Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Hybrid Working Ubah Fit-Outs Ruang Kantor

Hybrid Working Ubah Fit-Outs Ruang Kantor

  • account_circle Sandiyu nuryono
  • calendar_month Sab, 19 Feb 2022

Jakarta – Kebijakan hybrid working seperti bekerja-dari-rumah/ bekerja di kantor membuat kebutuhan ruang kantor lebih ringkas dengan berfokus pada kolaborasi. Berdasarkan Market Insights dari firma manajemen investasi Colliers, hybrid working mengubah fit-outs ruang kantor secara umum.

“Perusahaan yang berpikiran ke depan merintis sistem bekerja-dari-mana saja, serta konsep menjaga jarak telah menyebabkan lebih banyak perusahaan tradisional bergerak mengadopsi strategi kerja jarak jauh parsial atau model hybrid.  Hal tersebut menyajikan cara-cara baru untuk mengatur alur kerja dan interaksi di antara karyawan,” ungkap Head of Project Management Colliers Indonesia, Hendry Sugianto dalam keterangan resmi yang diterima industriproperti.com, Kamis 17 Februari 2022.

Lebih jauh Hendry menuturkan, perusahaan sekarang lebih memilih untuk mengurangi area kantor antara 10 persen hingga 40 persen ketika memperbarui atau merestrukturisasi kontrak sewa mereka. Perusahaan pada umumnya tidak lagi menganggap relokasi ke gedung baru sebagai resiko besar bagi bisnis mereka.

“Mereka dapat memanfaatkan tenant market saat ini dengan mengamankan tarif sewa yang kompetitif. Landlords menjadi lebih akomodatif, bahkan menawarkan insentif menarik seperti tunjangan fit-out penyewa sebagai bagian dari kesepakatan kontrak sewa,” imbuh Hendry.

Desain Kantor Hybrid

Mengingat ketersediaan ruang yang terbatas dengan prioritas yang bersaing, berkonsultasi dengan spesialis strategi tempat kerja (workplace strategy specialist) sangat ideal untuk memastikan alur kerja. Selain itu, berbagai fungsi dan protokol keselamatan dapat terintegrasi dengan baik.

Perubahan yang paling terlihat dalam desain fit-out pada kondisi saat ini, antara lain pengurangan jejak ruang kerja sebanyak 25 hingga 40 persen dan penghematan Opex dan Capex yang baik dalam hal properti. Selain itu, berkurangnya kantor pribadi dan bertambahnya area kerja terbuka.

Perubahan desain juga terlihat pada berkurangnya meja kerja tetap dan bertambahnya meja kerja bersama. Ada pula desain yang mendorong bertambahnya komunikasi berbagai macam ide dan diskusi informal. Kehadiran ruang kolaborasi informal atau ruang pertemuan kecil terbuka tersebar di seluruh departemen dalam kantor yang sama.

Tak hanya itu, desain juga ada perubahan di ruang pertemuan gabungan multi-fungsi untuk mengadakan acara seperti pertemuan townhall atau pelatihan. Namun, tidak semua ukuran akan cocok untuk semua dan tidak semua desain akan cocok untuk semua. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menko PMK Nilai Program BSPS Realisasikan Hunian Layak

    Menko PMK Nilai Program BSPS Realisasikan Hunian Layak

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyerahkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Program ini sebagai upaya mendukung program Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrim (PKE) dan stunting pada tahun 2024 sebanyak 10.848 unit yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. “Program BSPS […]

  • Gedung Perkantoran Ramah Lingkungan Masih Terbatas di Jakarta

    Gedung Perkantoran Ramah Lingkungan Masih Terbatas di Jakarta

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan riset properti, Knight Frank Indonesia menyebutkan hanya ada 18 gedung perkantoran bersertifikat gedung hijau saat ini di dalam dan luar wilayah Central Business District (CBD) Jakarta. Khusus di dalam CBD, terdapat 15 gedung bersertifikat hijau dengan total luas mencapai 893.554 meter persegi atau hanya 13% dari total populasi ruang kantor di CBD […]

  • Majalah REI Maret 2022

    Majalah REI Edisi Maret 2022

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Majalah REI Edisi Maret 2022 Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Tren pasar dan investasi properti global terus menuju arah positif sejak akhir tahun lalu. Kondisi tersebut membawa optimisme baru bagi industri properti dunia termasuk Indonesia setelah melambat akibat pandemi dalam dua tahun terakhir. Teranyar, lembaga riset Knight and Frank mengeluarkan laporan yang […]

  • investor properti

    Simak! Dua Subsektor Properti Ini Jadi Incaran Investor

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri properti Indonesia masih terlihat seksi bagi investor asing karena potensi sosioekonominya. Dua subsektor properti yang menjadi incaran investor, antara lain pergudangan modern dan rumah tapak. “Selain sektor properti tradisional seperti pergudangan modern dan rumah tapak, sektor properti alternatif seperti pusat data (data centre), pendidikan dan kesehatan juga merupakan sektor yang dilirik oleh […]

  • Diskusi Media 100 Hari Kinerja Kementerian PKP

    100 Hari Kerja Kementerian PKP, Asosiasi Perumahan Tidak Puas

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Pimpinan sejumlah asosiasi perumahan merasa tidak puas atas capaian kinerja 100 hari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Alih-alih membuat gebrakan untuk program perumahan rakyat, kementerian yang baru muncul setelah absen 10 tahun terakhir ini justru memicu sejumlah kegaduhan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto menegaskan, pengembang merupakan pelaku industri […]

  • Indonesia Peringkat 3 Pengembangan Ekonomi Halal Global

    Indonesia Peringkat 3 Pengembangan Ekonomi Halal Global

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – State of The Global Islamic Economy Report merilis kenaikan peringkat Indonesia tahun 2023 di posisi ketiga dalam pengembangan ekonomi halal global. Konsumsi warga muslim Indonesia sebesar US$184 miliar tahun 2020 dan diproyeksikan naik 14,96% pada tahun 2025 atau setara US$281,6 miliar. Angka itu menempatkan Indonesia sebagai konsumen pasar halal terbesar di dunia dengan […]

Translate »
expand_less