Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » REI Kaltim Gelar Pelatihan Hadapi Proyek IKN

REI Kaltim Gelar Pelatihan Hadapi Proyek IKN

  • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sebanyak 55 pelaku usaha anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Timur (Kaltim) mengikuti pendidikan dan pelatihan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus pemetaan potensi industri properti seiring pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

“Kondisi sosial, budaya dan politik di Kalimantan Timur (Kaltim) paling kondusif dibandingkan provinsi lainnya yang ada di Pulau Kalimantan. Hal itu saya sampaikan secara langsung kepada Presiden Joko Widodo pada saat kunjungan kerja Kepala Negara ke Samboja, 7 Mei 2019 silam,” tutur Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, saat memberikan sambutan Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan REI Kaltim, di Samarinda, Selasa, 9 Agustus 2022.

Hadi menjamin adanya kemudahan berusaha bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan proyek properti di wilayahnya. “Saya tegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kaltim akan memberi kemudahan bagi setiap pelaku usaha yang ingin berinvestasi di daerah. Laporkan apabila ada birokrat yang mempersulit pengembang,” tukasnya.

Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) DPP REI bekerja sama dengan DPD REI Kaltim menginisiasi kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni Selasa-Rabu 9 – 10 Agustus 2022. Acara ini juga mendapat dukungan sepenuhnya dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Ketua DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo menjelaskan, pasca penetapan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi IKN Nusantara, akan timbul gelombang migrasi masyarakat dari DKI Jakarta dan sekitarnya ke lokasi tersebut. Mulai tahun 2024 mendatang akan ada 150 ribu aparatur sipil negara (ASN) yang pindah ke IKN. Proyeksi hingga tahun 2045 mendatang, sebanyak 1,5 juta penduduk akan menghuni IKN Nusantara.

“Ini menumbuhkan harapan bagi pengembang di Kaltim. Pembangunan IKN akan memicu kebangkitan kembali sektor properti di Provinsi Kaltim sebagaimana terjadi pada saat booming komoditas batu bara di tahun 2013 silam,” ucap Bagus.

Bagus menjelaskan, industri properti dan perumahan masih sangat prospektif. Pasalnya, masih ada 11,8 juta angka kebutuhan rumah (backlog) di Tanah Air. “Tidak hanya itu, setiap tahun sedikitnya ada 800 ribu unit kebutuhan masyarakat akan ketersediaan rumah. Sedangkan di Kaltim, setiap tahunnya ada kebutuhan baru sebanyak 15 ribu unit rumah.

Kelemahan Pengembang

Lebih lanjut Bagus menuturkan, acara ini bertujuan mencetak pelaku wirausaha muda di bidang properti. “Kita berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan sinergi antara pelaku usaha swasta dengan pemerintah daerah. Utamanya dalam hal penyediaan hunian di Kaltim,” ucapnya.

Kepala Kantor Wilayah 5 Bank BTN, Harman Soesanto mengungkapkan, tantangan bagi pelaku usaha properti memang sangat besar. Pengembang harus berhadapan dengan regulator, perbankan, konsumen, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM). “Pelatihan ini berisi materi serta sharing pengalaman dari para narasumber. Pengalaman itu menjadi rujukan yang sangat baik untuk menyikapi iturbulensi dalam bisnis properti. Sebab, tidak ada bisnis yang tidak mengalami turbulensi,” ujar Harman.

Harman menyatakan, pelatihan ini akan berisi materi tentang perencanaan bisnis properti yang baik. Selain itu, monitoring dan supervisi dari perencanaan bisnis juga akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi para peserta.

“Kelemahan pengembang adalah seputar masalah cashflow. Di sini tantangannya kepada pengembang baru untuk bisa mengelola perusahaan dengan kaidah dan norma-norma perusahaan yang baik. Inisiatif REI ini sungguh luar biasa untuk membekali anggotanya dalam menjalankan bisnis secara baik dan benar,” tandas Harman.

Ketua Badan Diklat DPP REI, MR Priyanto berharap, pelatihan dapat meningkatkan kompetensi anggota REI. “Kegiatan ini bertujuan mencetak developer yang tangguh. Saat ini memang kebanyakan developer bergerak di bidang rumah bersubsidi. Kami berharap tentunya para developer di daerah bisa naik kelas dan mengembangkan properti lainnya,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkominfo Johnny G. Plate mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital Tahun 2021 (Foto: Dok. Kemkominfo)

    Menkominfo Dorong Negara G20 Kembangkan Smart City

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memaparkan pengembangan program smart city di Indonesia. Menkominfo mendorong negara anggota G20 untuk mengembangkan program smart city (kota pintar) untuk menciptakan kota-kota yang mampu membantu masyarakat hidup lebih berkelanjutan dan produktif. “Terdapat 6 pilar yang menjadi dasar pelaksanaan program pengembangan smart city di Indonesia yakni: (i) […]

  • Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

    Pengembang Bisa Ikut Kompetisi BTN Housing Preneur 2025, Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN kembali menggelar BTN Housing Preneur 2025. Ajang kompetisi inovasi perumahan ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, umum, developer, dan pengusaha dengan total hadiah hingga miliaran rupiah. Untuk anggota Realestat Indonesia (REI), akan diberikan keistimewaan pada saat pendaftaran. “Eksklusif untuk anggota REI. Bagi […]

  • Bank BTN

    Bank BTN Tulang Punggung Program Sejuta Rumah

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah penduduk Indonesia yang belum memiliki hunian layak masih cukup besar. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendata akan ada 15,5 juta penduduk yang membutuhkan rumah pada 2045. Padahal angka backlog rumah saat ini masih berada pada kisaran 11,4 juta unit. Kondisi ini disebabkan oleh dua hal. Pertama, daya beli masyarakat yang tidak sebanding dengan […]

  • Kementerian PUPR Segera Garap Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

    Kementerian PUPR Segera Garap Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan konektivitas di Pulau Bali dengan mengembangkan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi pada pertengahan tahun 2022. Untuk itu, Kementerian PUPR bersama pihak terkait melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dimulainya rencana pembangunan jalan tol. “Tadinya kita akan membangun tol di tengah Pulau Bali. Tapi itu pasti […]

  • Desain IKN

    Desain Arsitektur IKN Usung Konsep Arsitektur Nusantara

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Desain arsitektur di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menerapkan konsep Arsitektur Nusantara. Demikian disampaikan Fungsional Perencana Ahli Utama, Kementerian PPN/Bappenas Hayu Parasati memaparkan Perpres No. 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk IKN dalam Sosialisasi Undang-Undang No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) dan Peraturan Pelaksanaan UU IKN yang diselenggarakan […]

  • BI: Harga Properti Residensial Tumbuh

    BI: Harga Properti Residensial Tumbuh

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer tumbuh meningkat pada triwulan I-2022. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I-2022 yang tercatat 1,87% (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,47% (yoy). “Sementara itu, harga properti residensial […]

Translate »
expand_less