Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » PUPR Beri Sinyal Insentif PPN DTP Tak Diperpanjang

PUPR Beri Sinyal Insentif PPN DTP Tak Diperpanjang

  • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan sinyal bahwa pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun tidak akan diperpanjang dan akan berakhir di bulan September 2022.

“Kepada Anda semua saya mengingatkan bahwa sampai dengan bulan September ini program PPNDTP walaupun itu sudah berkurang dari sebelumnya, tetapi ini adalah kesempatan terakhir sebenarnya. Karena kalau saya dengar suasana kebatinan dari Kementerian Keuangan tidak akan diperpanjang. Walaupun kita sudah memperjuangkan. Sehingga menurut saya ini adalah kesempatan apalagi ada momentum Hapernas,” terang Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat menjadi Keynote Speech di Webinar Hapernas 2022, Generasi Muda(H) Punya Rumah, Kamis, 18 Agustus 2022.

Sinyal serupa juga diungkapkan Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR, Kreshnariza Harahap.

“PPN DTP sudah hilang, tidak ada lagi per September (2022) selesai. Kalau di luar yang non subsidi this is the last change kalian punya rumah dapat diskon PPN-nya,” tutur Kreshna dalam kesempatan yang sama.

Sebagai informasi, Pemerintah melanjutkan insentif fiskal berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sektor perumahan dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 6/PMK.010/2022 tentang PPN atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2022.

Besaran insentif PPN DTP yang berlaku hingga September 2022 ini dikurangi secara terukur (tapering). Kebijakan insentif PPN DTP 2022 diberikan sebesar 50% dari insentif PPN DTP tahun lalu. Yakni 50% atas penjualan rumah maksimal seharga Rp 2 miliar. Kemudian, 25% atas penjualan rumah dengan harga di atas Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar.

PR Perumahan

Iwan Suprijanto menjelaskan, ada dua PR besar di sektor perumahan. Yang pertama adalah adanya backlog kepemilikan rumah yang mencapai lebih kurang 12,7 juta rumah. Jumlah itu akan terus meningkat seiring dengan pertambahan potensi rumah tangga baru yang mencapai 700.000 hingga 800.000 keluarga setiap tahun.

“Kemudian, terkait dengan rumah tidak layak huni. Ini menjadi PR kita jumlahnya juga sangat signifikan diperkirakan sekitar 23 juta yang perlu mendapatkan penanganan. PR besar sektor perumahan ini tidak mungkin kita selesaikan sendiri oleh pemerintah pusat saja. Tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak,” tutup Iwan. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lippo Karawaci Bidik Konsumen Milenial

    Lippo Karawaci Bidik Konsumen Milenial

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membidik calon konsumen properti dari kelompok milenial. Hal ini seiring adanya kecenderungan konsumen segmen milenial yang memilih properti sebagai instrumen investasi dan menjadikan properti sebagai aset fungsional. LPKR tengah menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk menangkap arah tren tersebut. Perseroan berhasil menyajikan produk yang berharga terjangkau dengan desain yang sesuai […]

  • Metland Hadirkan Pusat Rekreasi Air di Cibitung Bekasi

    Metland Hadirkan Pusat Rekreasi Air di Cibitung Bekasi

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk atau Metland serius menggarap potensi pasar pariwisata salah satunya melalui pengembangan wahana rekreasi air. Setelah meresmikan pusat permainan air Waterplay di rooftop Grand Metropolitan Mall Bekasi pada awal Juli 2022, kini Metland kembali menghadirkan Waterland di dalam kawasan Metland Cibitung. Peresmian Waterland ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pj Bupati […]

  • Perjalanan Spontan dan Aktivitas Bisnis Picu Pemulihan Pariwisata

    Perjalanan Spontan dan Aktivitas Bisnis Picu Pemulihan Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tahun 2022 menjadi tahun kebangkitan kembali industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya permintaan kamar hotel ke sejumlah daerah tujuan wisata terutama pada malam penggantian tahun kemarin. Laporan tren perjalanan tahunan bertajuk “OYO Travelopedia Indonesia 2022” mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan permintaan hingga 82.000 kamar pada malam tahun baru, atau […]

  • Ini Pemanfaatan Air Tanah Versi Menteri PUPR

    Ini Pemanfaatan Air Tanah Versi Menteri PUPR

    • calendar_month Rabu, 13 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Air tanah merupakan sumber air yang relatif lebih mahal ketimbang air permukaan karena proses pengisian kembali air tanah memerlukan waktu yang cukup lama. Untuk itu, pemanfaatan air tanah harus secara optimal dengan mengacu pada prinsip save yield. “Optimalisasi pemanfaatan air tanah harus mengedepankan save yield. Bukan semaksimal mungkin untuk suplesi air permukaan. Jadi, yang […]

  • public expose diamondland

    Kinerja Positif, Ini Langkah Strategis Diamondland di 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA –  Emiten properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) atau Diamondland di tahun ini akan memprioritaskan penyelesaian proyek-proyek existing yang sedang berjalan dan mendapatkan respons positif dari pasar. Selain itu, perseroan melakukan penjadwalan ulang terhadap penyelesaian proyek untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang lebih baik. “Kebijakan strategis tersebut dilakukan untuk mengatur cashflow perusahaan. Kami tetap […]

  • WSBK Parekraf

    Ajang WSBK Diharapkan Beri Dampak Ekonomi Pelaku Parekraf

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berharap ajang World Superbike (WSBK) yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendatangkan dampak ekonomi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB. “Pertandingan berjalan sukses, didukung dengan cuaca yang cerah. Ini momentum bagi […]

Translate »
expand_less