Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Perhelatan G20 Diprediksi Dongkrak Okupansi Hotel di Bali

Perhelatan G20 Diprediksi Dongkrak Okupansi Hotel di Bali

  • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Seiring perhelatan G20 pada 30-31 Oktober 2022 di Bali, performa sektor perhotelan diprediksi akan lebih baik daripada tahun lalu. Ajang tersebut akan meningkatkan okupansi hotel di Bali hingga 40 persen.

“Proyeksi di Bali kita lihat, tahun 2022 akan naik karena Bali akan menjadi tuan rumah G20. Harapan kita bahwa okupansi hotel akan lebih membaik daripada tahun lalu bisa hampir mencapai 40 persen. Walaupun memang tingkat okupansi belum kembali ke normal,” jelas Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam Media Briefing virtual, baru-baru ini.

Ferry menjelaskan, sebagai tuan rumah penyelenggaran G20 dapat menjadi salah satu cara menarik wisatawan untuk kembali berlibur ke Bali.

Revenge Tourism juga akan menjadi hal yang sangat positif terhadap jumlah pengunjung ke Bali. Sementara itu, kondisi dua tahun terakhir menjadi waktu yang tepat bagi pelaku bisnis perhotelan untuk meningkatkan kualitas layanan dan produk mereka ke tingkat yang lebih tinggi.

Bagi pasar perhotelan, sektor ini akan bangkit relatif cepat dalam hal tingkat okupansi diikuti dengan tarif kamar. Beberapa pemilik hotel telah menghabiskan cadangan kas selama periode dua terakhir.

“Sehingga masih banyak peluang bagi investor untuk membeli hotel atau saham hotel atau portofolio, sehingga hal tersebut mampu mendatangkan modal untuk capex, renovasi kamar dan ekspansi,” ungkap Head of Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Steve Atherton.

Sepanjang 2021, kondisi di Bali sudah mulai membaik. Namun mengalami penurunan yang signifikan pada bulan Juli 2021. “Kalau kita lihat ketimbang tahun 2020, tingkat keterisiannya sudah mulai membaik. Namun masih belum bisa kembali ke tingkat okupansi yang normal di tahun 2019,” ungkap Ferry.

Dominasi Domestik

Wisatawan domestik, imbuh Ferry, masih mendominasi Bali. Seiring dengan membaiknya kondisi Indonesia secara umum, mulai banyak kegiatan yang di selenggarakan di Bali. Salah satunya adalah MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

“Kebanyakan wisatawan domestik. Jadi, kalau kita lihat ada beberapa kegiatan MICE dan juga pemerintah beberapa kali sudah menyelanggarakan kegiatan di Bali,” ucap Ferry.

Sayangnya, pembukaan keran kedatangan langsung internasional ke Bali untuk beberapa negara di bulan Oktober 2021 belum bisa meningkatkan okupansi hotel di Bali. Sebab, wisatawan mancanegara merasa peraturan karantina menghambat waktu dan biaya liburan mereka.

“Ini membuat tamu mancanegara masih enggan untuk datang ke Bali. Mereka merasa akan menghabiskan waktu dan uang kalau harus karantina begitu sampai di Bali. Itu yang menjelaskan kenapa kedatangan wisatawan di Bali selama tahun 2021 relatif flat, bahkan cenderung sedikit sekali,” kata Ferry. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renovasi 2 Juta Rumah

    Pemerintah Alokasikan Program Renovasi 2 Juta Rumah Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran dalam APBN Tahun 2026 untuk program renovasi 2 juta rumah pada tahun 2026. Hal itu dikemukakan Presiden Prabowo Subianto dalam pembahasan laporan perkembangan sejumlah program prioritas pemerintah jelang akhir tahun 2025, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025. “Tahun depan sudah ada anggaran untuk renovasi yang sudah tertulis […]

  • Ketidakpastian Geopolitik Pengaruhi Arus Modal di Asia Pasifik

    Ketidakpastian Geopolitik Pengaruhi Arus Modal di Asia Pasifik

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Investor realestat global mengakui mereka akan menghadapi serangkaian tantangan baru di tahun 2023 seiring ketidakpastian harga dan suku bunga yang memengaruhi arus modal ke industri realestat komersial di Asia Pasifik. Menurut Asia Pacific Investor Sentiment Barometer 2023 yang dirilis oleh perusahaan konsultan realestat global Jones Lang Lasalle (JLL), sebanyak 78% investor menyebut ketidakpastian […]

  • Pemerintah Waspadai Pola Baru Teknologi Pencucian Uang

    Pemerintah Waspadai Pola Baru Teknologi Pencucian Uang

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mewaspadai sejumlah pola baru berbasis teknologi dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta pendanaan untuk kegiatan terorisme. Mulai dari cryptocurrency, aset virtual NFT, aktivitas loka pasar, electronic money dan AI (artificial intelligence) untuk otomasi transaksi. Merujuk data Crypto Crime Report yang menyebutkan adanya indikasi pencucian uang melalui aset kripto sebesar USD8,6 miliar atau […]

  • industri

    Pacu Daya Saing Industri, Kemenperin Gelar Pendidikan Vokasi

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan program pendidikan dan pelatihan vokasi untuk memacu kualifikasi sumber daya manusia di sektor industri di tanah air. Strategi ini sebagai upaya peningkatan produktivitas dan daya saing industri manufaktur nasional. “Wujud nyata yang sudah kami hasilkan adalah mencetak sebanyak 38.995 tenaga kerja industri kompeten melalui program pelatihan SDM industri dan penyelenggaraan […]

  • Gelaran World Superbike Mandalika Pacu Industri Pariwisata

    Gelaran World Superbike Mandalika Pacu Industri Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Perhelatan World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 diharapkan dapat mendorong industri pariwisata dalam negeri. Sebagai upaya meningkatkan dampak langsung terhadap masyarakat maupun pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), diusulkan adanya sistem pemasaran tiket WSBK dengan paket wisata lokal. “Gelaran WSBK di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mandalika tentu saja akan memberikan eksposur yang luar biasa terhadap […]

  • Hunian vertikal di Escala-Central Living District Alam Sutera

    Komitmen Pengembang, Pembangunan Elevee Condominium Sesuai Jadwal

    • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pembangunan proyek hunian vertikal Elevee Condominium yang dikembangkan PT Alam Sutera Realty Tbk kian signifikan. Setiap 10 hari, progres pembangunan naik satu lantai dan saat ini pembangunan Elevee Condominium sudah memasuki struktur bangunan di lantai 9. Pembangunan Elevee Condominium dimulai pada Maret 2023 lalu. “Progres pembangunan ini menandakan komitmen kami dalam mengembangkan dan […]

Translate »
expand_less