Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bali Harus Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata

Bali Harus Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata

  • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah mengupayakan Bali sebagai salah satu destinasi unggulan tanah air menjadi pusat pengembangan pendidikan (center of excellence) pariwisata bagi daerah lain. Selain itu, menjadikan Bali sebagai pusat pengembangan desa wisata berkualitas dan berkelanjutan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Bali harus dapat berkembang lebih jauh. Tidak hanya sebagai destinasi, namun juga sebagai center of excellent dalam kaitannya dengan pengembangan pariwisata,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan resminya, Jumat, 23 September 2022.

Sandiaga menjelaskan, Bali selama ini terkenal dalam penerapan konsep kosmologi Tri Hita. Konsep tersebut merupakan falsafah hidup tangguh dengan konsep yang dapat melestarikan keanekaragaman budaya dan lingkungan di tengah hantaman globalisasi dan homogenisasi.

Dalam konsep tersebut ditekankan hubungan antara sesama manusia, alam, dan hubungan dengan Tuhan yang saling terkait satu sama lain.

“Konsep gotong royong dan kelestarian lingkungan atau sustainable ini harus terus kita jaga dan bangun. Terutama di Bali dengan Tri Hita Karana di mana konsep ini erat kaitannya untuk membangun sosial ekonomi,” urai Menparekraf Sandiaga Uno.

Fokus empat pilar yang dikembangkan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mewujudkan keberlanjutan diantaranya pengelolaan berkelanjutan (bisnis pariwisata). Kemudian, ekonomi berkelanjutan (sosio-ekonomi) jangka panjang. Lalu, keberlanjutan budaya (sustainable culture) yang harus selalu dikembangkan dan dijaga, serta aspek lingkungan (environment sustainability).

Desa wisata memiliki kekuatan besar dalam mewujudkan empat pilar pengelolaan berkelanjutan tersebut. Desa wisata terbukti menjadi salah satu pilar penopang ekonomi masyarakat. Di tengah pandemi, tingkat kunjungan ke desa wisata justru meningkat 300 persen. Hal ini tidak lepas dari daya tarik pariwisata berkualitas dan berkelanjutan dari desa wisata.

Pengembangan Desa Wisata

Kemenparekraf terus mendorong pengembangan desa wisata dengan peran lebih masyarakat untuk menjadi pelaku utama kegiatan kepariwisataan. Caranya, dengan program-program yang melibatkan generasi muda. Tak hanya itu, program tersebut juga merangkul skema dukungan Kementerian/Lembaga atau bahkan organisasi di luar pemerintah. Kemudian, program pendampingan bersama local champion desa yang turut menggerakkan dan membangun sumber daya alam, budaya, dan seluruh anggota masyarakat desa wisata.

Bali Utara memiliki deretan desa wisata. Seperti di Kabupaten Buleleng, yang saat ini terdapat 13 desa wisata yang siap untuk dikembangkan. Termasuk dengan mengundang investor dalam dan luar negeri. Ke-13 desa wisata tersebut antara lain Desa Panji, Desa Sambangan, Desa Wanagiri, Desa Pegadungan, Desa Silangjana, Desa Panji Anom, dan lainnya dengan daya tarik ekowisata juga coral underwater. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Skema Baru Pembiayaan Hunian MBR Informal di Tahun 2023

    Ini Skema Baru Pembiayaan Hunian MBR Informal di Tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 31 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian PUPR berupaya mengembangkan sejumlah skema baru dalam pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sektor informal untuk tahun 2023 mendatang. “Tahun 2023 kami akan fokus pada pembiayaan perumahan untuk MBR informal melalui saving plan dengan BP Tapera. Para pekerja mandiri atau komunitasnya bisa memperoleh rumah apabila menabung selama 3-6 bulan di Tapera,” kata […]

  • Menteri PUPR Tegas Instruksikan Pembahasan Kebijakan Libatkan Asosiasi

    Menteri PUPR Tegas Instruksikan Pembahasan Kebijakan Libatkan Asosiasi

    • calendar_month Rabu, 30 Des 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komitmen Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk selalu berkoordinasi dan melibatkan asosiasi usaha bidang properti dalam penyusunan setiap kebijakan termasuk aturan turunan UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) mendapat respon positif dari sejumlah kalangan. Pernyataan tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi kebangkitan kembali industri properti terlebih […]

  • Menuju Bank Modern dan Kekinian, BTN Siapkan Strategi Ini!

    Menuju Bank Modern dan Kekinian, BTN Siapkan Strategi Ini!

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • 0Komentar

    MALANG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN tengah bertransformasi menjadi bank modern dan kekinian untuk mengikuti perkembangan era digital yang tumbuh pesat saat ini. BTN menerapkan enam inisiatif strategis untuk merealisasikan proses transformasi tersebut. Enam inisiatif strategis tersebut meliputi sentralisasi proses kredit konsumer dan komersial, sentralisasi proses operasional ke wilayah dan […]

  • Pasar Hunian di Bogor Diyakini Tetap Bersinar di 2023

    Pasar Hunian di Bogor Diyakini Tetap Bersinar di 2023

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • 0Komentar

    SENTUL – Meski memengaruhi minat beli masyarakat, namun isu resesi ekonomi global yang gencar diberitakan tidak menyurutkan semangat pengembang untuk tetap berekspansi meluncurkan produk-produk terbarunya. Pelaku usaha properti memilih memperbanyak pameran dan melakukan promosi ke masyarakat, serta bersinergi dengan perbankan. “Sejak semester II-2022 memang isu dan berita tentang resesi ekonomi global berdampak pada penjualan properti. […]

  • Ilustrasi Penataan Ruang di Pantai Lariti di Nusa Tenggara Barat (Foto: Istimewa) RDTR

    Dirjen Tata Ruang: RDTR Berkaitan Erat dengan Perizinan Berusaha

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta pada hari Selasa 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Kerja Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian […]

  • Penyelemat Sektor Perhotelan yang Dirundung Perlambatan

    Ini Dia Penyelemat Sektor Perhotelan yang Dirundung Perlambatan

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor perhotelan tengah mengalami perlambatan di tengah tahun pertama 2025 akibat sejumlah kendala, seperti kebijakan efisiensi yang ditelurkan Pemerintah awal tahun ini. Pelaku industri perhotelan pun dituntut untuk memutar otak agar roda bisnis tetap berjalan positif. “Dengan kondisi pemerintah saat ini melakukan efisiensi tentu harus dipikirkan untuk mendiversifikasi pasar supaya pada saat kehilangan […]

Translate »
expand_less