Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Hutama Karya Garap Proyek Tol Akses Patimban Paket 3

Hutama Karya Garap Proyek Tol Akses Patimban Paket 3

  • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) kembali ditunjuk membangun Jalan Tol Akses Patimban Paket 3. Pengerjaan proyek ini mulai awal tahun depan seiring penandatanganan kontrak jalan tol baru akses ke Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, pembangunan jalan tol ini sekaligus menentukan keberhasilan Pelabuhan Patimban melayani arus logistik barang di timur Jakarta.

“Tol ini sangat strategis. Tidak hanya arus logistiknya, tapi juga untuk mengendalikan trafik di Jakarta ke arah baratnya. Jadi produk-produk di sebelah timur tidak perlu ke barat dulu untuk ekspor dan impornya. Tapi bisa langsung ke timur sehingga memecah beban trafik di Jakarta,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa, 14 November 2023.

Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan oleh Executive Vice President (EVP) Divisi Sipil Umum Hutama Karya Ari Asmoko dan Efran Kumala Hamonangan selaku PPK III. Hadir menyaksikan penandatanganan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto dan Direktur Operasi I Hutama Karya Agung Fajarwanto.

Proyek Strategis Nasional

EVP Sekretaris Perusahaan Tjahjo Purnomo menjelaskan proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sebesar Rp 882,6 miliar. “Hutama Karya secara spesifik mengerjakan paket 3 (STA. 28+000 s/d STA.33+500) dengan panjang mencapai 5,5 km. Pengerjaannya mulai awal tahun 2024 dengan waktu pelaksanaan selama 700 hari kalender,” ucap Tjahjo.

Hadirnya jalan tol penghubung Jalan Tol Cikampek – Palimanan di sisi selatan dengan Pelabuhan Patimban di sisi utara diharapkan menstimulus pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya. Infrastruktur tersebut juga akan meningkatkan daya saing Indonesia karena kemudahan jalur distribusi logistik.

Lebih rinci, Tjahjo menjelaskan, pihaknya akan membangun sejumlah fasilitas struktur seperti Pile Slab 6 Segmen sepanjang 954,5 m, 6 buah jembatan mainroad, 3 overpass atau jalan layang, 2 box pedestrian jalur khusus yang melintas di atas jalan raya untuk mengoptimalisasi keselamatan lalu lintas di sekitar jalan tol.

Dengan portofolio perseroan dalam mengerjakan proyek jalan tol, Hutama Karya optimis dapat menyelesaikan proyek sesuai target waktu yang ditentukan. “Melalui sejumlah strategi seperti penggunaan digitalisasi konstruksi pada tahap perencanaan hingga pembangunan, serta sumber daya manusia berkualitas agar proyek tersebut memiliki mutu yang terbaik,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Landscape Jakarta, ilustrasi Penataan Ruang (Foto: ADH) IAP

    IAP dan DPMPTSP DKI Jakarta Kolaborasi Ciptakan Prototipe Portal Panduan Investasi

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguschandra memaparkan soal pentingnya big data spasial dalam pengambilan keputusan dan kebijakan tata ruang. “Ada atau tidak ada rencana tata ruang, ijin harus diberikan, KKPR, perlu kajian, kalau kajian tanpa data itu sekumpulan pemerhati kota yang di medsos,” ujar […]

  • hunian wna

    Potensi Tidak Besar, Relaksasi Aturan Hunian WNA Jadi Katalis

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pasar hunian bagi Warga Negara Asing (WNA) di Tanah Air tidak terlalu besar. Namun, kehadiran relaksasi aturan kepemilikan hunian bagi WNA akan menjadi katalis untuk mendongkrak penjualan properti, khususnya sektor apartemen. “Aturan relaksasi pembelian residensial oleh orang asing sebenarnya ini lebih kepada sebagai katalis untuk keseluruhan penjualan apartemen karena potensi pembelian WNA ini […]

  • Pasar Membaik, Paramount Land Hadirkan Hunian Mewah New Menteng

    Pasar Membaik, Paramount Land Hadirkan Hunian Mewah New Menteng

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah sukses memasarkan Menteng Village di 2015, Paramount Land kembali menghadirkan New Menteng, hunian mewah dan berukuran luas. Berada di lokasi sangat strategis dan eksklusif di Gading Serpong, hunian ini dbanderol dari harga Rp4,9 miliar hingga Rp10,5 miliar per unit (termasuk PPN). M. Nawawi, Direktur Marketing & Sales Paramount Land mengatakan sektor properti […]

  • Ini Lima Tantangan Pengembangan PPSB

    Ini Lima Tantangan Pengembangan PPSB

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Perumahan Skala Besar (PPSB) dapat menjadi salah satu solusi dalam pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat. Namun, setidaknya ada lima tantangan yang harus dihadapi dalam mewujudkan PPSB. “Setidaknya ada lima tantangan mewujudkan PPSB. Sebenarnya bukan hanya tantangan, tapi juga peluang kenapa PPSB itu harus ada,” kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Ekonomi dan Investasi, […]

  • Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau Bank BTN meresmikan Sales Center KPR BTN Jakarta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penguasaan pasar (market share) KPR Non-Subsidi di Kantor Cabang Bank BTN Kelapa Gading, Jumat (16/6). Sales Center KPR ini dikhususkan untuk melayani kebutuhan KPR di segmen emerging affluent. Direktur Utama Bank BTN, […]

  • Geliatkan Ekonomi Rakyat, Program Pendampingan Desa Wisata Diluncurkan

    Geliatkan Ekonomi Rakyat, Program Pendampingan Desa Wisata Diluncurkan

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Program Pendampingan Desa Wisata untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola desa wisata. Upaya ini sekaligus ditujukan untuk menggeliatkan ekonomi rakyat. Ditargetkan akan ada 244 desa wisata maju di 2024. Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara “Rapat Koordinasi dan Kick Off Pendampingan Desa Wisata” di Pullman Hotel, Kamis […]

Translate »
expand_less