Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Langkah Konkret Sinar Mas Land Kembangkan Properti Ramah Lingkungan

Langkah Konkret Sinar Mas Land Kembangkan Properti Ramah Lingkungan

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Kam, 3 Agu 2023

BSD CITY – Bertambahnya emisi gas rumah kaca di atmosfer bumi menyebabkan perubahan iklim yang semakin parah. Badan meteorologi dunia mencatat, pada tahun 2022 secara global telah terjadi kenaikan suhu mencapai 1,15 derajat celsius. Tidak hanya berdampak pada kenaikan temperatur bumi, pemanasan global atau global warming ini juga dikhawatirkan memunculkan krisis pangan dan berbagai bencana alam.

Untuk meminimalisir pemanasan global, saat ini Pemerintah Indonesia berkomitmen menerapkan prinsip Environmental, Social, Governance (ESG) yang perlu didukung oleh seluruh stakeholders guna memastikan pembangunan berkelanjutan berjalan.

Perusahaan properti terkemuka nasional, Sinar Mas Land menjadi salah satu pengembang properti di Indonesia yang telah mengimplementasikan konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan ini, bahkan sebelum proses ESG diterapkan pemerintah. Sinar Mas Land juga mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land, M. Reza Abdulmajid menegaskan untuk mewujudkan visi perusahaan yakni ‘Building a Better Future’, Sinar Mas Land sudah melakukan langkah konkret dengan terus menerus melakukan pembangunan berkelanjutan yang diterapkan dalam produk properti dengan target mengurangi emisi karbon hingga 34% dari penggunaan listrik pada tahun 2034.

Menurutnya, upaya penerapan konsep sustainable development ini memberikan dampak yang positif bagi pengembang dan pemilik properti seperti pengurangan biaya operasional, penghematan penggunaan energi listrik, hingga peningkatan kesehatan dan produktivitas penghuni. Selain itu, dampak positif yang dihasilkan dari penerapan konsep pembangunan berkelanjutan adalah akan mendorong konsumen melirik rumah atau bangunan yang ramah lingkungan untuk investasi dan dimiliki.

“Misalnya bangunan komersial kami seperti gedung perkantoran BSD Green Office Park, saat ini tingkat huniannya mencapai di atas 93 persen. Terlebih, sekarang tren green living juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban,” kata Reza Abdulmajid pada acara talkshow bertajuk “Penerapan ESG dan Dampaknya Bagi Sektor Properti” di BSD City, Rabu (2/8).

Dia menambahkan, inisiatif yang sudah dilakukan Sinar Mas Land antara lain penerapan material ramah lingkungan, penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui penerapan panel surya di bangunan-bangunan komersial, sarana penerangan jalan hingga pemanfaatan layanan Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero). Melalui layanan tersebut, Sinar Mas Land turut mendukung komitmen pemerintah dan mengambil bagian dalam mengurangi emisi CO2.

Selain mengoptimalkan sertifikat EBT, sejumlah gedung perkantoran milik Sinar Mas Land juga telah mendapatkan sertifikasi Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Selanjutnya, untuk kawasan perkantoran BSD Green Office Park sudah tersertifikasi Gold Green District dari Building Construction Authority (BCA) Singapura.

Reza Abdulmajid menegaskan, perusahaan terus berkomitmen untuk menerapkan konsep sustainable development dalam setiap produk hunian hingga kegiatan bisnisnya. Bahkan dalam mendukung komitmen tersebut, Sinar Mas Land telah bekerja sama dengan Chandra Asri untuk mengaplikasikan aspal dengan campuran sampah plastik sepanjang 3,8 km atau 56.138 m2 di kawasan BSD City pada 2022 dan berlanjut hingga tahun 2023.

Partner Risk Assurance PwC, Meita Laimanto mengatakan penerapan ESG tidak hanya berdampak pada aspek kehidupan kita sebagai individu, tetapi juga perusahaan atau organisasi. Sebagai individu, manusia ingin mencapai keberlanjutan karena peduli terhadap kesejahteraan sosial dan lingkungan. Sedangkan perusahaan atau organisasi perlu memastikan bisnisnya berkelanjutan dalam lanskap risiko yang senantiasa berubah.

“Penting bagi perusahaan untuk memaparkan perjalanan ESG dan inisiatif mereka secara transparan, akurat, dan tepat. Hal ini merupakan kunci untuk memperoleh dukungan dan kepercayaan dari seluruh pemangku kepentingan serta mencapai kesuksesan dalam perjalanan ESG organisasi,” ungkapnya.

Perubahan iklim, ujar Meita Laimanto, memiliki dampak sosial-ekonomi yang luas dan signifikan. Untuk mengatasi masalah tersebut pembiayaan berkelanjutan dan insentif dari pemerintah memainkan peran penting guna mendorong meluasnya penerapan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dukungan Perbankan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai salah satu stakeholders terus berupaya meningkatkan porsi pembiayaan terhadap sektor bisnis yang mendukung ekonomi hijau. Tercatat pada kuartal II-2023 Bank Mandiri telah menyalurkan Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainable Financing) senilai Rp242 triliun atau 24,6% dari total kredit (bank only) atau meningkat 7,1% secara tahunan (year on year).

Adapun penyaluran yang termasuk kategori Pembiayaan Hijau (Green Financing) sebesar Rp115 triliun atau sebesar 11,7% dari total kredit (bank only), atau meningkat 10,2% secara tahunan.

Beberapa sektor yang mendominasi antara lain Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Hayati Berkelanjutan sebesar Rp95,6 triliun; Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar Rp8,9 triliun; Eco-Efficient Product sebesar Rp4,7 triliun; Transportasi Ramah Lingkungan sebesar Rp3,2 triliun; serta Green Building sebesar Rp1,8 triliun.

Citra Amelya Pane, Senior Vice President Head of Environmental, Social & Governance Group Bank Mandiri menyebutkan selain penyaluran pembiayaan berkelanjutan sesuai kriteria pada POJK 51/2017 (use of proceeds), Bank Mandiri juga terus melakukan pengembangan produk berkelanjutan seperti Sustainability Linked Loan (KPI Based), yang telah disalurkan antara lain pada debitur yang bergerak di sektor dengan emisi karbon tinggi seperti industri semen, perkebunan, dan peternakan.

“Bank Mandiri optimis ke depannya dengan skema pembiayaan tersebut dapat mendorong debitur bertransisi menuju kegiatan usaha yang lebih ramah lingkungan termasuk pada sektor properti,” ungkap Citra Amelya.

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan produk atau jasa keuangan yang berkelanjutan (lending & funding), baik di segmen wholesale maupun retail sebagai jawaban atas meningkatnya kesadaran nasabah terkait isu keberlanjutan, ditambah lagi dengan berbagai program dan insentif yang diberikan oleh pemerintah untuk mencapai target Nasional NZE pada tahun 2060. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tidak Naik, Pengembang Rumah Subsidi Dianak-tirikan!

    Harga Tidak Naik, Pengembang Rumah Subsidi Dianak-tirikan!

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sudah 3,5 tahun pengembang menanti kenaikan harga rumah bersubsidi, namun kabar baik itu tak kunjung tiba. Pengembang rumah bersubsidi yang berada di daerah yang 99% adalah usaha kecil dan menengah (UMK) pun kini mulai hampir kehabisan nafas. Tinggal menunggu kolaps! Pengembang rumah subsidi di seluruh Indoneia saat ini berharap-harap cemas menunggu janji pemerintah […]

  • REI NTT Target Bangun 3.500 Rumah MBR di 2021

    REI NTT Target Bangun 3.500 Rumah MBR di 2021

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle akmal hidayat
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur menargetkan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 3.500 unit tahun depan. Angka ini melampaui realisasi pembangunan hunian MBR di NTT pada 2020 yakni 2.000 unit rumah. Ketua DPD REI NTT Bobby Thinung Pitoby mengatakan, asosiasi akan berupaya mengejar ketertinggalan […]

  • properti terpadu di bekasi

    Pengembang Ini Serius Bangun Properti Terpadu di Bekasi

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    BEKASI – Buktikan komitmen dan keseriusan dalam mengembangkan proyek properti terpadu di Bekasi, PT Kota Bintang Rayatri, perusahaan properti yang tergabung dalam Agra Nusa Group, meresmikan pembukaan marketing gallery terbaru di kawasan Grand Kota Bintang (KotBin) Bekasi. Dalam acara pembukaan Marketing Gallery KotBin, Direktur KotBin Suryadi mengatakan kehadiran marketing gallery ini merupakan bagian dari strategi jangka […]

  • Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    Menkeu: Penerimaan Negara Tahun 2023 Tembus Rp2.443,6 Triliun

    • calendar_month Rab, 17 Agu 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan penerimaan negara dalam APBN Tahun 2023 mencapai Rp 2.443,6 triliun. Angka itu naik ketimbang APBN Tahun 2022 sebesar Rp 2.436,9 triliun. Pertumbuhan itu akibat adanya kenaikan penerimaan negara dari sektor perpajakan sebesar Rp 2.016,9 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 426,3 triliun. “Ini pertama […]

  • Area Komersial Puri Junction Lengkapi Fasilitas di Metland Puri

    Area Komersial Puri Junction Lengkapi Fasilitas di Metland Puri

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2024
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    TANGERANG – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menambah fasilitas commercial block di Metland Puri yaitu Puri Junction. Kawasan komersial itu hadir dengan konsep open plaza untuk melengkapi kebutuhan maupun gaya hidup (lifestyle) penghuni maupun warga sekitar. “Puri Junction akan menjadi warna bagi Metland Puri, dimana saat ini kawasan tersebut banyak dimanfaatkan oleh penghuni maupun warga […]

  • Menteri PUPR Kawal Penyelesaian Tol Cisumdawu

    Menteri PUPR Kawal Penyelesaian Tol Cisumdawu

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta penyelesaian pembangunan ruas Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dikawal secara ketat. Direktorat Jenderal Bina Marga bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) harus mengoptimalisasi pengawasan teknis agar penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu bisa sesuai target. “Pastikan pemadatan jalan dilaksanakan serapih mungkin sesuai spesifikasi dengan memperhatikan drainase serta autograding […]

Translate »
expand_less