kejuruan Teknik Kewilayahan dan Perkotaan (BK-TKP) Persatuan insinyur Indonesia (PII) periode 2023-2026 dalam Konvensi BK-TKP PII Tahun 2023 yang diadakan di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (13/7). Dia menggantikan Ketua BK-TKP PII sebelumnya, Lana Wiyananti. Pelantikan dan pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PII Pusat, Danis H Sumadilaga. […]

  • Kepala Daerah Didorong Atasi Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

    Kepala Daerah Didorong Atasi Persoalan Pertanahan dan Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan memaparkan peran yang dapat diperkuat kepala daerah untuk mendukung penyelenggaraan sekaligus penyelesaian persoalan pertanahan dan tata ruang di daerah. “Kepala daerah merupakan orkestrator untuk penyelesaian persoalan, konflik, sengketa, pertanahan, yang tentunya melibatkan seluruh stakeholder duduk bersama untuk mencari […]

  • Ilustrasi Kredit Tanah

    OJK Siapkan Beleid Kredit Tanah bagi Pengembang

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan ketentuan terkait kredit tanah bagi pengembang. Beleid tersebut akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based. Artinya, OJK tidak lagi cenderung membatasi bisnis bank, namun lebih menekankan pada penerapan manajemen risiko dengan permodalan yang memadai. “Ke depan kami akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based sehingga […]

Translate »
expand_less