Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pengembang Rumah Subsidi di Sumsel Tunggu Kepastian PBG

Pengembang Rumah Subsidi di Sumsel Tunggu Kepastian PBG

  • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Realisasi pembangunan rumah subsidi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat bergantung kepada kepastian perizinan terutama Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai pengganti syarat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Hingga kini, pengembang masih menunggu kepastian terbitnya PBG.

Pada 2021, Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Sumsel berhasil merealisasikan pembangunan rumah subsidi sekitar 11.000 unit, dari target awal 15.000 unit. Sementara di 2022 ditargetkan sebanyak 15.000 unit.

“Pengembang di Sumsel khawatir dengan pelaksanaan perizinan PBG yang belum berjalan. Kalau sampai kuartal I-2022 belum berjalan juga, maka sektor properti terutama sektor rumah hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan tergerus hingga 20%,” tegas Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim kepada Industriproperti.com, Jumat (28/1/2022).

Dikatakan, sejak akhir tahun lalu pengembang seharusnya sudah melakukan penjajakan lahan baru untuk pengembangan. Namun, karena ada kendala PBG, pengembang kesulitan mengurus perizinan dan penjajakan proyek baru. Pasalnya, pengembang tidak bisa membangun rumah tanpa mengantongi PBG.

Zewwy Salim

“REI Sumsel sudah melakukan pendekatan dengan duduk bersama para stakeholder, tidak terkecuali Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, DPRD, dan juga walikota/bupati. Namun, sayangnya hingga hari ini belum kelihatan hilal (kepastian)-nya,” jelas Awy, demikian dia akrab disapa.

Dia menyebutkan, kalau PBG tidak segera ada kejelasan maka kemungkinan perekonomian Sumsel akan terdampak karena sektor properti merupakan salah satu penopang ekonomi di Bumi Sriwijaya.

Harga Rumah Subsidi

Menurut Awy, saat ini bisnis rumah MBR menjadi dilema bagi pengembang. Pasalnya, regulasi dari pemerintah terus berubah-ubah dan kerap membuat pengembang kesulitan. Selain itu, harga rumah subsidi sudah hampir tiga tahun tidak naik, padahal harga tanah dan material meski pandemi terus naik.

“Kami mengusulkan agar harga rumah subsidi bisa naik sekitar 10% dari plafon sekarang. Sebab harga besi saja sudah naik 30%. Tapi harga rumah subsidi dari pemerintah tidak juga naik,” jelasnya.

Meski pesimis harga rumah subsidi naik sesuai harapan pengembang, namun REI Sumsel berharap setidaknya pemerintah dapat mengendalikan harga bahan bangunan.

“Kami tentu akan lebih percaya diri jika pemerintah berpihak dengan memberikan kemudahan perizinan ini. Memberikan kemudahan perizinan yah, bukan hanya niat namun bingung dalam penerapannya,” kata Awy.

Saat ini pembangunan rumah yang dilakukan pengembang anggota REI Sumsel hampir 85% merupakan kategori rumah MBR, sedangkan sisanya sebesar 15% merupakan hunian komersial. (MRI)

  • Penulis: Telaga Anandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian di Grand Wisata Diminati, Apa Sih Rahasianya?

    Hunian di Grand Wisata Diminati, Apa Sih Rahasianya?

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
    • 0Komentar

    BEKASI – Grand Wisata Bekasi diprediksi akan menjadi The Next Big City and Big Oportunity di timur Jakarta. Minat konsumen untuk membeli hunian di kawasan ini sangat tinggi, sehingga tak heran jika setiap peluncuran produk baru selalu cepat terjual habis (sold out). Apa sih rahasia kesuksesannya? Handoyo Lim, Marketing & Promotion Department Head Grand Wisata […]

  • Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk membukukan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp 6,66 triliun atau tumbuh 14,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 27% dari Rp 772 miliar menjadi Rp 1,06 triliun sepanjang tahun 2023. “Berbekal pengalaman selama 49 tahun, Summarecon akan membuka proyek ke-9 yaitu Summarecon Tangerang pada akhir tahun […]

  • intiland

    Sofyan A. Djalil Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Intiland

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland (kode emiten DILD) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024 di Intiland Tower, Jakarta, Rabu (28/5). RUPS Tahunan juga digelar secara daring melalui layanan eASY.KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). Para pemegang saham memberikan persetujuan atas enam agenda RUPS Tahunan […]

  • percepatan infrastruktur

    Presiden Teken Perpres Penugasan Khusus Percepatan Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 120 Tahun 2022 tentang Penugasan Khusus dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur. Peraturan tersebut ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tangga 27 September 2022. “Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam melaksanakan penugasan khusus sebagaimana dimaksud memperhatikan prinsip kehati-hatian, transparansi, efisiensi, efektivitas, dan […]

  • Penandatanganan PKS KPR FLPP Tahun 2025

    7 Ribu Unit KPR FLPP Disalurkan Awal Januari 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank pelaksana dapat menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) sebanyak 7 ribu unit rumah bersubsidi di awal Januari 2025. Hal ini sebagaimana ketersediaan dana kelolaan Badan Pelaksana Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) di awal tahun sebelum terbitnya DIPA Tahun Anggaran 2025. Komitmen itu sebagaimana tertuang dalam surat Direktorat Jenderal […]

  • Riset Savills: G20 di Bali Bangkitkan Perekonomian Indonesia

    Riset Savills: G20 di Bali Bangkitkan Perekonomian Indonesia

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemulihan kepercayaan bisnis sangat mendukung bangkitnya perekonomian Indonesia termasuk penyerapan pasar properti komersial. Salah satu isu yang menjadi sentimen positif bagi perekonomian nasional adalah adanya rencana Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November 2022 mendatang. Demikian hasil riset konsultan properti, Savills International bertajuk Asia Pacific Investment Quarterly Q4/2021 yang baru saja […]

Translate »
expand_less