Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Fokus Pembeli Milenial, Damai Putra Group Gandeng Perbankan

Fokus Pembeli Milenial, Damai Putra Group Gandeng Perbankan

  • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus fiskal berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah dengan harga hingga Rp5 miliar diyakini membawa dampak positif terhadap sektor properti di 2024. Selain itu, kebutuhan hunian di Indonesia masih cukup besar dan mayoritas didominasi kebutuhan untuk generasi milenial.

Alim Gunadi, Chief Executive Officer (CEO) Damai Putra Group mengatakan pertumbuhan pasar properti di tahun 2024 akan diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar properti seperti digitalisasi pemasaran yang semakin marak untuk menangkap konsumen milenial. Segmen pasar yang cukup besar ini perlu dijangkau optimal untuk menarik minat mereka membeli rumah, karena milenial adalah pasar yang sudah melek dan adaptable dengan teknologi.

“Indonesia menerima bonus demografi yang sangat besar di 2045, dan mayoritas populasi itu adalah milenial dan Gen Z yang saat ini berusia 25 tahun sampai 34 tahun. Ini menjadi tantangan bagi kita pelaku usaha properti, tetapi tren ini tidak dapat kita tolak,” ungkap Alim di acara “Bank Gathering” yang diadakan Damai Putra Group di Jakarta, Senin (4/3).

Untuk mendorong dan memudahkan milenial untuk membeli rumah yang dikembangkan Damai Putra Group, pengembang berusia 42 tahun itu telah menjalin kerjasama dengan bank-bank ternama untuk penyediaan kredit pemilikan rumah (KPR). Lewat skema partnership dengan puluhan bank, kata Alim, pihaknya mempermudah para milenial membeli rumah dengan memberikan suku bunga bank mulai dari 2,6%.

“Kami berharap kerjasama ini berjalan dengan baik dan saling menguntungkan kedua belah pihak serta hubungan kerjasama antara Damai Putra Group dan perbankan semakin erat,” ujar Alim Gunadi.

Saat ini, Damai Putra Group juga aktif mengaungkan tagar #saatnyabeliproperti untuk terus menumbuhkan minat generasi milenial.

Binsar Pandiangan, Chief Sales & Marketing Officer Damai Putra Group menjelaskan tagar #saatnyabeliproperti dibuat karena perusahaan memahami orang membeli properti selain untuk tempat tinggal juga untuk investasi. Setiap orang yang membeli rumah, ungkap Binsar, tentu berharap mendapatkan capital gain.

Capital gain hanya didapat dari developer atau di kawasan yang masih terus melakukan pengembangan. Kalau pengembangan masih dilakukan sampai 10 tahun lagi misalnya, maka peluang dan kesempatan konsumen untuk mendapatkan capital gain terus terbuka lebar,”ujarnya.

Ditambahkan, saat ini kecenderungan konsumen termasuk generasi milenial lebih tertarik untuk memiliki hunian di kawasan timur Jakarta dengan potensi peningkatan capital gain sampai 20% per tahun menurut riset Indonesia Property Watch (IPW). Potensi itu, kata Binsar, menjadi peluang besar bagi konsumen dan saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli properti di koridor timur Jakarta.

Rencana IPO

Damai Putra Group telah menciptakan berbagai kawasan hunian dan komersial yang berkualitas di Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur.

Sejalan dengan itu, pengembangan portofolio terus dilakukan oleh Damai Putra Group untuk mendorong pertumbuhan properti khususnya di koridor timur Jakarta.

Tiga kawasan hunian sedang dikembangkan di Bekasi yaitu Kota Harapan Indah seluas 2.200 hektar (baru sekitar 800 hektar yang sudah dikembangkan), Segara City 110 hektar dan Tera Damai 100 hektar. Saat ini, Kota Harapan Indah memiliki jumlah populasi 60.000 jiwa dan direncanakan populasinya akan mencapai 300.000 penduduk dalam beberapa tahun mendatang.

Di luar Jabodetabek, Damai Putra Group telah meluncurkan hunian Casa Grande, Vasana dan Green Hills di Yogyakarta, sementara di Sidoarjo (Jawa Timur) membangun perumahan Delta Sari Indah, Delta Sari Baru, Grand Delta Sari dan Graha Tirta.

Saat ini, total cadangan lahan (landbank) yang dimiliki Damai Putra Group masih cukup besar mencapai 2.627 hektar dengan total areal yang sudah dikembangkan sekitar 1.000 hektar. Di seluruh Indonesia, total rumah yang sudah dibangun kelompok usaha properti ini mencapai 40.000 unit.

Di bawah manajemen baru, ke depan Damai Putra Group berupaya menjadi perusahaan properti tersebut sebagai pemain utama bisnis properti di Tanah Air. Bahkan, perusahaan ini sedang menyiapkan diri untuk melantai di bursa dengan melakukan penawaran saham ke publik atau Initial Public Offering (IPO).

“Tahun ini kami akan fokus melakukan penguatan branding, digitalisasi pemasaran dan pelayanan konsumen serta memperkuat jaringan dengan perbankan, lalu kemudian di 2025 akan ada berbagai akselerasi sehingga pada 2026 sudah bisa bersiap untuk IPO,” pungkas Alim Gunadi. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Tegaskan Tak Ada Penghapusan Pelanggan Listrik 450 VA

    Jokowi Tegaskan Tak Ada Penghapusan Pelanggan Listrik 450 VA

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah memastikan tidak menghapus dan mengalihkan golongan pelanggan listrik daya 450 Volt Ampere (VA) ke 900 VA. Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat tidak perlu merasa resah terkait hal tersebut. “Tidak ada penghapusan untuk yang 450 VA. Tidak ada juga perubahan dari 450 ke 900 VA,” tegas Presiden Joko Widodo saat meresmikan Tol Cibitung – […]

  • Otorita IKN

    Begini Cara Kepala Otorita IKN Gaet Investor

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Tata kelola yang baik dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu prasyarat utama untuk menarik investor. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya membuat organisasi ini menjadi institusi yang lincah dan memiliki tata kelola yang baik. “Makin kita memiliki satu governance yang baik, makin investor […]

  • Masih Gratis, Tol Indralaya-Prabumulih Resmi Beroperasi

    Masih Gratis, Tol Indralaya-Prabumulih Resmi Beroperasi

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) telah mengoperasikan tanpa tarif Jalan Tol Simpang Indralaya-Prabumulih sepanjang 63,5 Km, Rabu, 30 Agustus 2023 mulai pukul 08.00 WIB. Operasionalisasi ini menyusul terbitnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) pada 7 Juli 2023 lalu. “Jalan tol ini sudah siap beroperasi. Kami telah menguji pengoperasian jalan tol ini secara fungsional pada saat […]

  • Kunjungan Wisman Lampaui Target, Okupansi Hotel Di Atas 50%

    Kunjungan Wisman Lampaui Target, Okupansi Hotel Di Atas 50%

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sampai Oktober 2022 sudah sebanyak 3,92 juta kunjungan. Pencapaian itu sudah melewati target 3,6 juta batas atas yang menunjukkan kepercayaan wisman terhadap pariwisata Indonesia semakin baik. “Angka itu berarti sudah melewati target batas atas yang berkisar antara 1,8 juta sampai 3,6 juta kunjungan. Jika momentum ini terus […]

  • kereta cepat

    Kereta Cepat Whoosh Perkuat Capaian Target Wisatawan Tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau “Whoosh” yang akan resmi beroperasi mulai 2 Oktober 2023 dipastikan memberi dampak pada peningkatan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air khususnya aksesibilitas wisatawan menuju berbagai destinasi dan sentra ekonomi kreatif di Jawa Barat. “(Kereta Cepat) Ini tentunya akan mendukung peningkatan kualitas pariwisata yang dapat membantu konektivitas ke […]

  • OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha. “Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan […]

Translate »
expand_less