Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kejar Target Marketing Sales 2024, Ini Strategi Intiland

Kejar Target Marketing Sales 2024, Ini Strategi Intiland

  • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Perusahaan properti, PT Intiland Development Tbk (Intiland) terus berupaya mengejar target marketing sales pada tahun ini sebesar Rp2,1 triliun. Penjualan dari unit-unit siap pakai di sejumlah proyek perumahan maupun apartemen akan menjadi penopang marketing sales perseroan di 2024.

Di kuartal I-2024, perseroan telah membukukan marketing sales sebesar Rp232,6 miliar, menurun 3,1% dari Rp240,1 miliar pada kuartal I-2023. Kontributor utama penjualan di kuartal pertama tahun ini berasal dari penjualan di segmen rumah tapak senilai Rp117,8 miliar, yang sebagian besar berasal dari penjualan unit rumah di Serenia Hills, Talaga Bestari, Virya Semanan, Magnolia Residence, dan Tierra.

Sedangkan segmen mixed-use & high-rise mencatatkan marketing sales sebesar Rp32,6 miliar, yang terutama berasal dari hasil penjualan stok siap jual proyek-proyek high-rise di Jakarta dan Surabaya. Sementara segmen pengembangan kawasan industri membukukan marketing sales Rp82,2 miliar yang berasal dari penjualan kavling industri di Batang Industrial Park dan gudang di Aeropolis Technopark, Tangerang.

“Kami berusaha mengejar target marketing sales tahun ini, khususnya dari penjualan unit siap pakai,” kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Intiland di Jakarta, Kamis (30/5).

Di kuartal I-2024, Intiland mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp710,9 miliar, turun sebesar 53,9 persen dari Rp1,54 triliun pada periode yang sama tahun 2023. Pendapatan pengembangan (development income) memberikan kontribusi sebesar Rp508,7 miliar atau 71,6 persen dari total pendapatan usaha perseroan. Adapun pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang diperoleh dari segmen properti investasi memberikan kontribusi Rp202,2 miliar atau 28,4 persen dari total pendapatan usaha Intiland.

Perseroan memproyeksi pasar properti di tahun 2024 akan berangsur-angsur membaik di tengah berbagai tantangan. Terlebih, didorong masih tingginya tingkat kebutuhan properti masyarakat, khususnya produk hunian menjadi ceruk potensial bagi pertumbuhan sektor properti.

Mencermati kondisi dan ceruk pasar tersebut, sebut Archied, Intiland menyiapkan sejumlah langkah penting untuk meningkatkan kinerja penjualan, salah satunya lewat peluncuran program promo pemasaran “Intiland Sunshine Fair.”

Program promo penjualan ini menyediakan berbagai ragam kebutuhan properti masyarakat, seperti rumah tapak, apartemen, SOHO, ritel, pergudangan, hingga unit perkantoran.

“Tahun ini kami akan fokus pada upaya peningkatan penjualan, khususnya terhadap unit-unit stok dan inventori di setiap proyek. Peluncuran proyek-proyek baru tetap menjadi salah satu opsi strategi pertumbuhan, asalkan dijalankan secara hati-hati dan mempertimbangkan daya serap pasar,” ujar Archied.

Perubahan Direksi

Di dalam RUPS Tahunan tersebut, para pemegang saham menyetujui tujuh agenda rapat yang diusulkan perseroan termasuk perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan.

Berkaitan dengan agenda perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris, Corporate Secretary Intiland Theresia Rustandi mengatakan bahwa pemegang saham telah menerima pengunduran diri Moedjianto Soesilo Tjahjono dari jabatannya selaku Wakil Direktur Utama Perseroan dan Ping Handayani Hanli dari jabatannya selaku Direktur Perseroan.

“Untuk selanjutnya, RUPS Tahunan memberikan persetujuan atas pengangkatan Ping Handayani Hanli sebagai Komisaris dan Novita Anggriani sebagai Direktur Perseroan yang baru,” kata Theresia saat konferensi pers.

Novita Anggriani bergabung dengan Intiland sejak tahun 2015 dan menduduki sejumlah jabatan penting sebagai General Manager Perseroan dan Direktur di beberapa anak perusahaan. Sebelum di Intiland, Novita Anggriani memiliki pengalaman di bidang realestat dengan jabatan strategis di PT Jones Lang LaSalle Indonesia, Badan Penyehatan Perbankan Nasional, serta PT Colliers Jardine Indonesia.

Melalui RUPS Tahunan, pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2023 senilai Rp174,1 miliar. Dari perolehan laba bersih tersebut, sebesar Rp2 miliar digunakan sebagai dana cadangan wajib Perseroan serta sisa laba bersih sebesar Rp172,1 miliar akan dicatat sebagai saldo laba.

Hingga 31 Desember 2023, perseroan telah menggunakan seluruh dana yang diperoleh sesuai dengan peruntukan. Sebesar Rp119,9 miliar digunakan untuk pembayaran sebagian utang pokok perseroan dan entitas anak, sebesar Rp126,8 miliar untuk penambahan modal kerja Perseroan dan entitas anak, dan sisanya sebesar Rp3,2 miliar untuk biaya penawaran umum.

Archied mengungkapkan kinerja Intiland di tahun 2023 relatif membaik dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan membukukan pendapatan usaha Rp3,9 triliun, naik Rp758,1 miliar atau 24 persen dibandingkan tahun 2022. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik, Bank BTN Gelar Pameran Pernikahan dan Perumahan Terbesar di Indonesia

    Unik, Bank BTN Gelar Pameran Pernikahan dan Perumahan Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar ajang BTN Jakarta Wedding Festival 2023 pada 24-26 November 2023 di Jakarta Convention Center (JCC). Dalam ajang tersebut, Bank BTN menghadirkan pameran pernikahan sekaligus perumahan terbesar di Indonesia. Sebanyak lebih dari 300 vendor dengan 20 kategori pernikahan turut meramaikan gelaran BTN Jakarta Wedding Festival tersebut. […]

  • Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    Investasi Sektor Perkantoran Asia Pasifik Tembus USD58,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Laporan Asia Pacific Office Market Insights February 2026 yang dikeluarkan Lembaga Konsultan Properti Colliers menunjukkan tahap selanjutnya dalam siklus pasar perkantoran tidak lagi ditentukan oleh seberapa banyak ruang kantor yang disewa perusahaan, tetapi lebih pada di mana, mengapa, dan bagaimana ruang tersebut digunakan. “Ini bukan lagi pasar yang digerakkan oleh volume. Pada 2026, […]

  • Jokowi Reshuffel Menteri

    Sah, Presiden Reshuffle Kabinet Ganti 2 Menteri dan 3 Wamen

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik dua orang menteri dan tiga orang wakil menteri (wamen) yang akan membantunya dalam pemerintahannya bersama Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pada sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024. “Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya […]

  • Ilustrasi Ruang Terbuka Hijau

    Insentif Ini Bakal Dorong Swasta Bangun RTH

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Swasta perlu mendapat dorongan lebih untuk turut membangun ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu bentuk dorongannya dapat berupa insentif pemerintah, seperti  pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus percepatan peizinan dan green building. “Swasta perlu didorong dengan mekanisme insentif dan disinsentif. Insentif mulai dari pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus […]

  • Jokowi Dorong PPATK Aktif Dukung Ekosistem Keuangan

    Jokowi Dorong PPATK Aktif Dukung Ekosistem Keuangan

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kerjasama semua pihak diperlukan untuk menjaga integritas sistem perekonomian dan sistem keuangan Indonesia sehingga tahan terhadap berbagai gangguan ekonomi. Presiden Joko Widodo mengharapkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berperan lebih besar untuk mendukung ekosistem keuangan yang kondusif bagi pembangunan nasional. “Tidak hanya menjadi world class financial intellegent unit, tetapi berkontribusi lebih […]

  • Perumahan

    Teknologi Ini Lahirkan Bangunan Tahan Gempa

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Indonesia berada di jalur cincin api sehingga sering dilanda gempa bumi. Banyak bangunan yang ada saat ini dirasa belum mampu menahan guncangan gempa. Kerusakan bangunan yang terjadi akibat gempa mengakibatkan bangunan tidak berfungsi dan perbaikannya memerlukan waktu dan biaya yang besar. “Teknologi tahan gempa kinerja tinggi akan menjamin keberlanjutan investasi pembangunan, terutama pada […]

Translate »
expand_less