Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Aplikasi SiPetruk, antara Momok atau Kebutuhan?

Aplikasi SiPetruk, antara Momok atau Kebutuhan?

  • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) tengah melakukan sosialisasi pemberlakuan aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiKasep). Sikap pengembang pun terbelah mengenai aplikasi yang aplikasi yang digadang-gadang bakal menjamin kualitas produk rumah bersubsidi.

Sebagian pengembang berpandangan bahwa aplikasi ini nantinya hanya akan merepotkan ketika sudah bergulir. Pasalnya, aplikasi ini dipastikan akan memperpanjang mata rantai persyaratan teknis yang harus dipenuhi agar rumah yang dibangun dapat memperoleh dukungan pembiayaan perbankan.

Namun, ada pula yang berpendapat bahwa aplikasi ini justru akan sangat membantu perbaikan kinerja pelaku usaha pembangunan hunian bersubsidi.

“Saya menganggap aplikasi ini positif karena akan sangat membantu pengawasan pekerjaan di lapangan. Baik pengembang yang mempekerjakan subkontraktor atau melakukan swa kelola dalam pengembangan rumah bersubsidi. Ada aplikasi yang bisa membantu memantau setiap progres pembangunan,” ungkap Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang Percepatan Pembangunan Perumahan Subsidi, M. Arief Mone, saat dihubungi industriproperti.com, Senin, 1 Maret 2021.

Arief mengutarakan, pastinya tidak ada developer menginginkan produk rumah buatannya yang kualitasnya tidak baik. Aplikasi ini hadir untuk menjawab tantangan kebutuhan akan kualitas rumah sesuai ketentuan yang berlaku. “Hanya saja, PPDPP harus benar-benar memastikan bahwa pemakaian aplikasi ini mudah. Ini merupakan tantangan bagi operator aplikasi SiPetruk, ketika ribuan pengguna masuk dan mengunggah gambar secara berbarengan. Jangan sampai aplikasi ini nantinya malah bermasalah, sedangkan developer butuh kecepatan dalam rangka pengajuan KPR,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Koordinator DPP REI Bidang Perumahan Subsidi dan Perumahan Aparatur Pemerintah, Moerod menyarankan, agar pengembang dapat mengikuti serta menyimak semua penjelasan terkait SiPetruk. Saat ini, PPDPP tengah menggelar pilot project penerapan aplikasi tersebut di sejumlah wilayah. “Kita ikuti secara seksama pilot project PPDPP untuk sosialisasi SiPetruk,” kata Moerod.

Moerod menegaskan, pihaknya mendukung rencana PPDPP menggelar pelatihan bagi tenaga teknik yang bekerja di perusahaan developer. Kegiatan pelatihan itu terselenggara melalui Direktorat Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bagi peserta yang lulus pelatihan akan menerima Sertifikat Keahlian Kerja (SKA) dan Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT) serta NIK yang akan terkoneksi dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). “Mereka ini nantinya yang akan menjadi petugas pelaksana di lapangan untuk aplikasi SiPetruk,” tuturnya.

Pola pelatihan untuk mencetak tenaga teknisi terampil, kata Moerod, juga akan mencetak peluang kerja yang baru. “Ini peluang yang sangat bagus karena pelatihannya secara gratis. Serta akan memberi peluang lapangan kerja baru serta biaya yang lebih murah karena menggunakan tenaga teknik pada masing-masing perusahaan developer,” ungkapnya.

Kesiapan IT

Lebih jauh Moerod juga menyoroti tentang persiapan information technology (IT) untuk pemberlakuan aplikasi SiPetruk pada Juli mendatang. “Kita lihat dulu, apakah betul-betul IT-nya sudah siap. Selain itu, apakah sumberdaya manusia pengelola aplikasi ini memang juga sudah tersedia,” tutur Moerod.

Tidak tertutup kemungkinan, imbuh Moerod, bahwa pemberlakuan SiPetruk bakal meleset dari target semula. Sebab, apabila terbukti bahwa persiapannya belum matang, sebaiknya PPDPP tidak memaksakan untuk menerapkannya. “Jika nanti masih belum siap, kita akan minta untuk ditunda agar tidak ada lagi kendala dalam penerapannya,” tegasnya.

Arief Mone melanjutkan, saat sudah bergulir, hendaknya sistem ini meminimalisasi peluang hambatan teknis. “PPDPP sudah tepat untuk mengujicobakan aplikasi ini mulai dari sekarang. Apabila ada kendala di lapangan, harapannya dapat terselesaikan agar ketika di bulan Juli mendatang benar-benar bisa berjalan secara optimal,” tutupnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • intiland

    Sofyan A. Djalil Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Intiland

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Intiland Development Tbk atau Intiland (kode emiten DILD) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024 di Intiland Tower, Jakarta, Rabu (28/5). RUPS Tahunan juga digelar secara daring melalui layanan eASY.KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). Para pemegang saham memberikan persetujuan atas enam agenda RUPS Tahunan […]

  • Ilustrasi Rumah Susun Badan Pengelola

    Dirjen Perumahan Harap Pemda Bentuk Badan Pengelola

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap pembangunan rumah susun (Rusun) akan membantu Pemerintah Daerah dan masyarakat. Utamanya dalam memenuhi kebutuhan hunian layak. Namun demikian, agar pemanfaatan bangunan vertikal tersebut bisa maksimal dan memiliki usia bangunan yang cukup lama, Kementerian PUPR berharap Pemda serta para penerima bantuan Rusun dari pemerintah bisa segera […]

  • pasar jaya

    Pasar Jaya Luncurkan Gerakan Bersama Bersih Sampah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER PASAR) sekaligus pengukuhan satuan tugas (satgas) yang akan melakukan berbagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah pasar. Gerakan ini ditujukan untuk mempercepat implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Langkah tersebut sekaligus menjadi antisipasi nyata […]

  • Pertamina Target Turunkan Emisi Karbon 34 Ribu Ton per Tahun

    Pertamina Target Turunkan Emisi Karbon 34 Ribu Ton per Tahun

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Pertamina New Renewable Energy (PNRE) Subholding berupaya menurunkan emisi karbon. Salah satunya melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Green Energy Station (GES) di sejumlah wilayah di Indonesia. Saat ini PLTS telah terpasang di 76 titik GES yang berlokasi di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dan akan diperluas hingga 5 ribu titik. […]

  • infrastruktur

    RI dan Jepang Pererat Kerja Sama Bidang Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama infrastruktur dengan Pemerintah Jepang, khususnya di bidang sumber daya air (SDA) melalui pembangunan bendungan dan teknologi untuk penanganan bencana dan perubahan iklim. Selama ini telah diadakan berbagai kolaborasi antara kedua negara terkait teknologi bidang SDA. “Jepang telah memberikan bantuan dengan menghadirkan para ahli bendungan untuk menjadi advisor Menteri […]

  • Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    Tahap 1 Habis Sehari, Progress Group Luncurkan EcoScape Residences Tahap 2

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
    • 0Komentar

    SERPONG SELATAN – Kawasan Serpong Selatan, Tangerang Selatan, kini menjadi sunrise area untuk pengembangan properti khususnya residensial di wilayah Serpong. Selain berbatasan langsung dengan Ciputat, Pamulang, Cisauk, dan Pondok Aren, Serpong Selatan juga terbilang dekat dengan Jakarta. Tak heran jika sederet pengembang papan atas dan berskala besar sudah eksis di kawasan tersebut. Salah satunya Progress […]

Translate »
expand_less