Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Ekspor Industri Furnitur Tahun 2024 Diproyeksi Tembus USD5 Miliar

Ekspor Industri Furnitur Tahun 2024 Diproyeksi Tembus USD5 Miliar

  • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Perindustrian mendorong produsen furnitur dalam negeri untuk menaikkan kinerja serta daya saingnya. Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mematok target ekspor produk furnitur sebesar USD 5 miliar pada tahun 2024. 

“Para pelaku industri yang terhimpun dalam HIMKI menargetkan ekspor sebesar USD 5 miliar. Untuk memenuhi target tersebut, pemerintah memberikan dukungan serius pada industri furnitur,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika, dalam siaran persnya yang dikutip Rabu, 16 November 2022.

Sepanjang tahun 2020 ekspor furnitur tercatat sebesar USD 1,9 miliar. Angkanya naik 33 persen pada tahun 2021 menjadi USD 2,5 miliar. Dalam periode Januari – September 2022, volume ekspor mencapai USD 1,9 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2021 senilai USD 1,8 miliar.

Pada triwulan III tahun 2022, kontribusi sektor industri agro terhadap industri pengolahan non migas mencapai 50,5 persen. Nominal itu termasuk industri furnitur dengan kontribusi sebesar 1,3 persen, serta industri kayu, barang dari kayu, dan rotan sebesar 2,4 persen.

Meski demikian, industri furnitur tak luput dari beragam isu dan tantangan, di antaranya pandemi Covid-19 yang berimbas pada pengiriman ekspor furnitur. Selain itu, meningkatnya inflasi di negara tujuan ekspor yang mengakibatkan pembatalan dan penundaan order, terutama dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Padahal, Amerika Serikat merupakan negara utama tujuan ekspor produk funitur dengan kontribusi ekspor lebih dari 50 persen. Sedangkan ekspor tujuan ke negara-negara Eropa secara total berkontribusi sekurang-kurangnya 19 persen dari total ekspor produk furnitur.

“Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan industri furnitur. Kemenperin melakukan sejumlah terobosan. Misalnya, upaya peningkatan market intellegence dan promosi produk ke pasar-pasar non-tradisional, misalnya India dan Timur Tengah,” ujar Putu Juli Ardika.

Guna meningkatkan kinerja industri furnitur nasional, Kemenperin mendorong peningkatan penyerapan di pasar domestik. Salah satunya melalui intensifikasi upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Kemenperin menyiapkan program sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) gratis untuk 1.250 produk pada tahun 2022. Sedangkan pada tahun 2023, Kemenperin memperjuangkan penambahan anggaran agar jumlah sertifikat TKDN gratis bertambah menjadi 10 ribu produk. “Langkah tesebut diharapkan menjadi momentum bagi industri furnitur untuk meningkatkan kinerja dan penyerapan produknya di dalam negeri,” jelas Putu.

Rantai Pasok

Putu menyampaikan, dalam upaya meningkatkan kinerja industri furnitur, Kemenperin juga terus berbenah pada perbaikan rantai pasok, substitusi impor, serta program-program peningkatan kapasitas. “Semua upaya kami intensifkan sebagai wujud keberpihakan pemerintah. Hal ini agar industri dalam negeri dapat berdaulat, maju, dan berdaya saing,” imbuhnya.

Ketua Presidium HIMKI Abdul Sobur menyampaikan, dukungan dari pemerintah memicu optimisme para pelaku industri furnitur nasional. Dia berharap dukungan itu dapat meningkatkan kinerja produsen furnitur serta  menangkap berbagai peluang pasar.

“Kami melihat peluang pasar global yang semakin terbuka dan terus bertumbuh karena maraknya pembangunan hotel, area komersial dan perkantoran baru. Peluang juga berasal dari perkembangan smart city, termasuk pembangunan realestat sehingga menciptakan permintaan produk mebel dan kerajinan yang cukup besar,” ucap Abdul Sobur. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Indonesia (Foto: Adang Sumarna)

    Duh! Penjualan Properti Residensial Anjlok 21 Persen

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat penjualan properti residensial sepanjang 2020 anjlok 20,59 persen daripada tahun 2019. Penurunan ini masih lebih rendah ketimbang triwulan III-2020, yakni sebesar 30,93 persen secara tahunan (year on year/yoy). “Penurunan penjualan properti residensial terjadi pada seluruh tipe rumah,” kata Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono Bank Indonesia dalam keterangan resmi yang […]

  • Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

    Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti, Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group, anak usaha dari Harita Group, berencana membangun 4-5 proyek properti di 2024 hingga awal 2025 mendatang. Untuk merealisasikan target pembangunan tersebut, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp600 miliar yang berasal dari pembiayaan internal dan pinjaman perbankan. Project CEO CHL Group, Andreas Audyanto mengatakan pihaknya […]

  • Kendaraan Listrik Tanpa Awak Segera Di Uji Coba di BSD City

    Kendaraan Listrik Tanpa Awak Segera Di Uji Coba di BSD City

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corp akan melakukan uji coba autonomous electric vehicles atau kendaraan listrik tanpa awak di BSD City pada kuartal kedua tahun 2022 mendatang. Uji coba ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis kedua perusahaan terkait manajemen tata kota dan pengembangan smart city di BSD City. Proyek tersebut semakin menunjukkan prioritas […]

  • Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

    Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur membuka banyak peluang bisnis yang besar termasuk bagi pengembang properti. Tak heran jika sejumlah perusahaan properti kini sudah menyatakan kesiapan untuk membangun proyek properti termasuk perumahan di IKN dan sekitarnya. Analis Properti, Torushon Simanungkalit mengungkapkan kebutuhan rumah baru di IKN pada 2024 diproyeksikan akan […]

  • hunian vertikal

    Membedah Tantangan Penyediaan Hunian Vertikal untuk MBR di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyediaan hunian vertikal yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat menjadi salah satu solusi masalah hunian di perkotaan DKI Jakarta. Ada empat key point yang menjadi tantangan dalam penyediaan hunian vertikal bagi MBR di Jakarta, yaitu demand, feasibility, suplai dan development configuration. “Demand saat ini cukup terbatas sehingga para pengembang harus mengatur […]

  • adian pengembang nakal

    Adian Napitupulu: Parameter Pengembang Nakal Harus Jelas!

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lima asosiasi pengembang perumahan dengan kontribusi pembangunan rumah subsidi terbesar yakni hampir 92% yakni REI, Apersi, Himperra, Appernas Jaya dan Asprumnas melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Gedung Nusantara 2 DPR RI, Rabu (19/3). Salah satu isu yang disoroti adalah tentang tudingan stigma pengembang nakal. […]

Translate »
expand_less