Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Perbaiki Kualitas SDM, Solusi Hadapi Persaingan Bisnis Properti

Perbaiki Kualitas SDM, Solusi Hadapi Persaingan Bisnis Properti

  • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palangka Raya – Industri perumahan terkena dampak ketidakpastian kondisi ekonomi global serta mulai naiknya tensi politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Pelaku usaha properti harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas SDM tenaga kerjanya melalui serangkaian pelatihan guna menghadapi persaingan bisnis.

“Pelaku usaha properti harus bisa menjalankan efisiensi serta meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM tenaga kerjanya dengan mengikuti pelatihan,” kata Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Hari Ganie, saat membuka ‘Short Course: Pembangunan Perumahan Subsidi dan Komersial’ yang diselenggarakan Badan Diklat REI bagi anggota REI Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Selasa, 30 Mei 2023.

Hari Ganie mengapresiasi minat pengembang anggota REI Kalteng mengikuti kegiatan pelatihan demi perbaikan kualitas SDM. “Anggota REI Kalteng sungguh luar biasa karena berpikir jauh kedepan. Saya awalnya mengira peserta pelatihan ini maksimal hanya 50 orang. Tapi ternyata jumlahnya mencapai 99 peserta. Ini komitmen yang luar biasa,” cetus Hari.

Ketika kondisi ekonomi semakin sulit serta ketatnya persaingan usaha maka upaya peningkatan sumber daya manusia pelaku usaha properti menjadi jawabannya. “Strategi anggota REI Kalteng dalam mengikuti pelatihan untuk meningkatkan SDM perusahaan merupakan pilihan yang sangat bijak,” tegas Hari Ganie.

Peluang Pasar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Kalteng tahun 2022 secara kumulatif tumbuh sebesar 6,45%. Belum lagi, provinsi ini memiliki wilayah yang relatif luas serta angka backlog sekitar 15 ribu rumah.

“Selain itu, pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga menciptakan peluang pasar. Anggota REI Kalteng harus jeli menangkap peluang tersebut. Tapi tentunya tetap mempertimbangkan aspek manajemen risiko,” imbuh Ketua Badan Pendidikan dan Pelatihan REI MR Priyanto.

Badan Pendidikan dan Pelatihan REI dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Kalteng menyelenggarakan pelatihan selama dua hari, Selasa – Rabu, 30 – 31 Mei 2023. Kegiatan ini mendapat dukungan sepenuhnya dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

“Selama pelatihan, peserta mendapatkan sejumlah materi terkait bisnis proses realestat. Mulai dari pemilihan lokasi, perencanaan proyek, perizinan, digital marketing dan manajemen risiko,” ucap Priyanto.

Dukungan Bank BTN

Kepala Bank BTN Cabang Palangka Raya, Raden Agung Derajat menyatakan, pihaknya senantiasa seiring sejalan mendukung pengembangan bisnis perumahan anggota REI Kalteng. Hal ini tercermin dari capaian market share Bank BTN sebesar 65% dari total penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) di Kota Palangka Raya. “Sedangkan market share Bank BTN di seluruh Kalteng sebesar 40% sehingga menempatkan Bank BTN  sebagai market leader pembiayaan perumahan,” papar Agung.

Agung mengatakan, model pelatihan ini sangat bermanfaat untuk peningkatan kapasitas dan kemampuan SDM pengembang di daerah. “Pengembang harus selalu memperbarui wawasan dan kemampuannya. Kami berharap bisa lebih meningkatkan kerja sama yang sudah terjalin lama sehingga Bank BTN dan REI ikut mewarnai pembangunan di Kalteng,” tukasnya.

Ketua DPD REI Kalteng Asani menyatakan, di era digitalisasi pengembang perlu memiliki kemampuan yang mumpuni agar tidak tergerus. “Sadar atau tidak, mau tidak mau, kita berhadapan dengan tantangan yang semakin kompetitif. Era digitalisasi seperti aplikasi Sireng dan SiKumbang dengan segala pernak-perniknya. Belum lagi adanya migrasi dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ke Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang memaksa pengembang harus semakin tangguh dalam melakoni bisnis properti,” ujarnya.

Menurut Asani, kemampuan pengembang menyediakan hunian yang aman dan nyaman harus mengiringi laju pertumbuhan kebutuhan rumah di Kalteng. “Harapannya, seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Tujuannya supaya peserta dapat meningkatkan kemampuan dan skill guna mendukung aktivitas bisnis dalam penyediaan hunian yang layak dan terjangkau,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    REI Kalbar Minta Aturan PSU Direvisi

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang hunian bersubsidi di Provinsi Kalimantan Barat meminta revisi bantuan prasarana, sarana dan utilitas umum (PSU) yang tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 03/PRT/M/2018. Usulan revisi aturan itu sebagai bentuk kompensasi bagi pengembang yang telah memberikan kemudahan aksesibilitas penyediaan hunian bagi MBR di sektor informal. “Developer memberikan beragam kemudahan. Antara lain gratis […]

  • pertumbuhan ekonomi

    Menkeu Jabarkan Tantangan Indonesia Jaga Pertumbuhan Ekonomi 2023

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5% pada tahun 2023 dihadapkan pada sejumlah tantangan. “Undang-Undang APBN 2023 mengasumsikan pertumbuhan ekonomi 5,3 persen. Jadi kalau saya bicara 5,3 persen itu karena ada di dalam Undang-Undang APBN 2023,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 2 Desember 2022. Lebih jauh Menkeu menuturkan, […]

  • Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

    Tuntaskan Problem Rumah Rakyat, The HUD Institute Minta Operasionalisasi BP3

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia, The HUD Institute, mendorong pembentukan Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3). Lembaga non struktural itu diharapkan dapat menjadi solusi terkait program penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Saat ini tengah berkembang wacana agar Pemerintahan terpilih mendatang menghidupkan kembali Kementerian Perumahan yang fokus menangani masalah perumahan. […]

  • widari village

    Infrastruktur Tol Pacu Penjualan Widari Village

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • 0Komentar

    TANGERANG – Pembangunan infrastruktur jalan tol yang melintasi Kabupaten Tangerang, Banten memberikan dampak positif bagi industri properti. Salah satu proyek perumahan yang terdampak positif adalah Widari Village yang dikembangkan Wida Agung Group. William Widjaja, Direktur Utama Wida Agung Group mengatakan pembangunan tol JORR II yang fokus di bagian barat Jakarta, tepatnya di ruas Serpong – […]

  • PPN DTP 100% dan Kuota Tambahan FLPP Bakal Pacu Kembali Penjualan Rumah

    PPN DTP 100% dan Kuota Tambahan FLPP Bakal Pacu Kembali Penjualan Rumah

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah kembali memberlakukan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Di Tanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah sebesar 100% hingga Desember 2024, dari semula hanya 50%. Selain itu, pemerintah juga menambah kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) unit dari 166.000 unit menjadi 200.000 unit. Untuk merealisasikan pemberian insentif PPN DTP sebesar 100% hingga Desember 2024, […]

  • kementerian atr

    Kementerian ATR/BPN: Nilai Tanah Berkorelasi dengan Tata Ruang

    • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Tata Ruang, Gabriel Triwibawa mengatakan, nilai ekonomi tanah sangat dipengaruhi oleh tata ruang. “Perubahan nilai karena adanya perubahan tata ruang menunjukkan korelasi yang kuat antara nilai tanah dengan tata ruang. Contohnya, harga tanah yang hanya dilalui jalan tol, akan lebih murah nilainya dibandingkan […]

Translate »
expand_less