Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Perkuat Rantai Pasok, Industri Hotel Gandeng Pelaku UMKM

Perkuat Rantai Pasok, Industri Hotel Gandeng Pelaku UMKM

  • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Industri hotel dan pelaku UMKM di Labuan Bajo NTT sepakat bekerja sama dalam upaya memperkuat rantai pasok industri pariwisata dan ekonomi kreatif di salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) tersebut dengan nilai komitmen kerja sama senilai Rp2,5 miliar.

“Saat ini melalui Deputi Bidang Industri dan Investasi kami sudah melakukan program penguatan rantai pasok UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Senin, 12 September 2022.

Sandiaga berharap, kolaborasi ini dapat memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM lokal untuk memasok produk yang baik. Selain itu, mengenalkan karya-karya produk anak bangsa kepada industri pariwisata dan ekonomi kreatif

Harapan lainnya adalah mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. Targetnya, pada tahun ini sektor parekraf dapat turut menciptakan 1,1 lapangan kerja baru. Kemudian, menciptakan dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024.

Adapun Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Henky Manurung mengatakan, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun, industri pariwisata dan ekonomi kreatif mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang yang ada. Alhasil dapat terus bertumbuh dan bertahan.

“Diperlukan langkah afirmatif guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang industrialisasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, Deputi Bidang Industri dan Investasi melaksanakan program ini dalam upaya memperkuat rantai pasok bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Henky Manurung.

Kebutuhan Hotel

Sementara Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina mengatakan, ada peluang besar bagi pelaku UMKM untuk dapat memenuhi kebutuhan hotel. Bukan hanya hotel di Labuan Bajo, namun berpotensi juga untuk memenuhi kebutuhan jaringan hotel secara nasional.

Kemenparekraf memiliki link jaringan hotel yang sangat luas. Sehingga dengan kegiatan ini akan membuka peluang bagi pelaku UMKM di Labuan Bajo untuk dapat menyuplai kebutuhan dari hotel. Baik dari hotel di sekitar wilayah Labuan Bajo maupun secara nasional,” kata Shana. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Penerbangan Ekonomi Bali

    Maskapai Singapura Kembali Masuk Bali, Dorong Percepatan Kebangkitan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Maskapai penerbangan asal Singapura, Singapore Airlines (SIA), kembali membuka penerbangan ke Bali pada Rabu (16/2/2022). Kembalinya Singapore Airlines ke Bali akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas tidak hanya bagi masyarakat Bali tapi Indonesia secara keseluruhan. “Hal ini dipastikan akan meningkatkan aksesibilitas wisatawan mancanegara ke Indonesia. Khususnya Bali, […]

  • Tingkatkan Kapasitas SDM, REI Jambi Gelar Diklat

    Tingkatkan Kapasitas SDM, REI Jambi Gelar Diklat

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • 0Komentar

    Jambi – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jambi bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pelatihan untuk pengembang. Kegiatan ini bertujuan memfasilitasi pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perusahaan pengembang anggota REI Jambi. “Harapan kami diklat ini bermanfaat bagi peserta sehingga melahirkan developer berkualitas dan tangguh di daerah. Dengan demikian kita bisa […]

  • adian pengembang nakal

    Adian Napitupulu: Parameter Pengembang Nakal Harus Jelas!

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lima asosiasi pengembang perumahan dengan kontribusi pembangunan rumah subsidi terbesar yakni hampir 92% yakni REI, Apersi, Himperra, Appernas Jaya dan Asprumnas melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Gedung Nusantara 2 DPR RI, Rabu (19/3). Salah satu isu yang disoroti adalah tentang tudingan stigma pengembang nakal. […]

  • Intiland FunFair

    Jelang Akhir Tahun, Intiland FunFair Digelar

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA –  PT Intiland Development Tbk atau Intiland meluncurkan program promo spesial bertajuk “Intiland FunFair”. Lewat program ini, masyarakat berkesempatan mendapatkan penawaran spesial seperti gratis Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya Akta Jual Beli atau Bea Balik Nama untuk pembelian unit-unit properti Intiland. Direktur Pemasaran Korporat Intiland Susan Pranata menjelaskan, selain menawarkan […]

  • The Sherwood Residence, klaster di Summarecon Bogor

    Klaster Baru Summarecon Bogor, Panorama 360° Hadap 4 Gunung

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Bogor kembali menghadirkan produk hunian terbaru, yakni The Sherwood Residence, klaster premium hasil kolaborasi bersama Hadiprana Design. Mengusung konsep living with nature, klaster ini menawarkan pengalaman tinggal di kawasan perbukitan dengan panorama 360 derajat yang menghadap langsung ke empat gunung, yakni Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak, dan Gunung Pancar. Peluncuran The […]

  • Hadapi Sejumlah Tekanan, Sektor Properti Tetap Amazing Business

    Hadapi Sejumlah Tekanan, Sektor Properti Tetap Amazing Business

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor Properti Tanah Air mengalami tekanan setelah Bank Sentral alias Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,5%. Prospek industri properti nasional dinilai masih sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian masyarakat yang tinggi. Dengan backlog perumahan yang masih mencapai sekitar 15 juta unit, terutama pada segmen masyarakat menengah ke bawah, sektor properti masih […]

Translate »
expand_less