Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Dukung Sinergi Sektor Perumahan dan Keuangan

Pemerintah Dukung Sinergi Sektor Perumahan dan Keuangan

  • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah berkomitmen mendukung sinergi antara sektor perumahan dan sektor keuangan. Kedua sektor tersebut juga diharapkan terus memupuk optimisme agar pemulihan ekonomi nasional (PEN) bisa berjalan secara baik.

“Sektor keuangan diharapkan terus mengoptimalisasikan fungsinya dan fungsi intermediasi terutama untuk mendukung sektor properti,” ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam Webinar Kolaborasi Industri Keuangan dan Pemerintah dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, baru-baru ini.

Airlangga menjelaskan, keberlangsungan sektor usaha properti menjadi salah satu fokus dalam pemulihan ekonomi. Untuk itu, sektor perumahan atau properti harus terus berkontribusi untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

Untuk menjaga momentum di sektor properti di tahun 2022, pemerintah akan melanjutkan insentif fiskal terutama untuk sektor properti sebagai bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Saya sangat mengapresiasi relaksasi yang sudah diberikan, termasuk penjaminan kredit dan restrukturisasi. Kita lihat pertumbuhan kredit sudah tumbuh di triwulan keempat dan rasio NPL juga terkendali di bawah 3 persen,” urai Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Konsumer, PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk, Handayani mengatakan, dukungan perbankan terhadap sektor properti salah satunya dengan menciptakan produk yang sesuai dengan kondisi bisnis (start up company, millenials, non-fixed income) dengan kemudahan akses.

“BRI akan terus mendukung bagaimana bisa memfasilitasi pemilik rumah kepada masyarakat,” ucap Handayani.

Selain itu, BRI memiliki program khusus developer berwawasan lingkungan. Terakhir, melakukan penyuluhan kepada masyarakat atas pentingnya punya rumah.

Harapan

Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, Corina Leyla Karnalies menambahkan, harapan perbankan terhadap pemerintah untuk terus memberikan dukungan ke sektor properti. Salah satunya adalah pemberlakukan stimulus yang masih berdampak terhadap daya beli masyarakat.

Stimulus tersebut dapat berupa penyesuaian Suku Bunga BI-7D Repo Rate, kebijakan otoritas terkait Rasio LTV, insentif PPN, perhitungan RPIM, dan stimulus restrukturisasi. Selain itu, regulator dapat mendorong ekosistem dalam market KPR, untuk melakukan proses Digital. Penyediaan sumber informasi untuk melakukan taksasi secara online juga dapat membantu kebangkitan sektor properti.

“Harapan bagaimana kita bisa tumbuh di tahun 2022 dan bagaimana kita tetap bisa memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sehat,” kata Corina.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), Jahja Setiaatmadja mengatakan, potensi pasar properti masih besar karena backlog perumahan di beberapa wilayah yang tinggi. Minat masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti juga masih tinggi.

Sektor properti, imbuh Jahja, bisa mendorong pemulihan ekonomi nasional karena menyerap banyak tenaga kerja. Sektor properti juga memiliki multiplier effect. Pasalnya, melibatkan lebih dari 175 jenis industri dan 350 jenis UKM yang sebagian besar adalah lokal.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Haru Koesmahargyo menambahkan, industri perumahan masih sangat berpeluang berkembang di Indonesia. Sebab, mortgage to GDP ratio  Indonesia yang rendah dan terus bertambahnya jumlah keluarga baru dari tahun ke tahun.

Mortgage to GDP Ratio Indonesia lebih rendah dibanding Negara Asia Tenggara lainnya (Singapura 45 persen, Malaysia 38 persen,Thailand 22 persen, dan Filipina 4 persen). Melalui RPJMN Bidang Perumahan, pemerintah berupaya meningkatkan mortgage  to GDP ratio menjadi 4 persen pada 2024. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran Kanal Debottlenecking Satgas P2SP

    Kemenko Perekonomian Luncurkan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) meluncurkan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) sebagai komitmen dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan, dan responsif. Kanal ini dirancang untuk menjadi saluran resmi bagi pelaku usaha dalam menyampaikan kendala yang dihadapi, sekaligus memastikan tindak lanjut cepat dari Pemerintah dan Kementerian/Lembaga (K/L) […]

  • PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Konsorsium Nasional Perumahan Rakyat (Kornas Pera), Muhammad Joni, mengingatkan agar Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Bank Tanah tidak melenceng dari tujuan awal. RPP turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) itu bertujuan mengatasi kesulitan penyediaan lahan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia menyebutkan, bank tanah […]

  • 64 Persen PNS Jawa Tengah Rampung Pemutakhiran Data Tapera

    64 Persen PNS Jawa Tengah Rampung Pemutakhiran Data Tapera

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dari total 308.854 PNS di lingkup Provinsi Jawa Tengah sebagai peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) aktif, sebanyak 197.220 (63,86 persen) sudah melakukan pemutakhiran data individu. Sedangkan 111.634 peserta (36,14 persen) yang belum melakukan pemutakhiran data secara individu. Hal ini terungkap dalam Sosialisasi Program Tapera dan Pemutakhiran Data PNS Bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, […]

  • Diminati, Ruko Downtown Drive di Summarecon Serpong Laris Manis

    Diminati, Ruko Downtown Drive di Summarecon Serpong Laris Manis

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan pusat komersial terbaru di Summarecon Serpong bernama Downtown Drive. Berlokasi di kawasan Scientia Garden, Downtown Drive menghadirkan kesan mewah khas Kota New York di Amerika Serikat. Sebanyak 82 unit rumah toko (ruko) dengan pilihan 2 dan 3 lantai dipasarkan perdana pada 1 April lalu. Ruko Downtown Drive ini […]

  • Ilustrasi Penataan Ruang di Pantai Lariti di Nusa Tenggara Barat (Foto: Istimewa) RDTR

    Dirjen Tata Ruang: RDTR Berkaitan Erat dengan Perizinan Berusaha

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta pada hari Selasa 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Kerja Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian […]

  • Duh! Stimulus PPN DTP Perumahan Terancam Mubazir

    Duh! Stimulus PPN DTP Perumahan Terancam Mubazir

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang perumahan menilai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang PPN DTP hanya akan menjadi stimulus yang mubazir. Hal ini lantaran stimulus PPN DTP sektor perumahan mencantumkan batas waktu pendaftaran melalui aplikasi maksimal pada 31 Maret 2022. “Kami prihatin dengan Pasal 8 ayat 1 PMK Nomor 06 Tahun 2022 yang menyatakan pendaftaran melalui aplikasi hanya […]

Translate »
expand_less