Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bidik Kota Lapis Ketiga, Ini Strategi Ekspansi Metland di 2024

Bidik Kota Lapis Ketiga, Ini Strategi Ekspansi Metland di 2024

  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) berencana melakukan ekspansi pengembangan proyek residensial di berbagai daerah termasuk di kota-kota lapis ketiga. Meski populasinya tidak terlalu besar, namun pertumbuhan ekonominya cenderung meningkat. Selain membidik kota-kota lapis ketiga, Metland juga akan menginsentifkan kolaborasi dengan pihak lain termasuk dengan investor asing.

“Di kota-kota lapis ketiga kami mungkin akan kembangkan proyek perumahan skala kecil antara 20-30 hektar, karena menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kota tersebut,” ujar Anhar Sudradjat, Presiden Direktur Metland saat acara puncak perayaan HUT Metland ke-30 di Ancol, Jakarta, Minggu (25/2) lalu.

PT Metropolitan Land Tbk. didirikan pada tanggal 16 Februari 1994 dan mulai beroperasi pada tanggal 28 Oktober 1994. Sejak berdirinya, Metland fokus pada bisnis pengembangan perumahan dan bangunan komersial. Sejak tahun 2004, perusahaan investasi Singapura yaitu Reco Newtown Pte.Ltd bergabung di dalam perseroan. Di tahun yang sama, Metland juga memperoleh Sertifikat ISO 9001:2000, sebuah pengakuan atas sistem manajemen mutu yang sesuai standar internasional.

Anhar Sudradjad menegaskan tantangan yang dihadapi Metland di masa mendatang akan lebih berat dan menantang. Banyak tantangan yang mengharuskan pengembang untuk adaptif terhadap perubahan zaman. Selain itu dibutuhkan keberanian dalam mengambil langkah, gagasan dan kreativitas. Oleh karena itu, jika selama ini Metland lebih dikenal sebagai pengembang di Greater Jakarta, maka ke depan Metland akan memperluas sayap usahanya hingga ke seluruh Indonesia.

“Kami terus berusaha meningkatkan brand awareness terhadap Metland agar brand value-nya naik. Jika nilai brand naik, maka Metland semakin mudah berkembang,” sebutnya.

Gandeng Investor Jepang

Upaya menjaga brand sendiri bukanlah pekerjaan mudah. Menurut Anhar, produk pengembang adalah produk yang bisa usang. Proyek-proyek lama harus dijaga agar tetap bersinar dan berkilau, dan tidak menjadi proyek yang jadul. Selain itu, dalam mengembangkan proyek di masa mendatang, Metland akan lebih memperkuat kolaborasi dengan pihak lain, termasuk investor dari luar negeri.

“Untuk menambah proyek-proyek baru ada beberapa strategi yang kami siapkan, yakni dengan menggunakan modal sendiri, mencari partner (investor) serta take over proyek. Untuk sinergi dengan pengembang ataupun investor asing ini sudah kami lakukan di beberapa proyek Metland seperti kerjasama dengan Keppel Land,” imbuhnya.

Anhar menyebutkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengembangkan sebuah kota baru (township) dengan lahan di atas 200 hektar. Untuk proyek kota baru ini, Metland akan bersinergi dengan salah satu pengembang besar asal Jepang.

“Pembicaraan dengan pihak investor dari Jepang sudah sangat detail. Dan jika tidak aral melintang, proyek ini akan mulai dirilis pada kuartal III- 2024 Tetapi kami belum bisa publikasi sekarang,” pungkas Anhar. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Rumah Singapura

    Cetak Rekor! Harga Rumah di Singapura Melejit 10,6 Persen

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga rumah di Singapura mencetak rekor tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Kenaikannya mencapai 10,6 persen sepanjang 2021 atau naik signifikan ketimbang kuartal kedua tahun 2010 yang mencapai angka 5,3 persen. “Melihat lonjakan harga pada kuartal keempat, ini menjelaskan mengapa pemerintah memberlakukan pembatasan properti karena mereka telah melihat data dan melihat […]

  • Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

    Kementerian PUPR Masih Matangkan Skema Rent to Own

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang mematangkan skema baru pembiayaan perumahan secara sewa beli atau rent to own. Saat ini sejumlah bank bahkan sudah mengajukan produk terbaru berbasis skema rent to own. Skema kepemilikan rumah secara sewa beli merupakan perjanjian khusus yang memungkinkan konsumen dapat membeli rumah setelah beberapa tahun menyewa […]

  • Bahas Problem Penyediaan dan Tata Ruang, REI Sulteng Gelar Diklat

    Bahas Problem Penyediaan dan Tata Ruang, REI Sulteng Gelar Diklat

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • 0Komentar

    Palu – Pelaku usaha properti di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menghadapi sejumlah kendala penyediaan perumahan dan problem tata ruang seiring musibah gempa dan tsunami yang mendera di tahun 2018  lampau. Untuk itu Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulteng bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan REI serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pelatihan untuk […]

  • REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan properti skala kota baru senantiasa mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik, khususnya jalan tol. Hal ini terbukti sejak dibangunnya ruas tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) pada 1978, tol Jakarta – Merak tahun 1985, dan ruas tol Jakarta – Cikampek pada tahun 1988. “Pengembangan properti skala kota baru pasti akan mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik yakni […]

  • Rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait revisi aturan rumah MBR.

    5 Catatan The HUD Institute Soal Revisi Aturan Rumah MBR

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Rencana Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait revisi aturan rumah MBR mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Lembaga Pengkajian Perumahan dan Pengembangan Perkotaan Indonesia (LPP3I) atau lebih dikenal dengan nama The HUD Institute menyampaikan sejumlah tanggapan terkait rencana tersebut. Hal pertama adalah mengenai pengurangan batas minimal luas rumah subsidi, baik bangunan maupun tanah […]

  • Bank Dunia Bantu Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Banten

    Bank Dunia Bantu Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Banten

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • 0Komentar

    Banten – Bank Dunia mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam program penghapusan kemiskinan ekstrem di Provinsi Banten. Salah satunya melalui penyaluran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni masyarakat miskin. “Pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ini merupakan salah satu prioritas utama pemerintah,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan […]

Translate »
expand_less