Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pakar Properti Apresiasi Program Perumahan Para Capres

Pakar Properti Apresiasi Program Perumahan Para Capres

  • calendar_month Rabu, 8 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pakar Properti Nasional, Panangian Simanungkalit mengapresiasi program perumahan dari ketiga pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan bersaing di pemilihan presiden dan wakil presiden pada 14 Februari 2024.

Menurutnya, ketiga pasangan capres-cawapres telah memastikan program perumahan masuk menjadi salah satu visi-misi prioritas yang akan diusung pada pemerintahan mendatang. Hal ini berbeda dari pemilihan presiden sebelum-sebelumnya yang tidak pro-perumahan seperti sekarang.

“Bahwa program yang mereka usung sekarang mungkin masih mentah dan butuh waktu untuk merealisasikan, itu soal lain. Namun kita apresiasi tinggi karena saat ini kesadaran kolektif dari para elite politik mulai tumbuh untuk menggelorakan program perumahan,” kata Panangian kepada wartawan, Selasa (7/11).

Tokoh yang kerap menggaungkan isu perumahan itu menambahkan, dalam beberapa periode pemerintahan belakangan ini, urusan pemenuhan perumahan bagi masyarakat hampir tidak tersentuh. Bahkan untuk sekadar memasukkan isu perumahan dalam daftar visi misi dan program saja, para capres dan cawapres
lupa. Namun melihat visi-misi capres dan cawapres ekarang ini, Panangian menilai komunitas perumahan nasional patut bergembira.

Menurutnya, saat ini sudah seharusnya sektor properti ataupun perumahan dijadikan isu utama, karena permasalahan di sektor perumahan cukup banyak. Isu perumahan sejatinya juga merupakan isu yang kuat walaupun terkesan sederhana. Karena bergeraknya sektor properti dan perumahan dapat berkontribusi besar dalam menggerakan perekonomian nasional termasuk menyerap jutaan tenaga kerja.

Berdasarkan kajian LPEM FEB UI yang dirilis pada Mei 2023 lalu, sektor properti yang terdiri dari properti, realestat dan konstruksi bangunan selama periode 2018-2022 berkontribusi terhadap penciptaan nilai output perekonomian (omset) sebesar Rp4.740 – Rp5.788 triliun per tahun.

Kontribusi sektor properti terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional selama periode 2018-2022 mencapai Rp2.349 – Rp2.865 triliun per tahun atau setara dengan 14,63% – 16,30% dibandingkan total PDB nasional. Dari sisi pendapatan pekerja, kontribusi sektor properti mencapai sebesar Rp938 – Rp1.147 triliun per tahun.

Dari sisi tenaga kerja, sektor properti menyediakan kesempatan kerja untuk sebanyak 13,8 juta orang per tahun atau setara dengan 9,6% angkatan kerja nasional tahun 2022 atau 10,2% penduduk bekerja tahun 2022. Sektor properti serta efek penggandaan selama periode 2018-2022 juga telah menghasilkan pendapatan pajak pusat sekitar Rp185 triliun per tahun atau setara 9,26% dari total penerimaan pajak pemerintah pusat.

Untuk pemerintah daerah, sektor ini dan efek penggandanya berkontribusi menciptakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah sekitar Rp92 triliun per tahun atau setara dengan 31,86% dari total penerimaan PAD pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Tahun 2022, tingkat kemiskinan di Indonesia sebesar 9,54%. Apabila sektor properti tidak beroperasi, maka tingkat kemiskinan menjadi 17,37%. Selisih antara keduanya sebesar 7,83% disinyalir menjadi kontribusi sektor tersebut dalam mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia.

“Dari data itu bisa kita lihat betapa besarnya kontribusi sektor properti terhadap perekonomian nasional. Jadi memang kita bersyukur juga ketiga pasangan capres-cawapres ini memasukan properti atau perumahan ke dalam program prioritas mereka. Setidaknya tema perumahan sudah mulai disinggung-singgung,” tutur Panangian.

Tekan Backlog

Merujuk visi-misi capres-cawapres 2024, pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD menawarkan program rumah rakyat dengan membangun 10 juta hunian, mulai pembangunan hunian baru atau renovasi, rumah sederhana, rusunami, rusunawa, disertai ketersediaan lahan yang strategis dan terjangkau dari pusat perekonomian serta transportasi umum.

Pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar akan menekan angka backlog yang saat ini mencapai 13 juta menjadi 8 juta unit pada 2029 mendatang. Tidak hanya itu, bagi milenial dan Gen Z akan disiapkan minimal 2 juta hunian terjangkau di pusat kota yang terkoneksi dengan fasilitas transportasi umum.

Sementara Pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabumi Raka akan memberikan akses kepada warga masyarakat pedesaan dan perkotaan yang membutuhkan rumah. Adapun target mereka, selain akan mempercepat penyediaan perumahan bagi rakyat Indonesia yang belum memiliki tempat tinggal, pasangan ini juga membidik untuk membangun atau merenovasi sebanyak 40 rumah per desa/kelurahan per tahun akan dapat dicapai sebanyak 3 juta rumah mulai tahun kedua.

“Ini luar biasa. pembangunan dari desa ini juga diyakini bisa menguatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi masyarakat miskin, serta mengurangi ketimpangan,” tegas Panangian.

Sebelumnya, Panangian mengusulkan agar pemerintahan mendatang minimal membangun 1,3 juta unit rumah setiap tahun agar menuntaskan angka backlog. “Mengapa harus 1,3 juta unit per tahun? Karena kalau tidak, maka tidak akan ada pengurangan backlog,”ujarnya.

Sebagai pengamat dia mengusulkan supaya pemerintah mendatang membangun sebanyak 500 ribu unit rumah tapak (landed house), 500 ribu unit rumah vertikal (rusunami) dan 3 juta unit rumah di pedesaan.

Pembangunan rumah tersebut hanya membutuhkan anggaran subsidi sebesar Rp101 triliun per tahun. Dengan rincian subsidi Rp50 triliun untuk rumah tapak, Rp36 triliun untuk rusunami dan subsidi untuk 3 juta rumah di desa sekitar Rp15 triliun. “Dana itu cukup realistis. Bandingkan dengan subsidi pendidikan yang mencapai Rp570 triliun,” pungkas Panangian. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cluster Baltic

    Synthesis Development Mulai Pembangunan Cluster Baltic, Termurah Dibanderol Rp2,5 M

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Mengusung konsep Skandinavia, Synthesis Development melalui Synthesis Huis kembali meluncurkan pembangunan tahap keduanya yaitu, cluster Baltic yang berlokasi di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Kehadiran cluster Baltic akan menjadi wajah baru di Synthesis Huis. “Cluster Baltic menjadi sebuah inovasi terbaru kami dengan hadirnya double-living room atau dua ruang tamu yang tersedia di lantai 1 […]

  • Menteri PKP: Harga Rumah Subsidi Tak Naik, Bunga KPR Subsidi Tetap 5 Persen

    Menteri PKP: Harga Rumah Subsidi Tak Naik, Bunga Tetap 5 Persen

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Harga rumah subsidi tidak mengalami kenaikan dan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tetap dipertahankan sebesar 5%. Demikian disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026. “Sampai hari ini rumah subsidi tidak ada kenaikan. Sampai per hari ini […]

  • Ferry Mursyidan Baldan

    Kabar Duka, Mantan Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan Tutup Usia

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kabar duka menyelimuti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Salah satu sosok yang pernah memimpin dan turut berkontribusi membangun lembaga ini, yakni Ferry Mursyidan Baldan, pada Jumat, 2 Desember 2022 menghembuskan nafas terakhirnya. Menteri ATR/Kepala BPN, Hadi Tjahjanto terlihat melayat di rumah duka yang berlokasi di Jalan Anggrek Cendrawasih IX Nomor […]

  • infrastruktur kota

    Pasar di Jakarta Didorong Jadi Bagian Infrastruktur Kota

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasar tidak cukup lagi dipandang sebagai tempat transaksi jual beli. Di tengah perubahan perilaku konsumen, pertumbuhan perdagangan digital, perkembangan transportasi publik, dan tuntutan terhadap kualitas ruang kota, pasar perlu mengambil peran lebih luas dalam kehidupan dan infrastruktur kota. Hal tersebut disampaikan Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya, Raja Malem Ukur Tarigan, dalam […]

  • LSD

    Kebijakan LSD Bukan Kiamat Sektor Properti

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Budi Situmorang mengklaim kebijakan alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah bukanlah kiamat bagi sektor properti. “Ini SK-nya (SK  Nomor 1589 Tahun 2021), silakan baca bahwa kami tidak kiamat. Ada […]

  • Perekonomian Indonesia 2023 Tumbuh 5%, Ini Indikatornya

    Perekonomian Indonesia 2023 Tumbuh 5%, Ini Indikatornya

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah meyakini perekonomian Indonesia tahun 2023 tumbuh di kisaran 5 persen karena realisasi berbagai indikator yang lebih baik dari prediksi. Apalagi, proyeksi pertumbuhan ekonomi itu juga sejalan dengan prediksi IMF, Bank Dunia dan konsensus Bloomberg. “Itu kondisi lingkungan ekonomi yang kita lihat, kita hadapi, dan sekaligus kita kelola dan hasilnya relatif jauh lebih baik […]

Translate »
expand_less