Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Jokowi Meminta Pemda Gunakan Produk Dalam Negeri

Jokowi Meminta Pemda Gunakan Produk Dalam Negeri

  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri untuk pengadaan barang dan jasa. Presiden juga mengingatkan bahwa sulit mengumpulkan penerimaan negara dari berbagai sumber seperti pajak, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak), royalti, dan dividen.

“Ini perlu saya ingatkan, beli produk-produk kita sendiri. Saya ingatkan. Mengumpulkan anggarannya itu sangat sulit sekali. Jadi gunakan 100 persen untuk pengadaan barang dan jasa itu produk-produk dalam negeri,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 10 Juli 2024.

Presiden Jokowi menjelaskan, penggunaan produk dalam negeri oleh pemerintah kabupaten dan kota baru masih sangat rendah, yakni 41%.  Sementara sisanya penggunaan produk dalam pengadaan barang dan jasa masih didominasi oleh produk luar negeri.

“Penggunaan produk dalam negerinya masih 41 persen untuk kabupaten dan kota, 41 persen, masih kecil. Artinya, selain itu berarti produk-produk impor,” imbuh Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga memaparkan Indonesia telah menghadapi baik krisis kesehatan, krisis ekonomi, krisis pangan, krisis keuangan, hingga krisis kemanusiaan. “Tapi kita patut bersyukur bahwa negara kita mampu bertahan dari hambatan-hambatan, tantangan-tantangan yang ada. Dan, ekonomi kita masih tumbuh 5,11 persen di kuartal pertama tahun 2024,” urai Presiden Jokowi.

Selain itu, imbuhnya, inflasi pada bulan Juni berhasil dikendalikan pada angka 2,5%. Hal ini menurutnya berkat kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah.

World Competitiveness Ranking

Presiden juga menyoroti kenaikan World Competitiveness Ranking Indonesia yang naik menjadi posisi 27. Untuk itu, ia kembali menekankan pentingnya kecepatan dalam pelayanan publik, mobilitas barang dan orang untuk memenangkan kompetisi antarnegara.

“Dan setelah kita mengarungi dalam lima tahun ini, ini menjadi pengalaman kita bersama-sama. Betapa kita semakin matang, betapa kita semakin dewasa, betapa semakin pintar kita mengelola daerah, mengelola kabupaten, mengelola provinsi, mengelola negara, mengelola keuangannya, dalam mengambil kebijakannya, mengelola anggaran. Karena masa-masa lima tahun ke belakang memang betul-betul sebuah pengalaman yang tidak mudah,” jelas Presiden.

Presiden juga menyampaikan bahwa ke depan tantangan akan semakin rumit dan semakin kompleks. Oleh sebab itu, sambungnya, ia meminta daerah untuk adaptif dan berinovasi dalam mengembangkan potensi daerahnya masing-masing.

“Persaingan antarnegara sekarang ini semakin ketat. Saya hanya ingin titip bahwa potensi-potensi yang ada di daerah itu harus dikembangkan, harus dikembangkan, baik dari sisi finance, dari sisi pangan, dari sisi energi, dari sisi industrinya, dari sisi teknologinya. Kalau daerah-daerah yang pemandangannya bagus, dari sisi turismenya, semuanya harus dikembangkan,”, ucap Presiden.

Presiden memberikan contoh, negara Bhutan telah berhasil mengembangkan sektor pariwisata dengan pendekatan high value and low volume, sebuah model yang bisa diterapkan di Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah. Presiden juga menyoroti potensi wisata satwa liar yang dimiliki Indonesia, seperti Komodo, Banteng, Badak, dan Orangutan yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

    Ini Prioritas Program Infrastruktur di Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memiliki dua prioritas terkait program penyediaan infrastruktur di tahun 2023 mendatang. Pertama, yakni percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur prioritas nasional. Kedua, mendorong pertumbuhan sentra-sentra ekonomi baru, termasuk dalam program pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Untuk kawasan inti pusat pemerintahan, menjadi domain pemerintah melalui APBN. Tapi untuk kawasan-kawasan penyangganya, itu yang ditawarkan kepada investor atau […]

  • Properti Asia Tenggara Tumbuh Satu Dekade Mendatang

    Properti Asia Tenggara Tumbuh Satu Dekade Mendatang

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kawasan Asia Tenggara diprediksi akan menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi global. Geliat perekonomian membuat prospek pasar properti di Asia Tenggara siap pulih dalam satu dekade kedepan. Mengutip Laporan Southeast Asia Outlook 2023 Cushman & Wakefield, rata-rata laju pertumbuhan perekonomian di kawasan Asia Tenggara sebesar 4,7 persen pada tahun 2023. Angka itu […]

  • Hunian premium

    Summarecon Serpong Hadirkan Hunian Premium Seharga Rp13,6 M

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk kembali menghadirkan hunian premium 3 lantai yang dibalut kemewahan dan teknologi terkini, berlokasi di Summarecon Serpong, yakni Cluster Heron. Hal ini seiring masih tingginya kebutuhan masyarakat akan produk hunian premium dan berkualitas.  Selain untuk mendukung gaya hidup, hunian yang berkualitas juga dibutuhkan untuk mengedepankan aspek privasi, kenyamanan, hingga kemudahan akses. Cluster […]

  • Insentif PPN DTP Diperpanjang, Begini Komentar REI

    Insentif PPN DTP Diperpanjang, Begini Komentar REI

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah telah menyetujui perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk properti. Perpanjangan insentif ini berlaku dari Januari hingga Juni 2022 dengan besaran insentif dikurangi 50%. Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) sebagai asosiasi properti yang sejak awal mengusulkan dan mengawal pemberian insentif PPN DTP mengapresiasi perpanjangan tersebut sebagai komitmen pemerintah untuk […]

  • Restoran Minang di Proyek GMPA Cilegon Raih Rekor MURI

    Restoran Minang di Proyek GMPA Cilegon Raih Rekor MURI

    • calendar_month Jumat, 17 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Restoran Minang The New Natrabu Cilegon yang merupakan kerjasama antara PT Bally Internasional Hotel&Convention Centre (Members of Riyadh Group Indonesia), PT Grand Mangku Putra (GMP) dan Restoran Natrabu dinobatkan sebagai Restoran Minang Terbesar di Dunia oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Penyerahan piagam penghargaan diserahkan langsung Pendiri MURI Jaya Suprana di Museum MURI, Mall […]

  • Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    Cetak Pengembang Baru, REI Gandeng KAHMI

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bersama Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) menggagas program magang di perusahaan pengembang skala nasional. Kegiatan ini bertujuan mencetak pelaku usaha baru di bidang properti. “Model ini juga sebagai upaya REI untuk mengurangi kesenjangan antara pengembang besar dan kecil maupun kesenjangan ekonomi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat […]

Translate »
expand_less