Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tambah Lagi, Delapan Bank Salurkan FLPP!

Tambah Lagi, Delapan Bank Salurkan FLPP!

  • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Delapan Bank Pembangunan Daerah (BPD) menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai bank pelaksana penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada Selasa 19 Januari 2021. Dilakukan secara virtual, tambahan delapan bank pelaksana yang ikur serta dalam penyaluran FLPP pada tahun 2021 ialah Bank Sulselbar, Bank Sulselbar Syariah, Bank Papua, Bank Jateng, Bank Jateng Syariah, Bank Sulteng, Bank Kaltimtara dan Bank Kalteng.

Dengan ditandatangani PKS tersebut, maka jumlah bank pelaksana yang menyalurkan dana FLPP pada tahun 2021 ialah sebanyak 38 bank, yang terdiri dari 9 Bank Nasional dan 29 BPD.

Dalam pertemuan secara virtual dengan delapan BPD tersebut, Direktur Utama PPDPP Prof. Arief Sabaruddin  juga menekankan kualitas bangunan. “Bank pelaksana harus memastikan kualitas bangunan perumahan harus terjaga sesuai dengan peraturan Menteri teknis terkait. Terkait dengan bencana yang terjadi yang juga melibatkan rumah subsidi maka ada informasi yang tidak sampai ke pemerintah daerah selaku pemberi izin pendirian bangunan. Sesuai aturan yang ada, lingkungan perumahan yang berada di atas lahan yang berkontur tidak diizinkan untuk dibangun. Dalam hal ini, bank pelaksana sangat berperan untuk memastikan pemantauan di lingkungan IMB,” pungkas Arief Sabaruddin.

Arief Sabaruddin juga menekankan bahwa dengan target penyaluran sebesar 157.000 unit yang dibebankan kepada PPDPP tahun 2021, bukan berarti yang dikejar hanya masalah kuantitas, tetapi justru, pemerintah semakin konsen terhadap kualitas bangunan dan hal ini wajib dikawal oleh perbankan. “Prioritaskan konstruksi yang berperan penting untuk bangunan rumah. Jika sudah terlalu banyak aksesoris, berarti bisa dikategorikan rumah komersil. Dan dipastikan bank pelaksana bisa mengkomunikasikan dengan pengembang,” ungkap Arief.

Meski demikian, Arief Sabaruddin juga optimis bahwa realisasi FLPP pada tahun 2021 ini akan lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan sebesar 157.000 unit. “Dengan tidak naiknya harga rumah FLPP tahun 2021 maka diperkirakan capaian realisasi FLPP akan melebihi target yang ditetapkan. Sekitar 170.000 unit rumah diperkirakan bisa tercapai,” kata Arief optimis.

Sebelumnya, seperti diberitakan oleh industriproperti.com, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan tidak menaikkan harga jual rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun 2021. Adapun beberapa alasannya ialah tidak ada kenaikan biaya konstruksi yang signifikan sepanjang tahun 2020, ketersediaan pasokan rumah yang siap akad menurut data SiKumbang,inflasi perdagangan besar sektor konstruksi, dan tidak adanya kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada tahun 2020.

“Berdasarkan semua pertimbangan tersebut, maka kami informasikan bahwa harga jual rumah umum tapak/rumah tapak paling tinggi yang dapat dibeli menggunakan KPR Bersubsidi atau BP2BT pada tahun 2021 akan tetap menggunakan batasan harga jual rumah paling tinggi sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor: 242/KPTS/M/2020 tahun 2020 dan Keputusan Menteri PUPR Nomor: 587/KPTS/M/2019 tahun 2019,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko Djuli Heripoerwanto beberapa waktu lalu. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • REI DKI Kembali Beri Santunan untuk 1.000 Yatim Piatu dan Dhuafa

    REI DKI Kembali Beri Santunan untuk 1.000 Yatim Piatu dan Dhuafa

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta kembali menggelar buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan bagi 1.000 anak yatim piatu dan dhuafa. Tahun ini, agenda rutin setiap bulan suci Ramadan yang sudah diselenggarakan sejak 20 tahun lalu tersebut diadakan di Masjid Al Ihsan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta, Kamis […]

  • Maret 2024, Satu Juta Pelancong Asing Kunjungi Indonesia

    Maret 2024, Satu Juta Pelancong Asing Kunjungi Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang Maret 2024 sebanyak 1,04 juta pelancong asing berkunjung ke sejumlah objek wisata di Indonesia (year on year/yoy). Angka tersebut turun 1,91 persen ketimbang data Februari 2024. “Namun jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, jumlahnya naik sebesar 19,86 persen,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, dalam siaran […]

  • sektor properti

    Pemerintah Fokus Keberlangsungan Sektor Properti

    • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Keberlangsungan sektor properti menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional. Pasalnya, sektor properti mampu menyerap tenaga kerja dan memberi multiplier effect bagi industri lain. “Dampak multiplier yang timbul baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage yang diberikan industri properti juga menjadi dasar pertimbangan dibentuknya regulasi dan insentif agar properti dapat […]

  • Akad Perdana Serentak KPR BP2BT

    BTN Gelar Akad Perdana 600 Unit KPR BP2BT

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) menggelar Akad Perdana Serentak KPR BP2BT dengan skema fixed rate sebanyak 600 unit rumah. Secara total, bank pelat merah ini telah menyalurkan 2.250 unit KPR BP2BT sepanjang 2021. “Acara akad hari ini merupakan akad pertama KPR BP2BT dengan skema fix rate yang diselenggarakan secara nasional […]

  • ojk pinjol

    Banyak Masyarakat Gagal KPR Akibat Pinjol, OJK Tanggapi Keluhan Pengembang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator perbankan dan industri keuangan turut mendukung upaya mewujudkan program 3 juta rumah. Salah satunya menyelesaikan masalah yang dikeluhkan para pengembang mengenai kesulitan calon debitur mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) terutama KPR Subsidi, karena memiliki utang macet di pinjaman online atau pinjol. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota […]

  • Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Tantangan yang dihadapi para pengembang di sektor properti komersial tak hanya terkait desain atau lokasi. Pengelolaan proyek di lapangan menjadi tantangan lainnya seiring dengan terus berkembangnya sektor properti komersial. “Saat ini, proyek tidak lagi dinilai hanya dari segi kualitas desain atau lokasi. Proyek semakin dinilai dari seberapa baik pelaksanaannya, tepat waktu, sesuai anggaran, […]

Translate »
expand_less