Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » ASEAN-BAC Perkuat Sektor Swasta dan Pemerintah dalam Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

ASEAN-BAC Perkuat Sektor Swasta dan Pemerintah dalam Pertumbuhan Ekonomi Kawasan

  • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sejumlah rangkaian kegiatan ASEAN-BAC dapat memperkuat sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di ASEAN. Demikian disampaikan Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) sekaligus Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid.

“Potensi yang dijelajahi pertama adalah pasar ASEAN, seiring dengan perjalanan menuju kemajuan sangat penting untuk kita memahami bahwa perjalanan menuju pembangunan harus bermula dalam wilayah kita sendiri ataupun pasar ASEAN,” ucap Arsjad di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat, 1 September 2023.

Arsjad menuturkan bahwa hal tersebut ditegaskan oleh pertumbuhan ekonomi ASEAN yang melejit pada tahun 2022. Selain itu, aliran penanaman modal asing atau foreign direct investment (FDI) ke wilayah ASEAN mencapai 224 miliar Dolar AS.

“Pertumbuhan yang tangguh dari ekonomi ASEAN yang melejit sebesar 5,7 persen pada tahun 2022 dengan outlook positif terhadap pemulihan sektor jasa diperkirakan laju perdagangan barang juga total mencapai pertumbuhan yang kuat sebesar 14,9 persen atau mencapai total nilai 3,8 miliar Dolar AS,” tuturnya.

Arsjad menilai bahwa kekuatan ASEAN dalam menghadapi tekanan pasar eksternal terletak pada hubungan antara negara-negara anggotanya melalui kolaborasi yang inklusif dan harmonis.

“Dengan merawat hubungan ini ASEAN memperkuat daya saingnya dan menjadikan dirinya sebagai pemain berpengaruh di panggung global,” ujar Arsjad.

Peta Jalan

Selanjutnya, Arsjad menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir ASEAN-BAC telah merancang peta jalan yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN melalui lima pilar.

“Dalam penyusunan roadmap ini kami telah memilih dengan seksama lima pilar utama yaitu digital transformation ataupun transformasi digital, sustainable development, food security atau ketahanan pangan, health resilience ataupun kesehatan, dan trade and investment facilitation,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arsjad pun memastikan telah menyusun delapan program penting dalam agenda ASEAN Business and Investment Summit 2023 yang memiliki potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan ASEAN.

“Potensi dari legacy project ini sangat besar dalam mendukung ekonomi digital, ketahanan pangan, ketahanan kesehatan, transisi ekonomi hijau yang inklusif serta perdagangan intra-regional di ASEAN,” tutur Arsjad. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akuisisi BTN Syariah Ancam Program Rumah MBR di Aceh

    Akuisisi BTN Syariah Ancam Program Rumah MBR di Aceh

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Program penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Provinsi Aceh terancam ambruk. Hal ini menyusul rencana penggabungan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) ke PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. “Penggabungan BTN Syariah ke BSI bakal mengancam pembangunan perumahan bersubsidi di Provinsi Aceh. Sebab sekarang ini tidak […]

  • Prospek Properti di 2025

    Prospek Properti di 2025 Tetap Positif, Produk Ini yang Diminati

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Prospek properti di 2025 diproyeksi tetap positif dan semarak. Namun, hanya produk-produk yang memiliki keunikan konsep dan fasilitas lengkap yang bakal menjadi pilihan konsumen. “Persaingan produk antar pengembang diperkirakan akan semakin ketat. Terkait segmen, saat ini produk hunian tapak (landed house) yang terjangkau di kelas menengah tetap jadi pilihan konsumen. Sedangkan untuk apartemen, […]

  • wapres ikn

    Wapres Ajak Dubai Holding Investasi Infrastruktur IKN

    • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengajak Dubai Holding menanamkan investasi di sejumlah sektor di Indonesia mulai dari pariwisata, ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas UMKM, hingga infrastruktur pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “IKN akan menjadi showcase transformasi peradaban di Indonesia. Konsep pembangunan kota ini adalah hijau, pintar, inklusif, memiliki resiliensi dan berkelanjutan,” […]

  • Tahun 2023, Ini Capaian Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    Tahun 2023, Ini Capaian Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Tahun 2023 adalah tahun yang penuh tantangan bagi sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Kendati demikian, arus kunjungan wisatawan mancanegara hingga Oktober 2023 hampir 9,5 juta orang atau jauh di atas target sebesar 8,5 juta orang. Adapun perolehan devisa di sektor ini tercatat US$10,46 miliar dengan kontribusi PDB pariwisata sebesar 3,8%. Sedangkan jumlah pergerakan […]

  • Perumahan IKN

    Anggaran Perumahan untuk IKN Capai Rp480 M

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan anggaran untuk pembangunan perumahan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebesar Rp480 miliar tahun ini. Perumahan tersebut untuk rumah dinas dan hunian pekerja konstruksi. “Nanti, para kontraktor pekerjanya kita tempatkan di tower–tower rusun yang kita bangun. Jadi, tidak lagi membuat rumah-rumah bedeng di sekitar pekerjaan,” urai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan […]

  • Bank Jakarta

    Bank Jakarta Cetak Kinerja Positif Q3 2025

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta mencatatkan kinerja positif hingga triwulan III (Q3) Tahun 2025. Total aset Bank Jakarta tercatat sebesar Rp 90,72 triliun, tumbuh 12,37% secara tahunan (YoY) dibandingkan posisi triwulan III 2024 sebesar Rp 80,74 triliun. Pertumbuhan aset didukung peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp 74,23 triliun, tumbuh 16,90% (year on year/YoY) dari […]

Translate »
expand_less