Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Tips Bercocok Tanam di Lahan Rumah yang Sempit

Tips Bercocok Tanam di Lahan Rumah yang Sempit

  • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Seharian bekerja di rumah barangkali bisa mempercepat datangnya rasa jenuh. Tentu suasana bekerja dari rumah berbeda dengan bekerja di kantor. Namun, bukan berarti hal itu tidak bisa diantisipasi. Bercocok tanam bisa menjadi alternatif yang bisa dilakukan untuk melepas penat dan mengusir rasa jenuh di sela-sela kerja dari rumah.

Nah, bagi Sobat iPro yang ingin bercocok tanam di rumah tapi memiliki lahan yang sempit, jangan dulu berputus asa. Metode berikut ini bisa dimanfaatkan agar tetap dapat berkebun di rumah dengan lahan yang tidak luas.

1. Metode Vertikultur

Vertikultur merupakan metode bercocok tanam yang dilakukan secara vertikal di lahan yang sempit. Berkebun dengan metode ini kadang juga dilakukan secara bertingkat sehingga lahan yang terbatas bukanlah sebuah kendala.

Metode vertikultur membuat penggunaan lahan menjadi lebih efisien. Selain itu, teknik bercocok tanam secara vertikal atau bertingkat ini mampu menghemat pemakaian pupuk dan pestisida. Yang tak kalah penting adalah pemeliharaan terhadap tanaman dengan teknik ini lebih mudah.

Untuk mengaplikasikan metode ini, Sobat iPro hanya perlu menyiapkan wadah penanaman, bisa berupa pipa PVC baik baru maupun bekas. Setelah itu, buat beberapa lubang di satu sisi pipa tersebut. Jangan lupa diatur jarak di antara lubang tersebut.

Setelah wadah selesai, Sobat iPro tinggal memasukkan media tanam ke dalam wadah dan padatkan. Lalu, tinggal menaman tanaman yang ingin ditanam. Tanaman yang cocok dengan metode ini adalah tanaman jenis kecil dengan perakaran pendek, seperti seledri, cabai, terong, bawang, selada, sawi, dan berbagai jenis sayuran lainnya.

2. Metode Tabulampot

Inovasi berkebun di lahan sempit selanjutnya dengan metode tabulampot atau menanam buah dalam pot. Sesuai namanya, metode ini tidak memerlukan lahan yang luas karena tanaman tumbuh di dalam pot. Selain itu, posisinya pun dapat berpindah-pindah sesuai dengan keinginan tanpa perlu khawatir tanaman akan rusak.

Penerapan metode ini sangatlah mudah. Sobat iPro hanya perlu menyiapkan wadah menanam berupa pot, lalu media tanam, dan terakhir tanaman itu sendiri. Pot dari bahan tanah liat lebih cocok untuk metode ini. Sebab, pot dari tanah liat memiliki pori-pori yang dapat menjaga kestabilan kelembapan dan temperatur dari media tanam.

Setelah menanam, perawatan terhadap tanaman dengan metode tabulampot tentu perlu mendapatkan perhatian khusus. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian jika ingin bercocok tanam dengan metode ini adalah penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama. Jangan lupa untuk meletakkan tanaman ini di tempat yang terbuka dan terjangkau cahaya matahari.

3. Metode Hidroponik

Nama metode yang satu ini mungkin sudah tidak asing. Ya, hidroponik merupakan salah satu metode bercocok tanam yang tepat di lahan yang sempit. Sebab, tidak perlu adanya media tanah apabila berkebun dengan cara ini.

Metode hidroponik adalah penanaman tanaman di dalam air yang mengandung campuran hara. Pada praktiknya, kebutuhan air pada metode berkebun ini lebih sedikit jika daripada berkebun dengan menggunakan media tanah.

Pengaplikasian metode ini cukup mudah. Sobat iPro hanya perlu menyiapkan botol plastik bekas, air, sumbu atau kain flanel, larutan nutrisi, dan tentunya bibit tanaman.

Caranya, potong botol plastik menjadi dua bagian. Kemudian lubangi bagian atas botol untuk aliran udara dan untuk pemasangan sumbu atau kain flanel. Lalu masukkan sumbu dari bagian atas botol sampai bagian bawah botol. Setelah itu, Sobat iPro tinggal memasukkan bibit tanaman.

Untuk menopang akar dan batang tanaman agar tidak mudah patah, media tanam seperti pecahan batu, sekam, atau lainnya. Caranya, dengan memasukkan media tanam ke dalam botol. (SAN)

  • Penulis: Telaga Anandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo larang pertek

    Prabowo Larang Kementerian Terbitkan Pertek

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menghapus peraturan teknis (pertek) yang diterbitkan oleh kementerian terkait. Ditegaskannya saat tanya jawab dengan ekonom dan pengusaha pada Sarasehan Ekonomi di Jakarta, Selasa, 8 April 2025, bahwa regulasi yang berlaku cukup dengan keputusan presiden (keppres). “Perizinan saya minta ya, Menteri-menteri ya. Jangan ragu-ragu. Saya minta […]

  • Konstruksi Mazenta Residence Tepat Waktu, Serah Terima Dipercepat

    Konstruksi Mazenta Residence Tepat Waktu, Serah Terima Dipercepat

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Serpong Bangun Cipta melalui PT Cipta Harmoni Lestari (CHL) yang merupakan anak perusahaan dari Harita Group sukses memasarkan proyek hunian Mazenta Residence di Bintaro. Saat ini, perumahan yang mengusung konsep JapanDi (Japanese-Scandinavian) itu sedang dalam proses pengerjaan konstruksi. Project Director dan Chief Marketing Officer Mazenta Residence, Setia Iskandar Rusli menjelaskan pasca groundbreaking […]

  • Konsultasi Publik, REI Beri Usulan Penyusunan RPP Penataan Ruang

    Konsultasi Publik, REI Beri Usulan Penyusunan RPP Penataan Ruang

    • calendar_month Jumat, 20 Nov 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah sudah mulai menggelar konsultasi publik dalam penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Undang-Undang Cipta Kerja (RPP-UUCK). Salah satunya Kementerian Koordinator bidang Perekonomian yang menyelenggarakan konsultasi publik tentang RPP Penyelenggaraan Penataan Ruang yang dilakukan di Bali, Kamis (19/11). Sejumlah perwakilan masyarakat dan asosiasi usaha dilibatkan termasuk Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) yang mengikuti rapat konsultasi […]

  • sektor properti

    Sektor Properti Berkontribusi Besar Terhadap Perekonomian Nasional

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR Fitrah Nur menyampaikan bahwa sektor properti berkontribusi terhadap PDB daerah hingga mencapai 31% dan berperan besar terhadap pengentasan kemiskinan. “Kalau ada kegiatan properti atau sektor real estat di kabupaten/kota atau provinsi, presentase kemiskinannya hanya 9%. Tetapi kalau tidak ada usaha properti, angka kemiskinan mencapai 17%,” kata […]

  • Akhir 2022, BPJT Terapkan Transaksi Nirsentuh di Jalan Tol

    Akhir 2022, BPJT Terapkan Transaksi Nirsentuh di Jalan Tol

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menerapkan inovasi dan transformasi digital di jalan tol dengan konsep intelligent toll road system (ITRS) yakni transaksi non tunai nirsentuh mulai akhir tahun 2022. Skenario ini sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan secara optimal kepada pengguna jalan tol.  “Kami akan memperkenalkan transaksi nirsentuh di jalan tol menggunakan teknologi onboard […]

  • operasi katarak

    Summarecon Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Berlatar kepedulian akan tingginya angka gangguan akibat katarak di kalangan masyarakat kurang mampu, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis. Kegiatan yang diselenggarakan untuk kedua kalinya ini hadir di Bogor. ”Kami menyadari bahwa kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, merupakan kebutuhan penting yang masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan […]

Translate »
expand_less