Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » SMF Siap Kerjasama Biayai Perumahan untuk Pekerja Sektor Informal

SMF Siap Kerjasama Biayai Perumahan untuk Pekerja Sektor Informal

  • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persentase Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Indonesia masih rendah yakni di bawah 10%, padahal pertumbuhan perumahan terus terjadi setiap tahunnya. Karena itu, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) akan tetap aktif melakukan pembiayaan jangka panjang kepada lembaga-lembaga penyalur baik konvensional maupun syariah.

Demikian diungkapkan Direktur PT SMF, Heliantopo, dalam diskusi yang diadakan Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera), akhir pekan lalu.

“Strategi ke depan SMF adalah melakukan kerjasama pembiayaan perumahan untuk pekerja di sektor informal (kredit mikro) dan inisiasi program baru untuk mendukung keterjangkauan pemilikan rumah bagi MBR,” kata Heliantopo dalam siaran persnya, Senin (17/1/2022).

SMF, lanjutnya, juga terus bersinergi dengan Kementerian/Lembaga (KL) untuk mendukung program pemerintah di bidang perumahan, di antaranya melalui Program Perluasan Penyaluran Subsidi Perumahan (KPR Program FLPP) dan memberikan akses pendanaan kepada masyarakat yang tinggal di daerah kumuh untuk meningkatkan kualitas rumah yang dimiliki.

“Bagi pemilik homestay juga bisa memanfaatkan dana SMF dalam pembangunan/renovasi rumah untuk dijadikan homestay,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Divisi Subsidized Mortgage Lending Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Mochamad Yut Penta mengatakan, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi pada penyaluran KPR Subsidi di 2021.

Menurutnya, sektor informal belum tergarap secara maksimal. Sesuai realisasi 2021, sektor informal hanya mampu tergarap 12% dari total keseluruhan. Sehingga diperlukan strategi dalam mendorong penyerapan realisasi dari sektor informal. Selain itu, imbuh Penta, belum ada lembaga yang berfokus dalam mengontrol ketepatan sasaran, kualitas, dan keterhunian rumah.

“Pemerintah telah mengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan persetujuan bangunan gedung (PGB) di 2021. Namun, hal ini tidak diikuti dengan penerbitan Perda dan Sistem PBG secara nasional,” ujar dia.

Terkait dengan pembiayaan perumahan di tahun 2022, dia menuturkan, pertumbuhan pembiayaan perumahan akan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal yang mempengaruhi kondisi perekonomian nasional, antara lain pengendalian Covid-19, sehingga tidak terjadi gelombang kasus baru serta kebijakan pemerintah.

“Setiap terjadinya gelombang penambahan kasus baru, maka ekonomi akan melambat dan berdampak pada turunnya berbagai sektor, termasuk perumahan,” terang Penta.

Dia juga menyoroti program stimulus PPN yang ditanggung pemerintah (PPN DTP) yang ditengarai memicu tumbuhnya KPR secara nasional sepanjang pandemi. Perpanjangan program ini hingga Juni 2022 diyakini akan mampu mendorong tumbuhnya industri perumahan sepanjang tahun ini. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menetapkan kebijakan peningkatan aksesibilitas etnik minoritas untuk kepemilikan rumah dan pengembangan usaha kecil di kantong-kantong kelompok tersebut. Kebijakan itu ditempuh sebagai tindakan konkret memperingati Tulsa Race Massacre (Pembantaian Ras Tulsa).  Laman resmi Kantor Kepresidenan Amerika Serikat, whitehouse.gov, menyatakan bahwa Pemerintah AS berupaya untuk mengurangi backlog dari sisi kepemilikan […]

  • Ini Kunci Lancarnya Arus Mudik Lebaran 2023

    Ini Kunci Lancarnya Arus Mudik Lebaran 2023

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan prasarana, dukungan regulasi dan perilaku masyarakat untuk menaati peraturan menjadi faktor kunci yang memengaruhi kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023. “Mudah-mudahan dengan dukungan prasarana infrastruktur yang lebih baik, perjalanan mudik tahun 2023 ini bisa terlaksana sesuai harapan. Hal ini sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, yakni mudik aman, nyaman dan berkesan positif,” kata Menteri […]

  • Warna Fine Living

    Optimalkan Aset Potensial, Sarana Jaya Pasarkan Hunian Eksklusif

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tingginya permintaan hunian tapak (landed house) yang nyaman dan strategis di dekat Jakarta mendorong Perumda Pembangunan Sarana Jaya untuk menghadirkan hunian eksklusif berkonsep modern-resort dengan desain yang kompak di selatan Jakarta, tepatnya di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Groundbreaking perumahan yang diberinama Warna Fine Living itu digelar di lokasi lahan, Kamis (31/10)  yang dihadiri […]

  • amesta living

    Amesta Living Surabaya Hadirkan Fasilitas Komunal bagi Penghuni

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan perumahan terpadu di Surabaya Timur, Amesta Living, menghadirkan Setara Community Center dan produk baru unit rumah-usaha Verge Space. Peluncuran kedua produk-layanan properti ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kawasan hunian yang seimbang dan terintegrasi di Surabaya Timur. David Hosea Direktur PT Graha Abdael Sukses (GAS) menjelaskan, Setara Community Center hadir sebagai […]

  • rumah tapak

    Q1, Penjualan Rumah Tipe Menengah Paling Dominan

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Penjualan properti residensial primer triwulan I-2021 secara tahunan mengalami kenaikan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan rumah sepanjang kuartal I-2021 sebesar 13,95 persen (year on year/yoy). Pertumbuhannya terbilang signifikan jika mengacu pada triwulan IV-2020 yang mengalami kontraksi sebesar minus 20,59 persen, maupun kontraksi minus 43,19 persen pada triwulan I-2020. “Penjualan rumah tipe menengah […]

  • PUPR Siapkan Standarisasi Material Lokal untuk Rumah Subsidi

    PUPR Siapkan Standarisasi Material Lokal untuk Rumah Subsidi

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya meningkatkan pemanfaatan produk dalam negeri untuk program pembangunan perumahan untuk masyarakat khususnya Program Sejuta Rumah. Adanya produk bahan bangunan rumah produksi dalam negeri selain bisa meningkatkan daya saing industri dalam negeri juga dapat menggerakkan roda perekonomian Indonesia. “Kita akan dorong pemanfaatan produk dalam negeri […]

Translate »
expand_less