Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Gandeng Asmindo, Anggota REI Dapat Harga Khusus Furnitur

Gandeng Asmindo, Anggota REI Dapat Harga Khusus Furnitur

  • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menjalin kerja sama pemasaran produk furnitur dengan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo).

“REI menggandeng Asmindo untuk pemasaran produk meubelair dan kerajinan milik asosiasi tersebut. Cakupan kerja sama ini yaitu promosi produk meubelair untuk proyek perumahan anggota REI,” tutur Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Paulus Totok Lusida, seusai Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) REI dan Asmindo, di Jakarta, Selasa, 27 September 2022.

Melalui kerja sama ini, kata Totok, proyek perumahan milik anggota REI akan menjadi pasar potensial bagi produk furnitur dari Asmindo. “Perumahan buatan anggota REI dapat memanfaatkan furnitur buatan anggota Asmindo. Durasi kerja sama yaitu dua tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama,” ucapnya.

Ketua Umum Asmindo Dedy Rochimat mengatakan, pihaknya akan memastikan pemberian informasi seputar produk furnitur bagi anggota REI. “Dengan kerja sama ini juga akan tersedia dukungan harga khusus produk furnitur bagi perumahan anggota REI,” ucap Dedy.

Kuasai Pasar

Hadir dalam penandatanganan MoU itu, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki. Teten berharap produsen furnitur nasional bisa menguasai pangsa pasar dalam negeri. “Pemerintah berharap agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat menguasai pangsa pasar dalam negeri. Kalau produsen sudah kuat di pasar domestik, tentu bisa bersaing dengan produk impor,” tegas Teten.

Teten menyebutkan, pihaknya senantiasa mendukung pertumbuhan produsen furnitur skala UMKM. “Pemerintah telah menerbitkan berbagai kebijakan untuk menjamin keberlangsungan UMKM dan program substitusi impor,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menginstruksikan agar target satu juta UMKM untuk onboarding ke e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) harus segera tuntas tahun 2022. Pasalnya, masuknya produk-produk UMKM di e-katalog LKPP dapat memperkuat posisi pelaku UMKM di pasar tanah air. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edukasi Sikumbang Usai, yuk ‘Pantengin’ Ketentuan PPDPP Lainnya

    Edukasi Sikumbang Usai, yuk ‘Pantengin’ Ketentuan PPDPP Lainnya

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • 0Komentar

    Pengembang hunian bersubsidi harus melek teknologi digital jika tidak ingin ketinggalan kereta. Pengajuan pembiayaan rumah subsidi kini mengandalkan sistem aplikasi terkomputerisasi besutan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP). Guna mengedukasi para pengembang, berikut ini industriproperti.com menyajikan serial liputan tentang pola alur pembelian rumah subsidi mulai dari aplikasi SiKasep, SiKumbang, hingga nanti pemberlakuan SiPetruk. […]

  • RDTR

    Pemerintah Dorong Pertumbuhan Perkotaan Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) menjadi sangat krusial dalam merinci langkah-langkah strategis untuk mengarahkan pertumbuhan perkotaan yang sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan mencapai Indonesia Emas 2045. “Masih terdapat gap antara penyusunan RDTR dalam realisasi Investasi di Indonesia dan saat ini penyusunan RDTR harus dapat beradaptasi dengan tantangan pengembangan ekonomi mendatang diantaranya urbanisasi, […]

  • Tahun 2021, Program Perumahan Polri Hanya Tercapai 26 Persen

    Tahun 2021, Program Perumahan Polri Hanya Tercapai 26 Persen

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Realisasi progam perumahan Kepolisian Negara RI (Polri) tahun 2021 lalu hanya mencapai 10.131 unit rumah. Angka tersebut hanya 25,9 persen dari total target yakni sebesar 39.112 unit rumah di 34 Polda. “Setelah peluncuran program 100 ribu rumah bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) tahun 2021, personel PNPP yang sudah memiliki rumah mencapai 217.192 […]

  • Enam Sentuhan Feng Shui Hadirkan Energi Positif di Rumah

    Enam Sentuhan Feng Shui Hadirkan Energi Positif di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Tahun baru bisa menjadi momentum yang tepat untuk melakukan pembaruan, termasuk di rumah. Namun, tak semua pembaruan berarti melakukan renovasi besar-besaran atau mengganti keseluruhan furnitur. Justru, perubahan paling berdampak dalam Feng Shui sering kali hadir lewat penataan yang lebih simpel, misalnya menyelaraskan ruang, cahaya, dan alur hidup di dalam rumah. Prinsip Feng Shui […]

  • BTN Siapkan Bunga dan Angsuran KPR Terjangkau untuk Milenial

    BTN Siapkan Bunga dan Angsuran KPR Terjangkau untuk Milenial

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Prospek industri properti diprediksi cerah di 2022 seiring dengan pemulihan ekonomi nasional yang terus berlangsung. Hal ini didukung pula dengan masih tingginya kebutuhan rumah di Indonesia. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menargetkan bisa melakukan pembiayaan rumah untuk 250.000 hingga 300.000 unit di tahun depan. Survei yang dilakukan kepada 99 orang di […]

  • Invasi Rusia

    Begini Dampak Invasi Rusia ke Ukraina terhadap Sektor Properti

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perang yang berkecamuk karena invasi Rusia dengan Ukraina memberikan dampak terhadap sektor properti Tanah Air. Salah satunya adalah mendorong investasi properti karena adanya kenaikan harga komoditas. “Saya rasa terdapat hubungan yang in line antara kenaikan harga komoditas dengan sektor properti. Bisa dilihat juga bagaimana sektor properti sangat berkembang ketika terjadi commodity boom di […]

Translate »
expand_less