Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Helpdesk Perizinan REI Jadi Contoh untuk Asosiasi Lain

Helpdesk Perizinan REI Jadi Contoh untuk Asosiasi Lain

  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) telah meluncurkan Helpdesk Perizinan, pada Rabu, 15 Februari 2023. Pemerintah bahkan menyebut layanan ini menjadi contoh bagi asosiasi lainnya yang akan membuat helpdesk perizinan berusaha serupa.

“Helpdesk REI ini menjadi contoh bagi asosiasi lainnya,” tutur Deputi Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Andi Maulana, saat seremoni peluncuran Helpdesk Perizinan REI, di Sekretariat Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI),  Jakarta, Rabu, 15 Februari 2023.

Andi Maulana mengakui, pihaknya cukup kerepotan dalam penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK). “UU CK memang sangat revolusioner karena dapat memangkas seluruh perizinan berusaha. Kami di helpdesk dalam sehari menerima sedikitnya 1.000 hingga 1.500 keluhan permasalahan perizinan usaha, baik melalui surat elektronik maupun WhatsApp. Saya senang ketika REI datang dengan gagasan ingin membentuk helpdesk perizinan,” tuturnya.

Andi menjelaskan, saat ini setidaknya terdapat 1.700 KBLI dengan 3.800 risiko bidang usaha. “Sejak 9 Agustus 2021 hingga kini sudah terbit sebanyak 3,3 juta Nomor Induk Berusaha (NIB). Mayoritas dari NIB tersebut tuntas hanya dalam tempo 30 menit. Tentu saja ini bukan kerja  Kementerian Investasi/BKPM sendiri saja,” bebernya.

Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ary Sudijanto menyampaikan bahwa peluncuran helpdesk perizinan ini sebagai sebuah revolusi dalam sistem perizinan di Indonesia. “Kita berupaya melakukan kerja dalam rangka memenuhi amanat UU CK. Banyak yang perlu diselaraskan dan perbaikan, baik berupa gap maupun tumpang tindih peraturan yang ada,” kata Ary.

Ary mengakui bahwa dalam upaya mencapai keselarasan setiap aturan yang ada, pihaknya membutuhkan dukungan dari dunia usaha yang memang mengenal seluk beluk aturan teknis yang berlaku. “Kami butuh kerja sama dengan asosiasi yang melayani kebutuhan anggotanya. Pengembang kecil anggota REI  butuh dukungan helpdesk perizinan,” kata Ary.

Role Model

Senada dengan Andi, Ary juga menyebut bahwa Helpdesk Perizinan REI ini sebagai row model bagi asosiasi lainn dalam menjalankan fungsi pelayanan untuk anggotanya. “Idealnya terdapat helpdesk perizinan di tiap asosiasi agar dapat meningkatkan daya saing dunia usaha di Indonesia,” tukas Ary.

Menurut Ary, REI adalah asosiasi yang sangat pro aktif dalam upaya meluruskan beragam aturan yang ada. “Dengan adanya dukungan 10 kementerian dan 12 lembaga negara, Helpdesk Perizinan  REI dapat menyelaraskan setiap aturan terkait perizinan yang berlaku. Kita perlu perbaiki berbagai aturan yang tumpang tindih, dan arahnya sudah tepat,” tuturnya.

Andi menambahkan, ke depannya pihaknya akan banyak melakukan pemangkasan regulasi dalam persyaratan dasar berusaha. Tujuannya tak lain adalah untuk lebih menjamin kepastian berusaha serta meningkatkan daya saing dunia usaha.

“Kedepannya banyak regulasi yang akan kita pangkas di persyaratan dasar,” ucap Andi.

Informasi serupa juga diucapkan Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ichsan Zulkarnaen. “Pemerintah tengah mencari solusi yang tepat dan cepat terkait perizinan dasar bagi pelaku usaha. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada solusinya,” tegas Ichsan.

Kepala Sub-Direktorat Perumahan dan Kawasan Permukiman Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Nitta Rosalin mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung pembuatan layanan perizinan oleh REI.

“Kami siap memfasilitasi apabila ada regulasi yang harus disosialisasikan kepada segenap pemerintah daerah. Contoh aturan yang telah kita sosialisasikan bersama kepada Pemda yakni regulasi terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG),” tuturnya.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Helpdesk Perizinan REI, Muhammad Turino Junaedy menyatakan, gagasan penerbitan layanan perizinan ini bermula dari adanya kevakuman pelayanan publik selama dua tahun terakhir. Belum lagi, belakangan banyak bermunculan regulasi serta beragam aplikasi yang mengiringi terbitnya aturan perizinan.

“Kami merasakan dalam dua tahun terakhir terjadi kevakuman layanan perizinan. Hal ini memicu banyaknya pelaku usaha properti yang terbentur masalah, bahkan ada yang kolaps,” tukasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • fit-out perkantoran

    Ini Tiga Tren Fit Out Perkantoran di 2022

    • calendar_month Kamis, 5 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dalam dua tahun terakhir, praktik kerja mengalami fleksibilitas akibat masalah kesehatan global. Kondisi ini menjadikan fit-out perkantoran di seluruh dunia menalami perubahan. Setidaknya ada tiga tren fit-out perkantoran yang mengadopsi perubahan pola kerja saat ini. “Kami telah melihat perubahan dalam cara perusahaan merencanakan kebutuhan ruang mereka, yang pada akhirnya berpengaruh pada pengambilan keputusan […]

  • REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 38 developer yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan aset prasarnaa sarana dan utilitas (PSU) di 122 titik lokasi perumahan dan permukiman kepada Pemerintah Kota Palembang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) menandai serah terima aset senilai Rp 300 miliar antara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI […]

  • infrastruktur perumahan tapera

    2023, Kementerian PUPR Anggarkan Rp6,98 T untuk Infrastruktur Perumahan

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp6,98 trilun untuk membangun infrastruktur perumahan pada Tahun Anggaran (TA) 2023. Total, rencana kerja dan pagu anggaran TA 2023 Kementerian PUPR telah disetujui sebesar Rp125,22 triliun. Kementerian PUPR telah memulai pelelangan dini sejak Oktober 2022 dari total 3.942 paket kontraktual senilai Rp89,11 triliun. Hingga 15 […]

  • Tingkat Hunian Kamar Hotel Masih Lesu Disaat Kunjungan Turis Asing Melonjak

    Tingkat Hunian Kamar Hotel Masih Lesu Disaat Kunjungan Turis Asing Melonjak

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Secara kumulatif Januari hingga Juli 2025, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mencapai 46,77%, turun 3,54% poin dibandingkan TPK pada periode yang sama tahun 2024 berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). “Perkembangan tingkat penghunian kamar atau TPK dimana TPK Hotel klasifikasi bintang pada Juli 2025 mencapai 52,79% atau mengalami peningkatan secara […]

  • Jaminan Unit Tersewa dan Insentif PPN Mendukung Investasi Apartemen pada Tahun 2025

    Investasi Apartemen Tahun 2025 Disokong 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Jaminan unit tersewa dan insentif PPN menjadikan investasi apartemen menarik pembeli yang ingin membeli unit apartemen sebagai bagian dari portofolio investasi mereka. Disamping itu, beragam promosi yang ditawarkan juga menjadi magnet dalam mendukung investasi apartemen di 2025. “Untuk menarik calon pembeli, pengembang terus menawarkan berbagai insentif. Promosi yang paling sering ditawarkan meliputi pemberian […]

  • Sinar Mas Land Hadirkan Z Living di Grand Wisata Bekasi

    Sinar Mas Land Hadirkan Z Living di Grand Wisata Bekasi

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kawasan Grand Wisata Bekasi yang digadang-gadang sebagai The Next “Big City & Big Opportunity” di timur Jakarta memahami sepenuhnya kebutuhan konsumen dengan meluncurkan kawasan Z Living. Kawasan hunian ini dilengkapi sederet fasilitas unggulan diantaranya danau, jogging track, bicycle track, children playground seluas satu hektare serta berbagai infrastruktur dan fasilitas komersial untuk memenuhi kebutuhan […]

Translate »
expand_less