Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Momentum Pemulihan Properti Terganjal Aturan PBG

Momentum Pemulihan Properti Terganjal Aturan PBG

  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemangku kebijakan diharapkan dapat menjaga momentum pemulihan sektor properti di tahun 2022. Pelaku usaha meminta adanya sinkronisasi penerapan kebijakan dari tingkat pusat ke daerah agar optimisme pemulihan properti bisa terealisasi.

“Pemerintah jangan membuat kebijakan yang seolah-olah bagus. Tapi kenyataannya, penerapan di lapangan tidak bisa berjalan baik,” tegas Chief Executive Officer Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda dalam Property Outlook 2022 bertajuk: Era Kebangkitan Sektor Properti Tanah Air, di Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.

Ali menegaskan, seluruh pemangku kepentingan di sektor properti harus dapat mengawal momentum pemulihan properti. “Ekonomi tahun 2021 menunjukkan indikator pertumbuhan positif. Suku bunga acuan juga relatif rendah, bahkan terendah sepanjang sejarah. Pemerintah juga banyak memberikan beragam insentif,” tukasnya.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida mengatakan industri properti nasional butuh dukungan seluruh pemangku kebijakan. “Optimisme kebangkitan industri properti sudah ada. Tapi jika momentum itu tidak kita kawal bersama, optimisme kebangkitan bisnis properti bisa berantakan,” tukas Totok.

Totok berharap insentif diskon Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dapat diberikan tidak hanya selama enam bulan. “Kami minta PPN DTP berlaku satu tahun dan serah terima unit sampai dengan tahun 2023. Hal ini agar pengembang bisa melakukan pengaturan cashflow,” tegasnya.

Totok mengatakan, PPN DTP sebagai bagian dari insentif Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah on the right track. “Sayangnya pelaksanaannya malah terhambat. Padahal, trigger-nya sudah jelas yakni target pasar kalangan milenial,” ujarnya.

Fungsi Regulator

Menurut Totok, pertumbuhan industri properti tidak terlepas dari peranan pemerintah selaku regulator. Utamanya, dalam kaitan kendala bidang perizinan di sektor properti yakni ketentuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Perizinan pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ini sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK). Ketentuan PBG tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Aturan ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Pasal 24 dan Pasal 185 huruf b UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Saat ini, dari 514 kabupaten/kota baru ada tiga wilayah yang sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Retribusi PBG. “Kami sudah berupaya meminta dukungan Kementerian Dalam Negeri. Namun, sampai sekarang Kemendagri belum punya solusinya,” kata Totok.

Akibat kendala PBG, per Desember 2021 terdapat 30.062 calon konsumen yang mendaftar untuk memperoleh fasilitas insentif PPN DTP. Namun, realisasi yang melakukan BAST (Berita Acara Serah Terima) pada aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) hanya 5.894 konsumen atau 19,3% yang terealisasi dari jumlah yang mendaftar.

“Nilainya tidak kecil. Kalau rata-rata harga jual Rp 1 miliar, maka nominalnya tidak kurang dari Rp 60 triliun. Tapi, kenyataannya yang bisa realisasi hanya kurang dari 6.000 rumah,” ucap Totok. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pembangunan rumah subsidi kedepan akan diawasi melalui aplikasi SiPetruk (Foto: Adang Sumarna)

    Tok! PPDPP Tetapkan Masa Transisi Aplikasi SiPetruk

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), Arief Sabaruddin menyampaikan bahwa Aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi) yang dikembangkan oleh PPDPP mulai berlaku pada Bulan Juli 2021, dengan masa transisi hingga Desember 2021 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Arief pada saat di sela Kerja Sama Tripartit antara PPDPP dengan PT Sarana Multigriya Financial […]

  • BTN Fasilitasi KPR Tenaga Honorer Kementerian PUPR

    BTN Fasilitasi KPR Tenaga Honorer Kementerian PUPR

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi bagi tenaga honorer di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). “Kami bersama BTN ingin membantu para pegawai honorer yang bekerja di Direktorat Jenderal Perumahan untuk memiliki rumah bersubsidi. Jika memiliki rumah, setidaknya mereka bisa lebih bersemangat bekerja dan memberikan ketenangan bagi […]

  • 2022, Bank BTN Bukukan Laba Rp3,04 Triliun

    2022, Bank BTN Bukukan Laba Rp3,04 Triliun

    • calendar_month Jumat, 17 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menutup tahun 2022, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan perolehan laba bersih yang positif mencapai Rp3,04 triliun per 31 Desember 2022. Perolehan tersebut disumbang dukungan besar pemerintah dalam mendorong penyediaan rumah rakyat yang layak huni dan terjangkau di Indonesia. Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan peran besar pemerintah dalam mendukung perumahan […]

  • Infrastruktur Jalan Topang Pengembangan Wisata Labuan Bajo

    Infrastruktur Jalan Topang Pengembangan Wisata Labuan Bajo

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan infrastruktur Jalan Akses Labuan Bajo – Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat mendukung pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super prioritas. “Pagi ini kita melihat bahwa jalan dari Labuan Bajo ke Golo Mori telah selesai. Ini akan memperbaiki konektivitas dalam rangka kita mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super […]

  • Perumnas dan Wamen PKP

    Pacu Program 3 Juta Rumah, Perumnas Siapkan Lahan 1.575 Ha

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Perum Perumnas telah menyiapkan lahan seluas 1.575,64 hektare atau setara 150.152 unit hunian di seluruh Indonesia untuk mendukung Program 3 Juta Rumah. Salah satu proyek strategis yang sedang dikembangkan adalah Blok K Pulogebang, Jakarta Timur. Di atas lahan seluas 3,1 hektare tersebut akan dibangun dua rumah susun (rusun) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan […]

  • Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditargetkan Rampung Juli

    Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Ditargetkan Rampung Juli

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mempercepat pembangunan jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat di Sumatera Utara. Kehadiran jalan tol sepanjang total 143,25 kilometer (km) ini akan meningkatkan konektivitas di Sumatera Utara serta mempermudah akses menuju Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba. Staf Ahli Menteri […]

Translate »
expand_less