Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI Masih Menunggu Penetapan Harga Baru Rumah Subsidi

REI Masih Menunggu Penetapan Harga Baru Rumah Subsidi

  • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendesak pemerintah segera menetapkan kenaikan harga rumah bersubsidi tahun 2022 yang sudah dibahas sejak akhir tahun lalu. Jika harga rumah subsidi tidak naik jelang semester kedua tahun ini, dipastikan akan semakin menganggu cashflow pengembang.

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida menyebutkan pihaknya dan pemerintah sudah menyepakati kenaikan harga rumah subsidi di kisaran 7% pada 2022. Tetapi hingga jelang akhir Maret 2022 belum ada kabar lanjutan terkait kesepakatan harga baru rumah subsidi tersebut. REI mengaku masih menunggu update informasi tersebut dari pemerintah.

“Sudah kita sepakati dengan Kementerian PUPR sekitar 7%, bahkan sudah dilakukan sosialisasi oleh PUPR mengenai besaran kenaikan tersebut. Namun sampai saat ini katanya masih dalam pembahasan di Kementerian Keuangan. Kami tidak tahu sejauh mana pembahasannya dan berapa persen (kenaikan) yang disetujui,” ujar Totok kepada Industriproperti.com, Senin (21/3/2022).

Kenaikan sebesar itu, tambah Totok, mempertimbangkan daya beli masyarakat apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi. Padahal, kalau mengacu kepada kenaikan harga bahan-bahan material kenaikan sebesar 7% tentu tidak cukup.

Menurut Totok, harga material terutama besi, semen dan tanah sudah naik sangat signifikan. Bahkan kenaikan material besi sudah mencapai 30%-50%. Demikian pula dengan upah tukang juga bertambah tinggi karena ketersediaan tukang terbatas karena banyaknya pembangunan proyek infrastruktur pemerintah.

“Sementara harga rumah bersubsidi tidak naik sejak tiga tahun lalu. Ini tentu menjadi dilema bagi pengembang rumah bersubsidi dalam penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap pengusaha properti asal Jawa Timur tersebut.

Paulus Totok Lusida

Harapan

Ketua DPD REI Banten, Roni H Adali pun menyampaikan harapan sama supaya pemerintah segera menaikkan harga rumah bersubsidi. Menurutnya, selain alasan tidak ada koreksi harga rumah subsidi dalam beberapa tahun terakhir, harga bangunan juga terus menanjak. Misalnya saja harga besi yang naik paling siginifikan mencapai 100%.

“Persoalan harga rumah subsidi ini perlu disikapi karena berkaitan dengan kepastikan pasokan rumah untuk Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi,” ujar Roni.

REI Banten pada 2022 menargetkan pembangunan rumah subsidi sebanyak 15.000 unit.

Sementara M. Andi Kurniawan, Sekretaris DPD REI Jawa Tengah (Jateng) mengungkapkan harga bahan material terus merangsek naik di tengah cashflow pengembang rumah subsidi yang sangat sulit di masa pandemi. Sementara pemerintah sudah sudah tiga tahun tidak merevisi harga rumah subsidi.

Saat ini, harga rumah subsidi di Jateng sebesar Rp150,5 juta per unit. REI Jateng berharap harga bisa naik di angka psikologis menjadi Rp200 juta per unit. Seiring dengan kenaikan material bangunan dan tanah.

“Dengan harga jual tersebut pengembang akan lebih leluasa mencari tanah yang strategis dan tidak terlalu jauh dari pusat aktivitas masyarakat,” kata Andi seperti dikutip dari Majalah RealEstat Indonesia.

REI Jateng mengaku sudah menganalisa kenaikan harga rumah subsidi tersebut dengan memprediksi kenaikan harga tanah dan harga konstruksi di 2022.

Tahun ini, REI Jateng menargetkan pembangunan rumah bersubsidi bisa meningkat 100% dari realisasi pada 2021 sebanyak 10.559 unit.

Ganggu Cashflow

Ketua DPD REI Nusa Tenggara Timur (NTT) Bobby Pitoby menyampaikan harapan senada. Dia mendesak pemerintah bisa segera menaikkan harga rumah subsidi karena plafon harga saat ini sudah sangat menganggu cashflow pengembang.

“Kami sangat paham kesulitan masyarakat, namun sudah tiga tahun ini harga jual juga sudah tidak naik. REI NTT berharap harga ada penyesuaian karena harga bahan bangunan dan ongkos kerja sudah tinggi,” ungkap dia.

Harga tanah di NTT, imbuh Bobby, terus merangsek naik. Pada 2019-2020 harga lahan naik sekitar 5%, sedangkan 2020-2021 juga naik 5%. Sementara bahan baku material naik rata-rata 30%-35% terutama besi, dan juga kenaikan upah tukang bangunan.

“Sudah sangat urgent, karena biaya produksi tidak lagi bisa tertutupi oleh harga jual terutama untuk pengembang kecil akibat marjin cukup tipis,” kata Bobby.

Menurutnya, pengembang di NTT sebagian besar membangun rumah subsidi, dan hanya sekitar 5% yang membangun rumah komersial sehingga soal harga rumah subsidi cukup memengaruhi kondisi pasar perumahan di daerah tersebut. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPBA

    62 Proyek dan Tokoh Properti Raih IPBA dan IMHA 2022

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Majalah Property&Bank dan Majalah MyHome yang merupakan bagian dari Jurnalis Media Network, menggelar ajang penghargaan Duo Award, yakni Indonesia Property&Bank Award (IPBA)-XVI dan Indonesia myHome Award-V, Kamis (24/2). Acara tersebut berlangsung di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta. Sejumlah pejabat pemerintahan, pelaku industri properti, perbankan, bahan bangunan dan sektor lainnya tampak hadir di Duo Award […]

  • Ditjen Perumahan Canangkan Zona Integritas dan Anti Penyuapan

    Ditjen Perumahan Canangkan Zona Integritas dan Anti Penyuapan

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan agar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) serta Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan dapat memagari dan membatasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbuat tercela dalam melaksanakan tugas. Hal itu diperlukan agar kegiatan pemrograman pembangunan serta evaluasi pembangunan infrastruktur […]

  • Pesona Kahuripan Group Ekspansi Pasar Bangun Hunian Komersial

    Pesona Kahuripan Group Ekspansi Pasar Bangun Hunian Komersial

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • 0Komentar

    BOGOR – Di pengunjung kuartal I-2024, Pesona Kahuripan Group membuat gebrakan dengan meluncurkan proyek perumahan baru Pesona Kahuripan (PK) 11. Menariknya, berbeda dengan perumahan-perumahan sebelumnya yang menyasar segmen rumah bersubsidi, PK 11 merupakan hunian komersial (non-subsidi) pertama yang dikembangkan “raja” rumah subsidi di wilayah Bogor dan sekitarnya tersebut. Berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, Kabupaten Bogor, […]

  • target investasi

    Pemerintah Gaspol Capai Target Investasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pihaknya terus konsisten dan berupaya keras atau gaspol mendorong realisasi investasi di tanah air. “Menteri yang bekerja di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi tidak ada tidak kata gaspol, harus selalu gaspol. Karena begitu gasnya tidak pol, dia ketinggalan,” ujar Bahlil dalam keterangan […]

  • Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

    Berkiprah 32 Tahun, Delta Group Sukses Bangun 40.000 Unit Rumah

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan properti Delta Group, merayakan ulang tahun ke-32. Selama kiprah panjangnya mengembangkan proyek perumahan, perkantoran, rumah toko (ruko) dan apartemen, Delta Group telah membangun sebanyak lebih dari 40.000 unit rumah di berbagai daerah di Indonesia. CEO Delta Group, Endang Kawidjaja mengatakan, sebagai wujud nyata perseroan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program perumahan rakyat, […]

  • Jakarta International Stadium

    Unik, Desain JIS Tampilkan Filosofi Budaya Betawi

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Stadion sepakbola kebanggaan warga ibu kota, Jakarta International Stadium (JIS), menampilkan keunikan dengan menampilkan filosofi yang kental dengan budaya Betawi. Hal ini terlihat dari desain bangunan utama yang terinspirasi dari filosofi ikat kepala khas Betawi dengan bentuknya kain yang melingkar dan unik. Mengutip laman instagram resmi PT Jakarta Propertindo (Jakpro) (@jakprogroup), kentalnya budaya […]

Translate »
expand_less