Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Hunian Berbasis TOD Dianggap Kemahalan bagi Milenial

Hunian Berbasis TOD Dianggap Kemahalan bagi Milenial

  • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD) menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan seiring dengan kehadiran transportasi massal, seperti MRT (Moda Raya Terpadu) dan LRT (Lintas Rel Terpadu). Namun sayangnya, harga hunian berbasis TOD ini dirasa terlalu mahal bagi kalangan milenial yang memiliki mobilitas tinggi di daerah perkotaan.

“Dari sisi harga yang tidak ramah bagi segmen milenial, memang saat ini kita lihat dari sisi pengembang mereka mulai menawarkan cara bayar yang menarik bagi para pembeli yang memudahkan segmen ini untuk dapat melakukan pembelian,” jelas Head of Research JLL Indonesia, Yunus Karim dalam Media Briefing secara daring, Rabu, 26 Januari 2022.

Yunus menjelaskan, sebagian besar hunian di seputaran proyek TOD menyasar pekerja dari segmen milenial. Ini sejalan dengan karakteristik pekerja milenial yang ingin mencari kemudahan untuk mencapai tempat kerja dari tempat tinggalnya.

“Kalau kita lihat memang rata-rata proyek TOD menyasar ke pekerja milenial. Sebab, kemauan dari pihak pekerja milenial sudah memikirkan bahwa lebih baik memiliki hunian dengan transit public transportation untuk memudahkan mencapai tempat kerja,” imbuh Yunus.

Head of Advisory JLL Indonesia, Vivin Harsanto menambahkan, hunian di sekitaran TOD memang menjadi market kalangan milenial. Dari sisi harga, pengembang telah mencari cara agar dapat terjangkau oleh segmen milenial, antara lain dengan memberikan flexibility payment.

“Mengenai harga tidak ramah memang developer sudah mulai realize. Sehingga memberikan flexibility payment sehingga dapat membantu bagi para milenial untuk bisa memiliki hunian,” ucap Vivin.

Joint Ventures

Sementara itu, Head of Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia Steve Atherton mengatakan, bagi mereka yang memiliki lebih banyak tabungan dan pekerjaan dengan pendapatan yang lebih tinggi, akan memilih untuk membeli apartemen menengah ke atas atau mewah yang nyaman. Lokasinya pun di pusat kota ataupun yang berada dipinggiran.

Tetapi akan ada juga orang yang lebih memilih perumahan yang terjangkau di daerah yang cukup jauh. Namun dengan infrastruktur yang lebih baru dan lebih baik. Misalnya, akses transportasi umum di sekitar jalan tol baru, LRT, MRT ataupun kereta komuter.

“Dapat diprediksi akan ada permintaan yang lebih tinggi untuk semua jenis properti. Colliers melihat adanya peningkatan permintaan untuk TOD yang lebih cepat daripada non-TOD. Sehingga peluang untuk membeli tanah atau terlibat dalam joint ventures (JV) dengan pemilik tanah di area TOD strategis akan tetap menarik,” pungkas Steve. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lolos PKPU, Adhi Persada Properti Siapkan Beragam Strategi Bisnis

    Lolos PKPU, Adhi Persada Properti Siapkan Beragam Strategi Bisnis

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Manajemen PT Adhi Persada Properti (APP) akan melakukan beragam strategi bisnis untuk memastikan keberlanjutan perusahaan. Diantaranya melalui pengembangan aset-aset APP yang belum optimal terutama untuk mengembangkan proyek hunian tapak (landed house) dan pengembangan revenue stream baru sehingga kinerja perusahaan ke depan menjadi lebih baik dan bertumbuh. “Kami siap memberikan yang terbaik dan mematuhi […]

  • Edisi Juni 2020

    Majalah REI Edisi Juni 2020

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • 0Komentar

    Survival of The Fittest Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Di tahun 1800-an, di dalam bukunya On the Origin of Species, Charles Darwin menggunakan istilah “survival of the fittest” yang sebenarnya dicetuskan pertama kali oleh seorang ekonom asal Inggris Herbert Spencer yang menganalisis teori seleksi alam Darwin dengan sebuah prinsip ekonomi. Ya dua […]

  • mgk serang menteri

    Menko AHY dan Menteri Ara Kunjungan Kerja ke Perumahan MGK Serang

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • 0Komentar

    SERANG – Dua pejabat tinggi negara yakni Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait melakukan kunjungan kerja ke lokasi Perumahan Mulia Gading Kencana atau MGK Serang yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty di Desa Nagara, Serang, Banten, Kamis (12/12). AHY mengatakan […]

  • Ilustrasi Warna Cat Interior

    Mau Mood Booster Meningkat? Pakai 3 Warna Cat Interior Ini

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Suasana rumah yang nyaman bisa meningkatkan mood (suasa hati) penghuninya. Salah satu cara menciptakannya adalah dengan mengaplikasikan cat interior di rumah dengan warna-warna cerah, namun tetap adem di mata. Saat Sobat iPro hendak melakukan renovasi besar-besaran, maupun hanya perbaikan ringan, ada banyak pilihan warna cat yang menghadirkan nuansa damai, tenang dan menggairahkan. “Bukan […]

  • rumah seken

    Harga Rumah Seken di Makassar Naik Tertinggi Selama Oktober 2021

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Industri properti kembali mencatatkan pemulihan indeks harga positif untuk tipe hunian rumah tapak seken. Berdasarkan data Rumah123.com, harga rumah seken meningkat sebesar 3% pada Oktober 2021. Secara lokasi, Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur naik paling pesat hingga 4,4%. Angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan daerah lain seperti, Jakarta, Surabaya, Bandung hingga Tangerang. Sementara […]

  • krisis global

    Begini Jurus Jitu Sri Mulyani Hadapi Tantangan Global

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Global Shock yang menjadi tantangan dunia saat ini juga akan berdampak bagi Indonesia di tahun 2023. Untuk itu, Indonesia perlu untuk terus berupaya dan memastikan pertumbuhan ekonomi domestik tetap sehat, baik itu dari sisi konsumsi, investasi, maupun belanja pemerintah. “Ini bukan berarti kita menjadi seperti proteksionis, tetapi kami ingin memastikan bahwa sumber pertumbuhan […]

Translate »
expand_less