Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Begini Peran Jakarta Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Begini Peran Jakarta Setelah Tak Lagi Jadi Ibu Kota

  • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/Kepala BPN) Hadi Tjahjanto mengatakan, Jakarta memiliki peran penting seiring dengan pindahnya ibu kota ke IKN Nusantara.

“Seiring dengan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hal ini membuka peluang bagi Jakarta untuk memegang peranan penting, terutama sebagai pusat ekonomi dan bisnis baik skala nasional maupun global,” ucap Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto dalam acara Bincang Santai Hari Tata Ruang Nasional ” Transformasi Perkotaan Indonesia : Kini dan Nanti ” secara hybrid, Selasa, 8 November 2022.

Hadi berharap, pemerintah daerah lainnya juga dapat menangkap peluang dari kehadiran IKN Nusantara dengan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru. Dengan begitu, masalah barat dan timur yang selama ini menjadi masalah klasik pertumbuhan Indonesia dapat pelan-pelan teratasi.

Dalam perjalanan ke depan, jelas Menteri ATR/Kepala BPN, kota-kota di Indonesia dihadapkan pada sejumlah tantangan. Salah satunya adalah tantangan transformasi perkotaan guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Melalui momentum pemindahan ibu kota negara saya juga berharap persoalan yang dihadapi di Jakarta dan sekitarnya tidak terjadi di Nusantara,” tegasnya.

Kementerian ATR/BPN, lanjutnya, telah menyusun rencana tata ruang kawasan strategi nasional IKN, termasuk RDTR. Diharapkan rencana tata ruang tersebut menjadi pedoman sekaligus referensi bersama untuk membangun IKN Sebagai kota yang berwawasan lingkungan, tertata berkelanjutan dan benar-benar menjadi smart city.

“Pembangunan IKN juga harus benar-benar dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan daerah-daerah penyangga lainnya,” ucap Hadi.

RDTR DKI Jakarta

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris mengatakan DKI Jakarta telah menyelesaikan RDTR. Saat ini, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyusun RTRW.

“Terkait dengan tata ruang kami menyampaikan bahwa DKI Jakarta sudah menyelesaikan Peraturan Gubernur No. 31 Tahun 2022Tentang RDTR Provinsi DKI Jakarta. dan ngga lama lagi kita juga akan menyusulkan berkaitan dengan RTRW yang sebentar lagi akan masuk ke ATR untuk mendapatkan persetujuan substantif,” jelasnya.

Adapun Board of Director Member FIABCI Dunia Soelaeman Soemawinata menjelaskan, saat tak menyandang lagi predikat ibu kota, Jakarta harus memiliki identitas baru. Namun keitimewaan Jakarta jangan sampai dihilangkan.

“Saya kira tetap Jakarta harus mempunyai identitas baru yang juga masih istimewa walaupun status ibu kota-nya di cabut. Karena status ini akan menjadi penting bagi para investor dari sisi luar dimana aturan-aturannya juga nanti harus khusus juga,” jelasnya.

Eman, demikian dia akrab disapa melanjutkan, tantangan yang dihadapi Jakarta saat ini adalah masalah jumlah penduduk yang tak didukung oleh ketersediaan lahan. Untuk itu, dia mengusulkan untuk melirik potensi laut Jakarta sebagai salah satu solusi memecahkan masalah tersebut.

“Bukan sesuatu yang tidak mungkin mengekspansi ke laut. Ini sesuatu yang sebenarnya Jakarta bisa lakukan. Ini bukannya tidak mungkin sehingga seluruh pantai Jakarta yang saat ini semrawut itu bisa ditata ulang sambil juga menambah lahan-lahan Jakarta untuk penduduk yang baru,” pungkasnya.

Forum Penataan Ruang

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Hari Ganie menuturkan pentingnya Forum Penataan Ruang.

“Kami dari dunia usaha yang paling kami butuhkan saat ini adalah suatu forum yang namanya Forum Penataan Ruang. Forum Penataan Ruang sudah diamanatkan di Undang-Uncang Cipta Kerja. Dan kami juga sudah bicara dalam pertemuan terakhir kami dengan Pak Menteri ATR dan Pak Hadi kelihatannya memberikan lampu hijau,” terang Hari.

Harapannya, forum tersebut dapat menjadi wadah bagi pemerintah baik pusat dan daerah, akademisi dan pelaku usaha membahas isu-isu tata ruang.

“Forum penataan ruang ini sebaiknya ada perwakilan dari dunia usaha. Kalau tidak dari asosiasi, dari induk asosiasi. Indus asosiasinya siapa, yaitu Kadin. Itu penting untuk kita bicara hari ke hari tentang isu-isu yang terkait dengan tata ruang,” tutup Hari. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) menggagas program magang di perusahaan pengembang skala nasional. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelaku usaha baru di bidang properti. “Model ini juga sebagai upaya REI untuk mengurangi kesenjangan antara pengembang besar dan kecil maupun kesenjangan ekonomi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat […]

  • Kawasan Barat Jakarta Makin Diminati, Alam Sutera Pasarkan Elevee Condominium

    Kawasan Barat Jakarta Makin Diminati, Alam Sutera Pasarkan Elevee Condominium

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Jumlah penduduk di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) di tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 34 juta jiwa. Diprediksi, Jabodetabek akan mengalami krisis kebutuhan rumah karena harga tanah yang semakin mahal dan biaya transportasi yang tinggi. Hal tersebut ditegaskan Pengamat Perkotaan, Yayat Supriyatna pada acara talkshow bertajuk “Apakah Barat Jakarta akan […]

  • Paramount Land Hadirkan Dua Konsep Ruang Usaha di Maggiore Junction

    Paramount Land Hadirkan Dua Konsep Ruang Usaha di Maggiore Junction

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Paramount Land meluncurkan dua tipe ruang usaha di kawasan komersial dan bisnis premium Maggiore Junction di Gading Serpong, Tangerang. Proyek ini berlokasi sangat strategis karena berlokasi di jalan penghubung tiga kota mandiri sekaligus. M. Nawawi, Direktur Paramount Land mengatakan seiring membaiknya situasi pandemi Covid-19, permintaan terhadap ruang usaha terus tumbuh dan membawa pertumbuhan […]

  • Aurelle Pondok Indah

    Pondok Indah Group Pamerkan Show Unit Aurelle Pondok Indah

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pondok Indah Group, salah satu pengembang terkemuka di Indonesia mengumumkan pembukaan unit contoh (show unit) terbaru mereka di proyek prestisius Aurelle Pondok Indah yang berlokasi di kawasan Jalan Veteran Raya, Jakarta Selatan. Rumah mewah ini dibanderol seharga mulai dari Rp6 miliaran. Acara grand opening dan peresmian show unit proyek tersebut berlangsung Kamis (28/11), […]

  • Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Abdul Kamarzuki (Foto: Istimewa)

    Dirjen Tata Ruang Minta Daerah Bentuk Forum Penataan Ruang

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meminta pemerintah daerah untuk segera membentuk forum penataan ruang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Abdul Kamarzuki dalam sosialisasi sosialisasi PP No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang bagi wilayah Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Nusa Tenggara Barat. “Saya […]

  • industri halal

    Konsumsi Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Industri Produk Halal

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Momentum Ramadan dan perayaan Idulfitri memacu konsumsi masyarakat terhadap berbagai produk halal nasional. Peningkatan konsumsi masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri menjadi peluang strategis untuk memperkuat pengembangan industri halal nasional. Industri halal tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan religius masyarakat, melainkan telah berkembang menjadi sektor ekonomi bernilai tinggi yang mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur […]

Translate »
expand_less