Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Menkeu Teken PMK PPN Ditanggung Pemerintah Tahun 2024

Menkeu Teken PMK PPN Ditanggung Pemerintah Tahun 2024

  • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Keuangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) Tahun Anggaran 2024.

“Terbitnya PMK 7/2024 tentu akan memberikan kepastian bagi masyarakat untuk menikmati program insentif PPN DTP tersebut. Penerapan stimulus bagi sektor realestat yang merupakan penggerak roda perekonomian tentu akan sangat baik. Pelaku usaha properti berharap insentif ini akan berdampak meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional,” cetus Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Kebijakan Perpajakan, Budi Hermawan, saat dihubungi industriproperti.com, Selasa, 20 Februari 2024.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani dan menerbitkan PMK 7/2024 pada 12 Februari 2024, dua hari sebelum pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif.

Budi menjelaskan, secara prinsip PMK PPN DTP ini tidak berbeda dengan aturan yang sama sebelumnya. “Periode transaksi yang dapat diikutsertakan dalam program insentif PPN DTP untuk sektor realestat mulai September 2023 sampai dengan Desember 2024. Insentif yang diterima atas penerimaan uang  mulai November 2023 sampai  Desember 2024. Selain itu, insentif 100% untuk pelunasan dan serah terima unit paling lambat Juni 2024 dan 50% untuk pelunasan dan serah terima paling lambat Desember 2024,” tutur Budi.

Penjelasan Beleid

Untuk dokumen pendukung di aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) seperti dokumen penjualan dan berita acara serah terima (BAST) dilaporkan selambatnya bulan berikutnya. “Kriteria maksimal harga sampai dengan Rp5 miliar per unit hunian. Perhitungan insentif yang bisa diterima maksimal Rp2 miliar per unit dikalikan dengan tarif insentif yang dapat dinikmati,” ucapnya.

Sedangkan tambahan untuk unit hunian yang harus dilaporkan selambatnya Juni 2024 dengan ketentuan unit ready stock, unit dalam proses dan estimasi harga atas kedua jenis stock yang harus dilaporkan dalam program SiKumbang.

PMK Nomor 7/2024 sekaligus menggantikan beleid sebelumnya, yakni PMK Nomor 120 Tahun 2023 yang terbit pada 21 November 2023. Payung hukum ini bertujuan mendukung sektor industri properti di Indonesia. PMK ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ditengah dinamika perekonomian global dan meningkatkan daya beli masyarakat bagi sektor industri perumahan. Peraturan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memberikan insentif kepada masyarakat melalui PPN DTP di tahun 2023 yang berlanjut hingga akhir tahun 2024. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perekonomian Indonesia 2023 Tumbuh 5%, Ini Indikatornya

    Perekonomian Indonesia 2023 Tumbuh 5%, Ini Indikatornya

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah meyakini perekonomian Indonesia tahun 2023 tumbuh di kisaran 5 persen karena realisasi berbagai indikator yang lebih baik dari prediksi. Apalagi, proyeksi pertumbuhan ekonomi itu juga sejalan dengan prediksi IMF, Bank Dunia dan konsensus Bloomberg. “Itu kondisi lingkungan ekonomi yang kita lihat, kita hadapi, dan sekaligus kita kelola dan hasilnya relatif jauh lebih baik […]

  • Menteri ATR: HUD Institute Punya SDM Andal

    Menteri ATR: HUD Institute Punya SDM Andal

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil mengapresiasi Lembaga Pengkajian Perumahan dan Pengembangan dan Perkotaan Indonesia (LP P3I) atau lebih dikenal dengan The Housing and Urban Development Institute (The HUD Institute) yang merupakan wadah berhimpun dan rumah besar pemangku kepentingan perumahan, infrastruktur dasar, permukiman dan perkotaan. “Banyak […]

  • Digitalisasi Pengaruhi Pertumbuhan Pembiayaan Properti

    Digitalisasi Pengaruhi Pertumbuhan Pembiayaan Properti

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan kredit properti, PT Bank Cental Asia (BCA) Tbk BCA terus melakukan akselerasi kinerja dengan memanfaatkan teknologi digital. Upaya itu pun membuahkan hasil yang menggembirakan. Lihat saja, kinerja penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BCA yang tumbuh cukup baik. Sejak optimalisasi layanan melalui digital, portofolio KPR BCA meningkat signifikan […]

  • Kementerian ATR/BPN Tambah SDM Penilai Pertanahan Profesional

    Kementerian ATR/BPN Tambah SDM Penilai Pertanahan Profesional

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kebutuhan pasar terhadap profesi Penilai Pertanahan masih sangat besar. Saat ini sumberdaya manusia (SDM) Penilai Pertanahan masih sangat minim yakni 284 orang yang tersebar di sembilan provinsi. Itu pun terkonsentrasi terutama hanya di Indonesia bagian barat. “Peran strategis tersebut akan terus berkembang. Dalam rangka memenuhi kebutuhan akan Penilai Pertanahan dan tersebar merata di seluruh […]

  • Salah satu Rumah Susun DP Nol Rupiah di Jakarta (Foto: Ardiansyah Fadli)

    Ini Dia Bedanya Program DP 0 Rupiah dengan FLPP

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Bidang Pembiayaan dan Kemitraan Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta, Eko Mardirianto menjelaskan perbedaan antara program down payment (DP) Nol Rupiah di Jakarta dengan program Fasilitas Likuditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dimiliki oleh Pemerintah Pusat. “Salah satu persyaratan dari program DP Nol Rupiah ialah tidak sedang menerima subsidi, ini […]

  • tarif trump dan efisiensi anggaran dapat mempengaruhi sektor properti.

    Imbas Trump Tariff dan Efisiensi Anggaran Pemerintah ke Sektor Properti

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia properti tengah dihadapkan pada sedikitnya dua tantangan baru di empat bulan pertama tahun 2025. Tantangan pertama datangnya dari luar negeri, yakni kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang baru saja menerapkan tarif impor. Kemudian tantangan datang dari dalam negeri, yakni pemerintah tengah gencar menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. “Imbas tarif ini secara […]

Translate »
expand_less