Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » PUPR Tingkatkan Bantuan PSU Perumahan di 2023 Jadi 27.825 unit

PUPR Tingkatkan Bantuan PSU Perumahan di 2023 Jadi 27.825 unit

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Sen, 30 Jan 2023

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan tidak hanya mendorong penyediaan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga melengkapi lingkungan perumahan melalui pembangunan prasarana sarana dan utilitas umum (PSU).

Pada 2022, anggaran penyaluran bantuan PSU rumah umum senilai Rp0,169 triliun dengan capaian sebanyak 20.757 unit atau melebihi target 101,01% dari 20.550 unit.

“Bantuan prasarana, sarana dan utilitas sebagai stimulan bagi pelaku pembangunan perumahan dalam membangun rumah MBR,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam keterangannya yang dikutip Senin (30/1/2023).

Sementara pada tahun anggaran 2023, bantuan PSU rumah umum mencapai senilai Rp0,383 triliun dengan target capaian sebanyak 27.825 unit.

Pembangunan rumah bersubsidi dan dukungan pembangunan PSU merupakan upaya pemerintah dalam mensukseskan Program Sejuta Rumah guna mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia.

Selain bantuan PSU, Ditjen Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2023 juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,022 triliun untuk pembangunan rumah susun sebanyak 5.347 unit, termasuk alokasi anggaran kegiatan multi years contract (MYC) 2022-2023 dan program OPOR (optimalisasi, pemeliharaan, operasi, dan rehabilitasi) sebanyak 59 tower dan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebanyak 22 tower.

“Untuk rumah susun, capaiannya pada tahun 2022 sebanyak capaian 3.872 unit dari target 3.998 unit atau sebesar 99,84%,” kata Iwan.

Rumah Khusus

Selanjutnya pembangunan rumah swadaya, pada tahun 2022 realisasi capaian sebesar 99,80% atau sebanyak 185.802 unit dari target 186.172 unit. Untuk tahun 2023 ini, pembangunan rumah swadaya dialokasikan senilai Rp3,194 triliun melalui skema program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 145.000 unit, termasuk mendukung program Penanganan Kemiskinan Esktrem (PKE).

Program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah selanjutnya adalah pembangunan rumah khusus. Pada TA 2023, pembangunan rumah khusus dialokasikan senilai Rp0,891 triliun untuk pembangunan 3.362 unit, termasuk loan CSRRP, kegiatan OPOR sebanyak 360 unit dan pembangunan rumah tapak jabatan menteri di IKN (MYC 2022-2024).

“Untuk tahun 2022, anggaran pembangunan rumah khusus sebesar Rp1,145 triliun untuk membangun 5.770 unit dengan capaian 4.359 unit,” pungkas Iwan Suprijanto. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Pembangunan IKN

    Ini Peran Swasta dalam Pengembangan IKN Baru

    • calendar_month Kam, 27 Jan 2022
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Ibu Kota Negara Baru (IKN) di Kalimantan Timur memerlukan peran semua elemen masyarakat, termasuk pihak swasta. Salah satu peran swasta dalam pengembangan IKN adalah pada tahapan prime mover kedua yang merupakan mesin pendukung pembangunan. “Di manakah peran swasta bisa dijalankan? Di prime mover kedua ini saya kira investasi swasta bisa masuk. Setelah […]

  • 20 Proyek Terbaik Raih FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021

    20 Proyek Terbaik Raih FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021

    • calendar_month Rab, 22 Des 2021
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – FIABCI Indonesia dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali menyelenggarakan FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021. Pengumuman dan penyerahan award kepada para pemenang digelar saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2021 yang digelar secara hibrid (offline dan online) di Ciputra Artpreneur Jakarta, Senin (20/12). Tahun ini, sebanyak 20 proyek properti dari 14 kategori dinyatakan […]

  • Kuartal I, Pembangunan Rumah Capai 298.203 Unit

    Kuartal I, Pembangunan Rumah Capai 298.203 Unit

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Capaian pembangunan rumah sebagai bagian dari Program Sejuta Rumah sepanjang kuartal I 2023 tercatat 298.203 unit. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan capaian itu akan terus naik seiring kian stabilnya perekonomian pasca pandemi Covid-19. “Progres Program Sejuta Rumah per 30 April 2023 sebanyak 298.203 unit,” papar Direktur Rumah Umum dan Komersial […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri keramik nasional agar bisa lebih berdaya saing global. Salah satu upayanya yakni melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang keramik untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pekerjanya. “Industri keramik Indonesia menempati peringkat ke-8 dunia. Kapasitas produksi terpasang mencapai 538 juta m2 per tahun dan mampu […]

  • Didukung OJK, REI Gelar Program Vaksinasi Massal

    Didukung OJK, REI Gelar Program Vaksinasi Massal

    • calendar_month Kam, 9 Sep 2021
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggelar program vaksinasi massal di beberapa wilayah di Tanah Air. Kegiatan ini bertujuan mendukung program pemerintah yakni percepatan vaksinasi nasional sehingga mewujudkan kekebalan komunitas (herd immunity). “Kami melakukan program vaksinasi massal sebanyak 24 ribu dosis Sinovac untuk […]

  • BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

    BP Tapera Ungkap Empat Isu Penting Ekosistem Perumahan

    • calendar_month Sel, 12 Des 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu tantangan pemerintah adalah angka backlog perumahan atau kesenjangan jumlah rumah terbangun dengan jumlah rumah dibutuhkan yang masih tinggi. Kesenjangan tersebut diperkirakan menyentuh angka lebih dari12,7 juta unit. Di satu sisi, pemerintah telah menargetkan pada 2045 akan tercapai Indonesia zero backlog. Dalam ekosistem perumahan di Tanah Air, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat […]

Translate »
expand_less