Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » 14 Perusahaan Pusat Data Telah Beroperasi di Kota Deltamas

14 Perusahaan Pusat Data Telah Beroperasi di Kota Deltamas

  • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIKARANG – Populasi masyarakat Indonesia yang mencapai 275 juta dan tingginya penetrasi pengguna internet lebih dari 75 persen membuat pelaku usaha pusat data (data center) di dunia melirik pasar di Tanah Air. Melihat peluang ini, Kota Deltamas mengembangkan zona industri khusus untuk fasilitas pusat data.

Zona industri khusus data center ini dilengkapi dengan sejumlah infrastruktur berteknologi tinggi, seperti jaringan serat optik atau fiber optic, dan pasokan listrik dengan layanan premium berkapasitas 993 mega volt amphere (MVA) dari PT PLN (Persero). Infrastruktur yang mumpuni membuat sejumlah perusahaan menjatuhkan pilihannya untuk membangun data center di Kota Deltamas tepatnya di kawasan industri yang bernama Greenland International Industrial Center (GIIC).

Celios (Center of Economic and Law Studies) memproyeksikan nilai bisnis data center pada 2026 mencapai US$ 3,3 miliar hingga US$ 4 miliar, sehingga membuat kawasan data center dapat dikatakan sebagai new gold dalam dunia bisnis. Besarnya potensi bisnis di sektor tersebut, membuat Kota Deltamas mengalokasikan lahan seluas 300 hektar untuk kawasan Data Center Park. Bahkan hingga akhir 2023, penggunaan lahan untuk bisnis data center sudah mencapai lebih dari total 100 hektar.

Direktur dan Corporate Secretary PT Puradelta Lestari Tbk, Tondy Suwanto mengatakan hingga 2023 sudah ada 14 tenant pusat data, baik berskala lokal maupun internasional yang telah bergabung di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC). Mereka antara lain PT Telkom Indonesia Tbk, serta Pusat Data Nasional milik Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga sejumlah perusahaan data center bertaraf internasional yang berasal dari Singapura, Australia, Amerika Serikat, dan Eropa.

Sebagai informasi PT Puradelta Lestari Tbk dan anak perusahaan selaku pengembang kawasan industri terpadu modern Kota Deltamas telah mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp984 miliar di sembilan bulan pertama tahun 2023 dengan segmen industri menyumbang sebesar Rp736 miliar.

“Sampai saat ini, segmen industri masih menjadi tulang punggung perseroan, salah satunya yaitu data center,” kata Tondy Suwanto dalam keterangannya.

Salah satu pusat data yang dibangun di Kota Deltamas adalah Pusat Data Nasional (PDN). Pembangunan Pusat Data Nasional pertama di Indonesia tersebut mulai dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di lahan seluas kurang lebih 5 hektar pada tahun 2022. Untuk pembangunan PDN, Kominfo menggelontorkan dana investasi sebesar 164,5 juta Euro atau setara Rp2,5 triliun. Keberadaan PDN ini diharapkan mendorong pelaksanaan e-government yang efisien, efektif, transparan, serta terwujudnya Satu Data Indonesia.

Kapasitas pusat data ini mempunyai processor 25 ribu core, storage 40 PetaByte, memori 200 TeraByte, dan didukung kapasitas listrik 20 MW yang mampu dikembangkan sampai 80 MW. Sebagai Pusat Data Nasional pertama di Indonesia, keberadaan PDN di Kota Deltamas diharapkan dapat mendukung pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Fasilitas Pendukung

Kota Deltamas merupakan proyek joint venture antara Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation dari Jepang dengan luas area ± 3.200 hektar. Township tersebut mengintegrasikan area hunian, komersial dan kawasan industri GIIC (Greenland International Industrial Center) bertaraf internasional yang dilengkapi dengan pengelolaan air bersih (WTP), pengolahan limbah (WWTP), penggunaan sumber daya listrik green renewable electricity dari instalasi PLN, serat optik dan area hijau.

Saat ini, Kota Deltamas sedang gencar mengembangkan lebih banyak fasilitas dan infrastruktur guna mendukung kegiatan live, work, and play. Sejumlah fasilitas telah berdiri di antaranya sejumlah sekolah nasional maupun internasional (antara lain Cikarang Japanese School, Jakarta International University/Korean Education Complex, ITSB, SMK Ananda Mitra Industri, Pangudi Luhur), fasilitas Kesehatan (RS Mitra Keluarga dan Eka Hospital), hingga pusat perbelanjaan yakni AEON Mall yang saat ini telah memasuki proses penutupan atap dan akan beroperasi pada awal 2024.

Dari sisi akses, Kota Deltamas memiliki akses tol langsung Jakarta-Cikampek, tepatnya di KM 37 dan akses Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan di KM 31 saat ini sedang dibangun pemerintah dengan target beroperasi pada akhir tahun 2023. Selain itu Kota Deltamas akan terintegrasi dengan stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang telah beroperasi pada tahun ini.(MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Synthesis Huis Tangkap Potensi Hunian Premium di Jakarta Timur

    Synthesis Huis Tangkap Potensi Hunian Premium di Jakarta Timur

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski pengembangan kotanya tidak secepat kota administratif lain di Jakarta, namun wilayah Jakarta Timur memiliki potensi besar untuk sektor properti di masa mendatang. Salah satunya didukung jaringan transportasi massal yang semakin mumpuni. Pakar Perkotaan, Yayat Supriatna mengatakan, pengembangan wilayah Jakarta Timur didorong oleh berkembangnya sentra-sentra ekonomi baru serta terbangunnya jaringan transportasi massal. Dia […]

  • properti hong kong

    Duh! Pasar Properti Hong Kong Anjlok ke Titik Terendah

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kelesuan pasar properti Hong Kong tercermin dari jumlah transaksi yang turun drastis, yakni hanya 58.023 transaksi di 2023. Data yang dirilis Centaline Property Agency memperlihatkan jumlah transaksi paling sedikit dalam 33 tahun terakhir. “Perekonomian Hong Kong belum pulih sepenuhnya, para pengembang merasa kesulitan untuk meluncurkan proyek dan pasar barang bekas lemah, sehingga mempengaruhi […]

  • Banyak Tantangan, BTN Siapkan Enam Usulan Inisiatif di 2023

    Banyak Tantangan, BTN Siapkan Enam Usulan Inisiatif di 2023

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • 0Komentar

    BANDUNG – Di tengah ketidakpastian ekonomi dan ancaman resesi global, sektor properti di dalam negeri diyakini masih tumbuh positif di 2023. Hal itu didorong oleh permintaan yang tinggi dari masyarakat terlebih di segmen menengah dan subsidi. Optimisme ini didasari atas fakta masih tingginya backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 12,7 juta unit berdasarkan data Badan […]

  • IRCA 2026

    Bank Jakarta Raih Penghargaan IRCA 2026 Hukumonline

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline, di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada perusahaan yang mampu mewujudkan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam pengambilan keputusan strategis. “Dengan penerapan tata kelola yang baik, Bank Jakarta optimistis dapat meningkatkan kepercayaan […]

  • Biden Hapus Kebijakan Diskriminatif Sektor Perumahan

    Biden Hapus Kebijakan Diskriminatif Sektor Perumahan

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta Kementerian Pembangunan Perumahan dan Perkotaan (Department of Housing and Urban Develoment/HUD) mengakhiri kebijakan yang diskriminatif dalam sektor perumahan dan pemberian pinjaman. Hal ini disampaikan oleh Joe Biden dalam Executive Order yang ditandatanganinya pada 27 Januari 2021. “Negeri ini siap untuk berubah, tapi Pemerintahannya juga harus berubah,” ujar Joe […]

  • Ditjen Pajak Tunda Batas Akhir Pendaftaran BAST di SiKumbang

    Ditjen Pajak Tunda Batas Akhir Pendaftaran BAST di SiKumbang

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan akhirnya menunda batas akhir pendaftaran Berita Acara Serah Terima (BAST) unit rumah tapak atau rumah susun yang diterbitkan pada periode Maret – Juli 2021 yang semula dijadwalkan 31 Agustus 2021. Penundaan itu bertujuan agar konsumen tetap memperoleh fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebagaimana tertuang […]

Translate »
expand_less