Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

  • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha.

“Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan menjadi terhenti,” tegas Ketua Forum Komunikasi Pengusaha (Forkas) M Turino Junaedy, saat dihubungi industriproperti.com, Minggu, 13 Maret 2022.

Junaedy mengatakan, beberapa waktu lalu, pihaknya sempat beraudensi dengan Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot. “Deputi BKPM menyambut baik usulan pembentukan satgas itu. Beliau berjanji akan menyampaikan masukan itu kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM,” kata Junaedy.

Turut hadir dalam audiensi itu Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida. “Kami memohon agar bisa ikut terlibat dalam satgas tersebut. Saat ini, urusan perizinan anggota REI banyak yang terimbas karena penerapan OSS,” tegas Totok.

Penerapan OSS merupakan tindak lanjut terbitnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK). Aturan tentang perizinan berusaha oleh Lembaga OSS ini terbit untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/wali kota melalui sistem elektronik yang terintegrasi.

Sejak OSS berlaku pada Agustus 2021, imbuh Junaedy, praktis memicu terhentinya proses perizinan di semua tahapan. “Layanan publik tidak boleh terhenti. Hal ini sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan,” tandas Junaedy.

Totok melanjutkan, roda perekonomian dapat terganggu akibat terhentinya proses perizinan di semua tahapan. “Gerak roda perekonomian terganggu karena sumbatan perizinan sehingga investasi menjadi terhambat,” ujarnya.

Usulan Solusi

Selain membentuk Satgas Perizinan, Forkes dan REI menawarkan sejumlah solusi jalan keluar hambatan perizinan OSS. “Pertama agar pemerintah dapat memberlakukan Self Level Agreement (SLA). Apabila persyaratan pengajuan perizinan sudah lengkap, dan sudah melebihi batas waktu, maka OSS harus menyetujui atau menerbitkan izin tersebut,” ucap Junaedy.

“Kedua, agar pemerintah dapat menetapkan tahapan izin lengkap untuk setiap bidang usaha dan bisnis proses yang sesuai untuk mendapatkan perizinan itu,” ujarnya.

Terakhir, kata Totok, yang juga tidak kalah pentingnya adalah Kementerian Investasi/BKPM menjalankan Program Bimbingan Teknis mengenai OSS pada setiap tahapan kepada seluruh pelaku usaha. “Pelaksanaan program bimtek ini dapat menggandeng asosiasi pelaku usaha terkait,” pungkas Totok. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    Hapus Diskriminasi, Biden Luncurkan Kebijakan Perumahan Etnik Minoritas

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menetapkan kebijakan peningkatan aksesibilitas etnik minoritas untuk kepemilikan rumah dan pengembangan usaha kecil di kantong-kantong kelompok tersebut. Kebijakan itu ditempuh sebagai tindakan konkret memperingati Tulsa Race Massacre (Pembantaian Ras Tulsa).  Laman resmi Kantor Kepresidenan Amerika Serikat, whitehouse.gov, menyatakan bahwa Pemerintah AS berupaya untuk mengurangi backlog dari sisi kepemilikan […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Lantik 8 Pejabat Tinggi Madya

    Menteri PKP Maruarar Sirait Lantik 8 Pejabat Tinggi Madya

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) resmi melantik delapan orang Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian PKP hari ini, di  Jakarta, Senin 20 Januari 2025. “Saya Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan ini secara resmi melantik saudara-saudari dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Saya percaya […]

  • Pasokan lahan industri baru di wilayah Jabodetabek belum terjadi peningkatan signifikan.

    Pasokan Lahan Industri Baru Stagnan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pasokan lahan industri baru di wilayah Jabodetabek belum terjadi peningkatan signifikan hingga awal tahun 2025. Dari perspektif sektoral, data center tetap menjadi pendorong utama permintaan lahan, diikuti oleh sektor tekstil, peralatan kantor, bahan bangunan, pengolahan makanan, serta logistik dan pergudangan. “Meskipun masih di awal tahun, indikator awal menunjukkan bahwa sektor data center dan […]

  • Menteri-Menteri Bidang Ekonomi Diminta Kembali Fokus Bekerja

    Menteri-Menteri Bidang Ekonomi Diminta Kembali Fokus Bekerja

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyoroti kebijakan ekonomi pemerintah di 2024 yang masih belum jelas termasuk untuk sektor properti. Padahal, kesinambungan program pemulihan ekonomi yang telah dicapai selama 2023 perlu terus dilanjutkan guna memenuhi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sekitar 5%. “Kami belum mendengar pernyataan menteri-menteri di bidang perekonomian mengenai apa saja stimulus […]

  • Ilustrasi Pasar Properti Jakarta

    Jakarta Tetap Pasar Properti Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha properti menilai pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur tak akan mempengaruhi potensi pasar properti Jakarta. Fungsi Jakarta saat ini tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tapi juga sebagai pusat jasa, komersial dan industri menjadikan Jakarta tetap menjadi magnet investor. “Satu fungsi kota yang akan dipindahkan ke Penajam Paser Utara yang […]

  • Menkeu Sebut Perekonomian 2023 Hadapi Tantangan Berbeda

    Menkeu Sebut Perekonomian 2023 Hadapi Tantangan Berbeda

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian di tahun 2023 menghadapi tantangan yang berbeda. Kendala dari sisi suplai karena dampak pandemi maupun tensi geopolitik global, sedangkan demand terus bertambah sehingga menimbulkan kompleksitas perekonomian tahun 2023. “APBN akan terus didesain untuk menjawab perubahan dari risiko dan dinamika ekonomi. Baik risiko global yang merembes ke dalamm […]

Translate »
expand_less