Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Perencanaan Kota Ramah Perempuan, Tanggung Jawab Siapa?

Perencanaan Kota Ramah Perempuan, Tanggung Jawab Siapa?

  • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Peran perempuan dan kehadirannya dalam menciptakan ruang perkotaan merupakan isu yang sering muncul dan mendorong terbentuknya teori “Kota yang Ramah Bagi Perempuan”. Untuk membangun kota ramah perempuan, tanggung jawabnya terletak di bahu pemerintah.

“Kita berpikirnya begini, ini tanggung jawab negara. Tetapi, tanggung jawab negara harus bisa disinkronkan juga dengan kebutuhan masyarakat pemakai, tidak hanya laki-laki, ada perempuan, ada lansia dan ada anak,” ucap Olivia Chadidjah Salampessy, Komisoner KOMNAS Perempuan dan Wakil Walikota Ambon, dalam Webinar Urban Dialogue 2020 #11 dengan tema “Perencanaan Kota : Perspektif Perempuan” yang diselenggarakan Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) DKI Jakarta, Kamis, 29 Februari 2024 dalam rangka menyambut Hari Perempuan Sedunia yang diperingati pada setiap tanggal 8 Maret.

Lebih jauh Olivia menjelaskan bahwa perempuan tidak hanya dapat berperan aktif dalam pembangunan. Sementara dalam perencanaan kota, posisi perempuan juga harus mendapat perhatian lebih.

“Kalau kita mau berpikir secara rasional bahwa perempuan itu tidak diharamkan dalam konstitusi kita untuk kemudian bersama-sama dalam pembangunan. Sekarang perencanaan kota saya berharap ada perubahan dalam menata kota dengan melihat posisi perempuan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputy Director IPSOS dan Aktivis Perempuan, Sukma Widyanti menuturkan ada empat isu penting terkait perempuan yang harus diwujudkan ketika berbicara soal desain kota berdasarkan studi dari United Nations Development Programme (UNDP) dan University of Liverpool tahun 2022.

Pertama adalah mengenai safety and security. Dalam riset tersebut dikatakan bahwa 32% merasa tidak aman di tempat publik di malam hari.

“Kemudian yang kedua adalah justice and equity. Study di 20 negara ini menunjukkan bahwa 39% merasa pembuat kebijakan tidak memasukkan kebutuhan perempuan dalam membuat kebijakan-kebijakan terkait perkotaan,” katanya.

Ketiga adalah terkait healt and wellbeing yang di dalam survei ini ada 76% meyakini bahwa akses terhadap infrastruktur hijau dan biru akan menciptakan lingkungan yang sehat untuk kehidupan.

“Yang terakhir adalah enrichment and fulfilment. Ini sebenarnya adalah bagaimana kita di-notice perempuan itu diakui juga sebagai pemilik kota,” sambungnya.

“Surat Cinta” IAP Jakarta

Sementara Sekretaris IAP DKI Jakarta Meyriana Kesuma mengatakan, meskipun jumlahnya masih minim, perencana-perencana perempuan memiliki cukup banyak pengaruh.

“Terkait dengan keterlibatan perempuan di dalam perencanaan tata ruang, terutama di Jakarta, masih belum maksimal karena banyak hal dalam hal ini dalam perencanaan tata ruang masih belum mengarah kepada perencanaan yang ramah perempuan,” urainya.

Dari hal tersebut, IAP DKI Jakarta saat ini memberikan pernyataan sikap agar bisa mendorong, terutama Pemerintah Provinsi Jakarta untuk melibatkankan perempuan untuk pengembangan dan pembangunan kota.

Adapun perencanaan kota untuk semua berarti perencanaan kota yang juga melibatkan perempuan. IAP DKI Jakarta mendorong pelibatan perempuan dalam perencanaan kota, diantaranya sebagai berikut.

1. Memahami bahwa dampak akan kebijakan intervensi ruang kota akan mempengaruhi perempuan dan laki-laki secara berbeda.

2. Menerapkan strategi desain fasilitas ruang kota yang dapat mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan di dalam memperoleh aksesibilitas, kontrol, partisipasi, dan manfaat dari penggunaan fasilitas ruang kota.

3. Memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan perempuan dalam ruang kota sebagai salah satu parameter keberhasilan produk perencanaan kota.

4. Mendorong perempuan memiliki akses yang sama dalam penguasaan dan pengambilan keputusan terkait aset tanah dan rumah.

5. Meningkatkan partisipasi perempuan secara bermakna dalam tiap tahap proses perencanaan dan pengambilan keputusan di ruang kota. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Naga Kayu, Menkeu Pede Pertumbuhan Ekonomi Lampaui 5%

    Tahun Naga Kayu, Menkeu Pede Pertumbuhan Ekonomi Lampaui 5%

    • calendar_month Selasa, 26 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi nasional di tahun Naga Kayu masih dapat terjaga di atas 5%. Ada sejumlah faktor penunjang agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa tercapai sesuai target. Sri Mulyani membeberkan hal tersebut pada Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2024 di Jakarta Jumat, 22 Desember 2023. Menkeu mengatakan, lembaga […]

  • BP Tapera

    Menteri PUPR Bentuk Panitia Seleksi Pimpinan BP Tapera

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membentuk Panitia Seleksi Pemilihan Calon Komisioner dan Deputi Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Selaku Ketua Komite Tabungan Perumahan Rakyat Nomor 122/KPTS/M/2023. “Membentuk Panitia Seleksi Pemilihan Calon Komisioner dan Deputi Komisioner Badan […]

  • Jokowi Undang AS dan Inggris Investasi Ekonomi Hijau

    Jokowi Undang AS dan Inggris Investasi Ekonomi Hijau

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral secara terpisah bersama Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Agenda pertemuan secara terpisah antara Jokowi dengan masing-masi Kepala Negara bertujuan membahas kerjasama bilateral khususnya investasi ekonomi hijau. Presiden Jokowi menyatakan bahwa Indonesia akan fokus pada kerja sama di bidang ekonomi hijau. “Saya ingin […]

  • produk halal

    Genjot Daya Saing Global, Kemenperin Gelar Halal Indo

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem produk halal global, salah satunya dengan penyelenggaraan Kick-Off Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025. “Industri halal telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru secara global. Mengingat negara kita memiliki populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia tentunya memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi pemain […]

  • BTN

    BTN Beri Promo Bunga Khusus 3,72% di Property Expo 2022

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar BTN Anniversary Virtual Property Expo dalam rangka perayaan HUT ke-72 tahun. Dalam ajang yang berlangsung mulai tanggal 22 Februari hingga 31 Maret 2022 tersebut, perseroan menargetkan penyaluran kredit pemiikan rumah (KPR) sekitar Rp2,5 triliun. Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, meski Indonesia […]

  • Tingkatkan Kompetensi, Manajer Realestat Deklarasikan IMREI

    Tingkatkan Kompetensi, Manajer Realestat Deklarasikan IMREI

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Prospek bisnis di bidang property management masih cukup besar, mengingat ada ribuan bangunan gedung di Indonesia, serta adanya rencana pemindahan ibu kota negara yang membuat banyak gedung perkantoran di Jakarta akan kosong. Kondisi ini menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis manajemen pengelolaan gedung untuk bersiap diri. Dengan alasan tantangan ke depan tersebut, sejumlah […]

Translate »
expand_less