Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Realisasi Program Sejuta Rumah Tahun 2021 Tembus 1,1 Juta Unit

Realisasi Program Sejuta Rumah Tahun 2021 Tembus 1,1 Juta Unit

  • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Realisasi Program Sejuta Rumah Tahun 2021 tercatat sebanyak 1.105.707 unit rumah di seluruh Indonesia. Program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2015 ini terus berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menambahkan, Program Sejuta Rumah merupakan gerakan percepatan dan kolaborasi antara pemerintah bersama pelaku pembangunan perumahan dalam penyediaan hunian  layak bagi masyarakat.

“Realisasi Program Sejuta Rumah per tanggal 31 Desember 2021 mencapai angka 1.105.707 unit rumah di seluruh Indonesia. Capaian tersebut tentunya tidak lepas dari dukungan pemangku kepentingan bidang perumahan. Misalnya dari para pengembang perumahan, kalangan perbankan, sektor swasta, serta masyarakat,” kata Iwan di Jakarta, Selasa, 18 Januari 2022.

Rincian Program Sejuta Rumah tahun 2021 terdiri dari 826.500 unit rumah bagi MBR dan 279.207 unit rumah non-subsidi. Sedangkan capaian rumah MBR terdiri dari hasil pembangunan rumah oleh Kementerian PUPR sebanyak 341.868 unit, Kementerian / Lembaga lainnya 3.080 unit, pemerintah daerah 43.933 unit, pengembang perumahan 419.745 unit, CSR Perumahan 2.270 unit dan masyarakat 15.604 unit.

Persentase rumah MBR adalah 75 persen dan sisanya 25 persen merupakan rumah non-MBR. “Kami harap masyarakat bisa merasakan manfaat hasil pembangunan rumah sekaligus mengurangi backlog perumahan,” ujar Iwan.

Rumah Komersial

Adapun rumah untuk non-subsidi berasal dari hasil pembangunan rumah oleh pengembang perumahan sebanyak 244.010 unit dan masyarakat sebanyak 35.197 unit. “Program Sejuta Rumah merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhn rumah bagi masyarakat Indonesia,” kata dia.

Sejak pencanangan di tahun 2015, hingga saat ini jumlah hasil pembangunan rumah di Indonesia terus meningkat. Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR mencatat angka capaian Program Sejuta Rumah pada tahun 2015 sebanyak 699.700 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit, dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit. Selanjutnya, Program Sejuta Rumah tahun 2018 mencapai 1.132.621 unit, tahun 2019 mencapai 1.257.852 unit dan tahun 2020 sebesar 965.217 unit rumah.

Sektor properti menjadi salah satu leading sector karena memiliki multiplier effect guna menggerakkan lebih dari 174 industri lainnya. Hal ini tentunya akan mempengaruhi produktivitas masyarakat. Pemerintah berharap rumah yang layak huni baik dari sisi kontruksi bangunan dan penataan lingkungan melalui Program Sejuta Rumah dapat menjaga kesehatan masyarakat. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kunci Sukses Pengembangan Industri Pariwisata

    Ini Kunci Sukses Pengembangan Industri Pariwisata

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Investasi hijau dalam pengembangan industri pariwisata harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Hal ini seiring prediksi sejumlah lembaga internasional bahwa beragam tantangan di level global dapat mempengaruhi pertumbuhan sektoral. Antara lain kondisi geopolitik, gejolak perekonomian hingga krisis lingkungan. “Ada kekhawatiran tentang perubahan iklim, sehingga fasilitas pariwisata seperti hotel dan pariwisata lainnya sudah seharusnya bisa mengacu […]

  • pembiayaan ekraf

    Wamenparekraf Tegaskan PP 24/2022 Permudah Pelaku Ekraf Peroleh Pembiayaan

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kehadiran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2022 akan menjamin pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk memperoleh pembiayaan dengan lebih mudah. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf), Angela Tanoesoedibjo. Wamenparekraf Angela juga mengatakan betapa pentingnya sosialisasi PP 24/2022 agar manfaat dan kehadiran peraturan ini […]

  • Pemegang HAT Wajib Optimalisasi Pemanfaatan Tanah

    Pemegang HAT Wajib Optimalisasi Pemanfaatan Tanah

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemegang hak atas tanah (HAT) berkewajiban menjaga dan memanfaatkan tanahnya secara optimal sesuai peruntukannya. Pengendalian dan pengawasan HAT yang telah terbit perlu guna mengurangi risiko pelanggaran pemanfaatan ruang. Guna memberikan pemahaman bagi pengampu pengendalian dan pengawasan HAT, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Pengawasan dan Pengendalian HAT dan […]

  • ESG properti

    RI-Kanada Garap Ekonomi Berbasis Teknologi Bersih

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia berpotensi besar sebagai ladang pengembangan teknologi bersih (clean tech) dunia. Pemerintah Indonesia bersama Kanada tengah menjajaki upaya memperkuat kerja sama pengembangan ekonomi bersih (clean economy) berbasis teknologi yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang secara berkelanjutan. “Pengembangan ekonomi bersih berpeluang menumbuhkan lapangan kerja ramah lingkungan (green jobs) dan pertanian pintar (smart-farming) ditengah tekanan […]

  • Sinar Mas Land Perkuat Komitmen Penerapan Prinsip ESG di 2024

    Sinar Mas Land Perkuat Komitmen Penerapan Prinsip ESG di 2024

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • 0Komentar

    BSD CITY – Perubahan iklim dan risiko kerusakan lingkungan hidup telah menjadi kekhawatiran utama bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Pengembangan bisnis yang keberlanjutan berbasis konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) merupakan strategi penting perusahaan dalam menghadapi tantangan global sekaligus mengurangi dampak perubahan lingkungan dan menghemat biaya operasional. Terkait dengan impelementasi ESG, Sinar Mas Land menjadi […]

  • desain bangunan berkelanjutan.

    Dukungan Pemerintah Tingkatkan Daya Tarik Keberlanjutan dan Desain Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kota berkelanjutan semakin menjadi tren di Indonesia. Integrasi prinsip-prinsip berkelanjutan dalam real estat menjadi semakin penting. Kerangka peraturan untuk konstruksi berkelanjutan di Indonesia cukup kuat, sehingga mengharuskan pengembang dan penghuni untuk menavigasi kebijakan berkelanjutan sejak pada tahap perencanaan. Apalagi ada dukungan konkret dari pemerintah. “Ditengah pasar yang semakin kompetitif, pengembang yang secara efektif […]

Translate »
expand_less