Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » OSS Belum Berjalan, Daerah Dapat Lakukan Diskresi

OSS Belum Berjalan, Daerah Dapat Lakukan Diskresi

  • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Permasalahan operasionalisasi sistem Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) masih dirasakan di sejumlah daerah. Untuk itu, selama OSS masih belum berjalan, kepala daerah dapat memberikan diskresi agar pelayanan perizinan tidak berhenti.

“Selama OSS belum berjalan, daerah dapat melakukan diskresi,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Paulus Totok Lusida kepada industriproperti.com selepas diskusi dengan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, Kamis, 16 September 2021.

Diskresi tersebut bisa menjembatani antara keharusan menggunakan OSS-RBA dan kepentingan dari para pemohon izin serta pelayanan yang tidak boleh terganggu. Tapi diskresi kepala daerah tersebut harus tetap diakui saat menggunakan sistem OSS-RBA.

Terkait retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ujar Totok, akan ada koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Dengan demikian, dIharapkan daerah bisa memberlakukan peraturan daerah (perda) IMB untuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan syarat yang lebih sederhana.

Sementara itu berkenaan dengan izin lingkungan, untuk aktivitas dengan klasifikasi resiko tinggi harus memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). “Bila dalam 45 hari izin belum keluar maka BKPM yang akan mengeluarkan izinnya, dengan catatan  semua dokumen persyaratan harus lengkap,” ungkap Totok.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai tata ruang, antara lain untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah cukup sesuai dengan rencana tata ruang. Selain itu, perizinan cukup dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam persyaratan tertentu dan Konfirmasi Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) akan dikoordinasikan dengan Kementerian ATR.

“BKPM akan mengeluarkan secara tertulis terkait hal-hal tersebut di atas dan akan dibentuk pokja REI dan BKPM untuk mengurai permasalahan investasi,” pungkas Totok. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    Pemerintah Jamin Serius Berantas Praktik Mafia Tanah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil menegaskan, pemerintah serius memberantas praktik mafia tanah. Upaya penanganan kejahatan pertanahan menjadi komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum. Sebagai langkah awal, Kementerian ATR/BPN senantiasa melakukan pengawasan dan pendampingan kepada pihak-pihak eksternal dan mitra kerja, antara lain Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). […]

  • Menteri Nusron: 2029 Tidak Ada Lagi Konflik Agraria

    Pembentukan BPRA Percepat Distribusi Tanah Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Ironi yang terjadi saat ini adalah sulitnya rakyat memiliki tanah. Sebaliknya, pemerintah dan korporasi justru lebih mudah mendapatkannya. Ketua Dewan Penasihat Great Institute, Moh Jumhur Hidayat menyebut, ketimpangan kepemilikan tanah saat ini sangat besar. “Indeks Gini penguasaan tanah mencapai 0,78. Ada satu orang menguasai jutaan hektare, sementara mayoritas petani justru tak punya lahan […]

  • serah terima Hhandover Antasari Place Tower 1 di Jakarta.

    Handover Antasari Place Wujud Komitmen Paradise Indonesia Selesaikan Proyek Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP:IJ), Perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, komersial, dan penjualan properti serta dikenal dengan properti-properti ikoniknya menargetkan pertumbuhan pendapatan double digit, sekitar 20% tahun ini. “Untuk mencapai target 20% tersebut, tahun ini Paradise Indonesia akan didukung oleh proyek-proyek yang memperkuat portofolio kami tahun ini. Kami memiliki dua proyek […]

  • Prasarana jalan di perumahan/Foto ilustrasi (Istimewa)

    Nah, 2.063 Unit Rumah Subsidi di NTB Bakal Dapat Bantuan PSU di 2022

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyNah, 2.063 Unit Rumah Subsidi di NTB Bakal Dapat Bantuan PSU di 2022aluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk 2.063 unit rumah subsidi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2022. Hal tersebut dikarenakan provinsi ini dinilai sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi […]

  • Prabowo larang pertek

    Prabowo Larang Kementerian Terbitkan Pertek

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan jajaran Kabinet Merah Putih untuk menghapus peraturan teknis (pertek) yang diterbitkan oleh kementerian terkait. Ditegaskannya saat tanya jawab dengan ekonom dan pengusaha pada Sarasehan Ekonomi di Jakarta, Selasa, 8 April 2025, bahwa regulasi yang berlaku cukup dengan keputusan presiden (keppres). “Perizinan saya minta ya, Menteri-menteri ya. Jangan ragu-ragu. Saya minta […]

  • Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

    Hindari Stagnasi Pasokan, Segera Tetapkan Harga Baru Rumah Subsidi!

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mendesak pemerintah segera melakukan terobosan terkait kebijakan harga baru rumah sederhana bersubsidi. Hal itu untuk memastikan pasokan rumah khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tidak mengalami stagnasi. Menjelang penutupan tahun ini, harga jual rumah bersubsidi masih belum ada kejelasan. Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida menegaskan dalam […]

Translate »
expand_less