Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pemerintah Terapkan Meaningful Participation dalam Pembahasan UU CK

Pemerintah Terapkan Meaningful Participation dalam Pembahasan UU CK

  • calendar_month Sabtu, 21 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembahasan Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK) dengan menerapkan meaningful participation.

“Dalam rangka proses pembahasan RUU tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja tersebut dengan DPR, penting bagi Pemerintah untuk mendapat masukan dari Bapak/Ibu narasumber serta para peserta Konsultasi Publik hari ini (19/1/2023),” Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual dalam acara Seminar Nasional Sosialisasi Rancangan Undang-Undang Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang pada Kamis, 18 Januari 2023.

Menko Airlangga menjelaskan, hal tersebut juga dimaksudkan untuk menerapkan prinsip meaningful participation, yaitu hak untuk di dengan pendapatnya, hak untuk dipertimbangkan, dan hak untuk mendapatkan penjelasan atau jawaban atas pendapat yang diberikan.

Dinamika global yang dibayangi dengan berbagai risiko akibat adanya ancaman berupa tensi geopolitik, peningkatan inflasi, ancaman stagflasi, krisis multisektor, dan kenaikan suku bunga global masih menjadi sejumlah tantangan yang harus dihadapi dalam upaya menjaga resiliensi perekonomian Indonesia.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Hal tersebut sekaligus untuk menjamin terciptanya kepastian hukum bagi investor yang akan turut mendukung penciptaan lapangan kerja dan peningkatan investasi di Indonesia.

“Tindak lanjut Putusan MK atas Undang-Undang Cipta Kerja tidak hanya untuk dapat menjawab kebutuhan penciptaan lapangan kerja yang luas melalui investasi tetapi juga merupakan bagian dari reformasi birokrasi dengan penyederhanaan perizinan dengan pemanfaatan teknologi digital,” terang Menko Airlangga.

Disamping itu, Menko Airlangga juga menegaskan bahwa pelaksanaan berbagai kebijakan besar yang didasarkan atas Undang-Undang Cipta Kerja seperti pelaksanaan Lembaga Pengelola Investasi atau Indonesia Investment Authority, Bank Tanah, PSN, perpajakan, Program JKP, dan peningkatan layanan Sistem OSS juga harus dipastikan untuk terus berjalan.

Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai pengujian formil UU CK di tahun 2021, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pemerintah telah melakukan penetapan UU Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Pengaturan tersebut telah memuat metode omnibus dalam penyusunan undang-undang serta memperjelas ruang lingkup partisipasi masyarakat yang bermakna (meaningful participation) dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan.

Dengan perubahan tersebut, maka penggunaan metode omnibus telah memenuhi cara dan metode yang pasti, baku, dan standar dalam penyusunan peraturan perundang-undangan sesuai amanah Putusan Mahkamah Konstitusi

Terkait dengan meaningful participation, Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas Percepatan Sosialisasi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Satgas UU CK bersama Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan telah melaksanakan proses sosialisasi dan FGD di berbagai wilayah Indonesia.

“Diharapkan pembentukan Satgas UU Cipta Kerja dapat menjadi corong Pemerintah dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat terhadap substansi perubahan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta menjaring aspirasi masyarakat,” ujar Menko Airlangga.

Selanjutnya, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pemerintah juga telah melakukan pembahasan dan pengecekan atas kesalahan teknis penulisan dalam UU Cipta Kerja yang bersifat tidak substansial serta pembahasan isu-isu strategis yang menjadi keberatan masyarakat dalam UU Cipta Kerja terutama pada isu ketenagakerjaan, pertanahan, lingkungan hidup, dan kehutanan. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMF Terbitkan EBA-SP KPR BTN Senilai Rp500 M

    PT SMF Terbitkan EBA-SP KPR BTN Senilai Rp500 M

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA-SP) sebagai efek hasil transaksi sekuritisasi aset KPR PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk senilai Rp 500 miliar. Hal ini sebagai upaya PT SMF (Persero) mendukung perekonomian nasional, termasuk mendorong bangkitnya sektor perumahan pasca pandemi. “Penerbitan EBA-SP untuk mendorong pemulihan sektor perumahan […]

  • Menteri PUPR: Banyak Pekerjaan Selain Aplikasi

    Menteri PUPR: Banyak Pekerjaan Selain Aplikasi

    • calendar_month Sabtu, 19 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembang diminta menjaga kualitas pembangunan rumah bersubsidi. Hal ini ditekankan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono, pada penandatanganan Perjanjian KerjaSama Operasional (PKO) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun Anggaran 2021 dan Peluncuran aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiPetruk), Jumat, 18 Desember 2020.    “Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan selain […]

  • Dahsyat, Satu Hari BTN Akad Massal KPR Subsidi 10.000 Unit

    Dahsyat, Satu Hari BTN Akad Massal KPR Subsidi 10.000 Unit

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar Akad Massal KPR Bersubsidi sebanyak 10.000 unit rumah dalam waktu sehari. Akad massal KPR Subsidi yang dilaksanakan serentak di Kantor Cabang BTN di seluruh Indonesia tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah. Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan Akad Massal […]

  • Ilustrasi Menjaga Rumah

    Tips Menjaga Rumah dari Jamur dan Lembap

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kalau di musim kemarau, rumah harus lebih sering dibersihkan agar terbebas dari debu, maka di musim hujan lebih banyak yang harus dilakukan. Pasalnya air dalam intensitas tinggi memiliki banyak dampak terhadap rumah. Apalagi bila hujan deras dengan angin kencang dapat menyebabkan masalah pada struktur rumah. Beberapa masalah yang kerap terjadi, yakni atap bocor, […]

  • PT Len Industri Diminta Pacu Produksi Panel Surya

    PT Len Industri Diminta Pacu Produksi Panel Surya

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Len Industri (Persero) diharapkan secara konsisten terus meningkatkan kapasitas produksi sel dan modul surya untuk mendukung bauran energi nasional. Upaya ini untuk mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi nasional. “Kami minta PT Len Industri terus melakukan pendalaman struktur industri hingga ke bagian hilir, khususnya pembuatan sel surya dengan mengolah bahan baku pasir silika,” kata […]

  • Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengakui bahwa alokasi anggaran untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) pada tahun 2022 belum ada. “Alokasi anggaran ini masih belum memperhitungkan kebutuhan untuk pembangunan IKN baru. Jadi belum kami masukkan karena memang dananya belum ada,” kata Diana dalam Rapat Dengar […]

Translate »
expand_less