Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Fokus Pacu Daya Saing Industri Keramik Nasional

Pemerintah Fokus Pacu Daya Saing Industri Keramik Nasional

  • account_circle Muhammad Rinaldi
  • calendar_month Sen, 10 Okt 2022

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus untuk memacu daya saing industri keramik sekaligus menahan laju impor produk keramik. Salah satu langkah strategis yang telah ditempuh adalah pemberlakuanStandar Nasional Indonesia (SNI) Wajib untuk beberapa produk keramik serta kebijakan safeguard.

“Selain itu, dalam upaya pengembangan industri keramik, kebijakan terbaru adalah pemberian stimulus harga gas sebesar USD6/MMBTU. Terbukti dengan beberapa kebijakan yang telah diterbitkan, angka impor produk keramik mengalami penurunan,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi dalam keterangan persnya, Senin (10/10/2020).

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Keramik dan Mineral Nonlogam, sebagai salah satu unit kerja di bawah BSKJI Kemenperin, telah menyelenggarakan webinar tentang SNI Ubin Keramik beberapa waktu lalu. Kegiatan ini mendapat antusiasme yang cukup baik, dengan dibuktikan jumlah peserta webinar sebanyak 223 orang yang berasal dari pelaku industri, akademisi dan praktisi.

“Sebagai institusi yang menangani produk keramik, kaca dan mineral nonlogam lainnya, BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam memiliki kompetensi dalam bidang refraktori,” ungkap Doddy.

Refraktori merupakan bahan yang hasil produknya digunakan sebagai pelapis untuk tungku, kiln, incinerator dan reaktor tahan api pada industri yang menggunakan panas tinggi pada prosesnya, seperti industri keramik, kaca dan pengecoran logam.

Menurut Doddy, diperlukan kompetensi khusus untuk menangani layanan jasa terkait produk refraktori, terutama dalam hal instalasi dan inspeksi, di antaranya sertifikasi API 936. Ditambahkan, Indonesia saat ini telah memiliki sumber daya manusia tersertifikasi API 936 sebanyak 15 orang, dengan lima diantaranya terdapat di BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam, Bandung.

Dalam upaya memaksimalkan kompetensi SDM tersebut, BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam telah menyelenggarakan webinar tentang refraktori dan stonewool. Kegiatan ini melibatkan narasumber yang berasal dari praktisi dan industri refraktori, serta ahli dari BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam. Jumlah peserta yang mengikuti webinar tersebut mencapai 200 orang.

Standar Industri Hijau

Sementara itu, dari segi kebijakan sertifikasi industri hijau, Kemenperin telah menerbitkan sebanyak 28 standar industri hijau melalui Peraturan Menteri Perindustrian, termasuk di antaranya standar industri hijau untuk produk ubin keramik, peralatan saniter dari keramik, kaca lembaran, kemasan dari kaca, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman dipekeras dan perlengkapan rumah tangga dari tanah liat/keramik.

“BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam sampai saat ini telah menerbitkan sebanyak tujuh sertifikat Industri Hijau yang terdiri dari Industri ubin keramik dan kaca,” ungkap Kepala BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam, Azhar Fitri.

Dengan penerapan standar industri hijau ini, tercatat beberapa industri keramik dapat melakukan efisiensi biaya sebesar kurang lebih Rp5 Miliar dari penurunan energi yang digunakan.

Dalam rangka mendukung peningkatan daya saing industri, BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam juga hadir sebagai penyedia layanan jasa sertifikasi, pengujian, kalibrasi, pelatihan, konsultansi dan optimalisasi teknologi industri. Tugas dan fungsi BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam ini telah melekat sejak satu abad yang lalu di bawah “Het Keramische Laboratorium”.

“BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam pada tahun ini telah mencapai usia satu abad,” sebut Azhar.

Pada usia ke-100 tahun ini, BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam akan mengadakan kembali kegiatan Temu Usaha Industri sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri dan bersinergi dengan industri. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang selain untuk memberikan informasi jasa layanan teknis juga sebagai salah satu sarana bagi pelanggan untuk memberikan masukan terhadap layanan yang telah diberikan.

Kegiatan Temu Usaha Industri akan diselenggarakan selama dua hari dengan melibatkan lebih banyak stakeholder dan kegiatan yang lebih bervariasi seperti webinar layanan, FGD dan pameran industri.

“Momentum 100 tahun ini diharapkan menjadi tonggak bagi BBSPJI Keramik dan Mineral Nonlogam dalam memberikan pelayanan prima serta bersinergi memajukan industri keramik dan mineral nonlogam, sehingga industri keramik nasional dapat berjaya di negeri sendiri dan berdaya saing di pasar global,” imbuh Azhar. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daerah Khusus Jakarta

    Hasil Riset: Properti Indonesia Cenderung Membaik Meski Belum Normal

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Kondisi sektor properti di Indonesia di tiga bulan pertama tahun 2023 ini menunjukkan tanda perbaikan dibandingkan periode yang sama tanah air. “Kalau kita lihat kondisi tiga bulan awal tahun 2023 ini kecenderungannya memang sudah lebih membaik kalau kita bandingkan periode yang sama tahun lalu,” Head of Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto dalam […]

  • GMP-Riyadh Group Siapkan Rp800 Miliar Bangun Mal dan Apartemen

    GMP-Riyadh Group Siapkan Rp800 Miliar Bangun Mal dan Apartemen

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Grand Mangku Putra (GMP) dan PT Riyadh Group Indonesia akan melakukan pengembangan baru di kawasan properti terpadu (mixed use) The Grand Mangku Putra Arcade (GMPA) seluas 4,5 hektar di Cilegon, Banten. Kolaborasi kedua perusahaan properti itu akan menyiapkan investasi sekitar Rp800 miliar untuk pengembangan lifestyle mall, convention hall dan dua tower apartemen […]

  • Pemerintah memastikan pencairan dana tambahan kuota FLPP cair.

    Kementerian ATR/BPN Sosialisasi Pentingnya Konsolidasi Tanah

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • account_circle Oki Baren
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati konsolidasi tanah sudah diterapkan sejak tahun 1980 silam, namun ketiadaan konsep pengembangan pertanahan telah memicu timbulnya beragam persoalan. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berupaya mendorong konsolidasi tanah sebagai strategi pengadaan tanah. Salah satunya melalui penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah guna mengatasi beragam isu pertanahan. “Konsolidasi tanah memiliki […]

  • tabungan rumah

    OJK Dukung Program Tabungan Rumah Tapera Pekerja Unbankable

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh implementasi program BP Tapera yang meliputi program Tabungan Rumah Tapera. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi memberikan apresiasinya kepada BP Tapera atas perluasan akses produk yang menyasar pekerja mandiri yang unbankable. “OJK mendukung BP TAPERA sebagai lembaga […]

  • Posko REI Peduli Bencana di Sulawesi Barat

    REI Sulbar Dirikan Posko Bantu Pengungsi Gempa

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle Sandiyu nuryono
    • 0Komentar

    Jakarta – Gempa bumi dengan magnitudo 6,2 yang melanda Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat 15 Januari lalu menyebabkan lebih dari 19 ribu jiwa mengungsi. Beberapa posko bantuan pun segera didirikan, termasuk yang dilakukan Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Barat untuk membantu para pengungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari. “DPD REI Sulbar […]

  • Kebutuhan Properti Komersial di Gading Serpong Terus Meningkat

    Kebutuhan Properti Komersial di Gading Serpong Terus Meningkat

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Rinaldi
    • 0Komentar

    SERPONG – Kebutuhan masyarakat terhadap properti komersial terus bertumbuh terutama di kota-kota padat penduduk seperti Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Khususnya di sisi selatan Kota Gading Serpong, demand terhadap produk komersial tetap tinggi seiring dengan meningkatnya popularitas kawasan tersebut. M. Nawawi, Direktur Utama Paramount Land menjelaskan, Gading Serpong telah menjadi kota mandiri besar dengan populasi lebih […]

Translate »
expand_less