Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Komisi II DPR RI: Tata Ruang menjadi Isu yang Penting

Komisi II DPR RI: Tata Ruang menjadi Isu yang Penting

  • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Panitia Kerja (Panja) Tata Ruang Wilayah Komisi II DPR RI menyerap masukan terkait pengelolaan tata ruang wilayah dan segala permasalahan, khususnya setelah terbitnya Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) di provinsi Jawa Barat (Jabar).

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan yang meliputi rencana penyusunan. Ada pula fungsi pemanfaatan, pengendalian dan pengawasan tata ruang wilayah dan berbagai persoalan khususnya di Provinsi Jabar.

“Kunjungan Panja Tata Ruang Komisi II DPR ke Jabar ini ingin memperoleh penjelasan dan masukan secara lebih detail dan mendalam dari Pemprov Jabar sebagai bahan nanti Tim Panja Tata Ruang dalam menyusun rekomendasi di akhir tugas Panja. Yang nantinya akan menjadi bahan diskusi internal Komisi II DPR dan sebagai bahan untuk ditindaklanjuti dalam raker/RDP (red: Rapat Dengar Pendapat) dengan kementerian/lembaga terkait,” jelas Saan usai memimpin Panja Tata Ruang Komisi II DPR RI, ke Kanwil BPN Provinsi Jabar, pada hari Jum’at 17 September 2021, sesuai dengan keterangan persnya.

“Tadi banyak masukan yang diperoleh, di antaranya terkait penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Kita juga dapat bahan terkait soal kewenangan sinkronisasi bagaimana keterlibatan BPN dengan Pemprov maupun Kabupaten/Kota. Sehingga nantinya mereka bisa bersinergi menghasilkan tata ruang yang utuh sesuai dengan harapan yang dituangkan dalam UU Cipta Kerja untuk peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha,” jelas Saan.

Politisi Partai NasDem ini menuturkan persoalan tata ruang menjadi isu yang penting ke depan. Tidak hanya semata-mata dalam konteks kepentingan investasi dan konteks kemudahan orang dalam berusaha. Tapi juga penting di dalam konteks keterkaitannya dengan isu-isu baik global maupun nasional.

Peran Penting

“Misalnya isu ketahanan pangan, ketika kita bicara soal ketahanan pangan, banyak sekali ditemukan di daerah-daerah itu alih fungsi lahan-lahan pertanian menjadi industri properti dan sebagainya. Kemudian juga terkait dengan lingkungan dalam kaitannya dengan tata ruang. Jadi sekali lagi ini menjadi isu yang ke depan sangat strategis,” tandas Saan.

Direktur Jenderal Tata Ruang, Abdul Kamarzuki pada kesempatan yang sama menyatakan hal senada dengan Ketua Tim Panja Tata Ruang Komisi II DPR RI, bahwa dengan adanya UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya, tentunya peran tata ruang ini semakin penting. Sehingga, menjadi penting pula pertemuan kali ini dalam melihat pelaksanaan penyelenggaraan tata ruang di Jawa Barat.

“Dapat kami laporkan bahwa saat ini di Jawa Barat telah terdapat 27 RTRW dan 12 RDTR yang sudah di perda-kan di masing-masing kabupaten/kota,” jelas Abdul Kamarzuki.

Sedangkan untuk RDTR yang sudah terintegrasi ke sistem OSS ada 2, yaitu RDTR Perkotaan Sumedang dan RDTR Kota Bandung.

Pada kesempatan tersebut juga, Perwakilan dari Pemprov Jawa Barat A. Koswara mengatakan penyusunan perencanaan tata ruang, pemanfaatan tata ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang Kabupaten/Kota sudah sinkron dengan RTRWN, kebijakan sektoral di pemerintah pusat, dan RTRWP. Karena dalam proses penyusunan penetapan RTRW Kabupaten/Kota, pelaksanaanya melalui persetujuan substansi dengan provinsi Kementerian ATR/BPN.

“Berdasarkan mekanisme penetapan RTRW Kabupaten/Kota dalam PP No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, Raperda RTRW Kabupaten/Kota perlu melakukan pembahasan di provinsi. Pembahasan di provinsi dilakukan dalam forum-forum Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD). Langkah yang dilakukan adalah melakukan pembinaan dan percepatan proses RTRW di Kabupaten/Kota di Provinsi,” jelas Koswara.

Jaga Konsistensi

Dalam pelaksanaan pemanfaatan ruang, Pemerintah Daerah sangat sulit untuk menjaga konsistensi dengan kebijakan RTRW yang ada. Sebab, banyak faktor yang menyebabkan kerumitan dan lambatnya pengelolaan dan penataan Tata Ruang Wilayah di Indonesia. Untuk itu, perlu adanya dorongan sinkronisasi dan integrasi RTRW dan percepatan penetapan RTDR di seluruh daerah.

Keberadaan UU Cipta Kerja telah menjadikan Rencana Tata Ruang sebagai single reference. Norma di dalamnya mengatur bahwa kegiatan pembangunan apapun harus mencerminkan adanya kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang. Banyak pihak meyakini UU Cipta Kerja akan menjadi terobosan hukum untuk sinkronisasi. Sinkronisasinya di bidang tata ruang dan pertanahan baik di tingkat Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten/Kota. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • antasari place

    Tunjukkan Komitmen, Apartemen Antasari Place Selenggarakan Topping Off

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Prospek Duta Sukses (PDS) selaku pengembang dan manajemen baru dari proyek Apartemen Antasari Place melakukan seremoni topping of pada, Kamis, 31 Mei 2023. Ini merupakan milestone penting dalam pembangunan proyek apartemen. “Dengan selebrasi topping off ini kami senantiasa menunjukan komitmen kami kepada seluruh stakeholders terutama konsumen Antasari Place,” kata Direktur Utama PDS, […]

  • Pekerja Formal Buruh (Foto: Adang Sumarna)

    Duh, Status Ekonomi Indonesia Bisa Merosot Lagi

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kontraksi perekonomian nasional sebesar minus 2,07 persen (year on year/yoy) sepanjang tahun 2020 dipastikan akan berdampak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia. Dari semula sebesar Rp 59,1 juta atau setara USD 4.174 per kapita pada tahun 2019, menjadi Rp 56,9 juta atau setara USD 3.911 per kapita di tahun 2020. Penurunan PDB […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Dorong Transaksi Perumahan di Kota Batam

    Pertumbuhan Ekonomi Dorong Transaksi Perumahan di Kota Batam

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • 0Komentar

    Batam – Mulai meredanya pandemi Covid-19 memicu pertumbuhan ekonomi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2022. Seiring menguatnya kondisi ekonomi tentu berpeluang mendongkrak pertumbuhan transaksi di sektor perumahan di Kota Batam. “Kita berjuang keras untuk bertahan melewati badai pandemi. Saat ini perekonomian Kota Batam mampu tumbuh berkembang lebih tinggi dari capaian ekonomi di […]

  • Proyek tol (Foto: Kementerian PUPR) perumahan

    Akhir Tahun 2021, PUPR Rampungkan 11 Ruas Tol

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus merampungkan sejumlah proyek jalan tol dalam rangka peningkatan konektivitas. Per Agustus 2021, sudah ada 13 ruas tol baru sepanjang 96,16 km yang rampung konstruksinya, dan dari jumlah itu sebanyak 10 ruas telah beroperasi. “Kementerian PUPR optimis 11 […]

  • rumah subsidi

    PUPR: Kenaikan Harga Rumah Subsidi Tunggu Sabtu Ini

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga jual rumah subsidi khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) makin menemukan titik terang. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR, Haryo Bekti Martoyoedo menyebut, kenaikan harga rumah subsidi tersebut dapat ditetapkan pada Sabtu ini pada pertemuan harmonisasi lanjutan RPMK Bebas PPN Rumah Tapak. “Hari Sabtu akan kami sampaikan juga bahwa […]

  • Bakti Mulya 400 Cibubur

    Bakti Mulya 400 Cibubur Lengkapi Fasilitas di Metland Transyogi

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    CIBUBUR – Fasilitas pendukung kawasan di Metland Transyogi yang dikembangkan PT  Metropolitan Land Tbk atau Metland semakin lengkap dengan diresmikannya Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur oleh Yayasan BKSP Bakti Mulya 400. Sekolah Bakti Mulya 400 Cibubur adalah sebuah institusi pendidikan unggulan yang hadir dengan visi holistic education, mengintegrasikan kurikulum nasional dan internasional dengan nilai keislaman, […]

Translate »
expand_less