Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kementerian PUPR Gelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan

Kementerian PUPR Gelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan

  • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kegiatan ini untuk pembinaan advokasi hukum secara intensif sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pelayanan Advokasi Hukum.

“Direktorat Jenderal Perumahan sebagai bagian dari Kementerian PUPR memiliki tugas dan fungsi untuk menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penyelenggaraan perumahan,” papar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dalam keterangan tertulis, Selasa, 29 November 2022.

Iwan menerangkan, kegiatan penyuluhan hukum ini bertujuan agar program dan kebijakan di sektor perumahan bisa terlaksana dengan baik di lapangan. “Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman ini adalah upaya nyata kita dalam meminimalisasi permasalahan hukum yang timbul dalam kegiatan pembangunan perumahan di level pusat maupun daerah. Seluruh pelaksanaan pekerjaan harus sesuai SOP dan spesifikasi teknis,” terangnya.

Pembinaan advokasi hukum secara intensif harus bisa dipahami dengan baik oleh para pelaksana kebijakan bidang perumahan. Dengan demikian mereka dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini agar pelaksana di lapangan dapat terhindar dari potensi permasalahan hukum.

“Kami berharap peserta bisa mengimplementasikan substansi yang disampaikan narasumber sebagai langkah preventif agar terhindar dari permasalahan hukum,” tegas Iwan.

Kegiatan secara hibrid ini berlangsung selama tiga hari mulai Selasa hingga Kamis tanggal 29  November – 1 Desember 2022.

Materi Penyuluhan

Peserta kegiatan ini berasal dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Selain itu, peserta kegiatan ini juga berasal dari unsur teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perumahan. Hadir pula perwakilan unsur perangkat daerah bidang perumahan dan kawasan permukiman mencakup Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman di kabupaten/kota di sejumlah wilayah di Indonesia.

Materi Penyuluhan Hukum Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman antara lain Pelaksanaan Advokasi Hukum di Kementerian PUPR, Tata Cara Pembentukan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama. Selanjutnya, Teknik Perancangan dan Analisa Kontrak Konstruksi, Pengendalian Gratifikasi di Kementerian PUPR serta Pengendalian Tertib Dokumen Administrasi Dalam Pelaksanaan Pekerjaan Infrastuktur Bidang Perumahan, dan pemahaman terhadap Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dalam upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.

“Substansi materi itu dapat membentengi, mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pelaksanaan kebijakan serta menjadi bekal bagi para pelaksana kebijakan, di pusat maupun daerah. Hal itu agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan yang berakibat penyelewengan anggaran negara,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • dekarbonisasi real estat

    Dekarbonasi Real Estat, Satu Solusi Atasi Krisis Iklim

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor sektor real estat menyumbang rata-rata 60% dari keseluruhan emisi karbon bersdasarkan studi di 32 pusat kota global. Angka itu melebihi perkiraan World Green Building Council sebesar 40%. Namun, menurut laporan terbaru JLL, kontribusi ini bahkan lebih tinggi di beberapa pusat bisnis terbesar di Asia Pasifik seperti Tokyo (73%), Seoul (69%) dan Melbourne […]

  • Aset Keuangan Syariah Belum Tumbuh Signifikan

    Aset Keuangan Syariah Belum Tumbuh Signifikan

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor keuangan syariah mengalami pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2020. Namun, pertumbuhan aset keuangan industri syariah belum diimbangi dengan kenaikan aset. “Sektor keuangan syariah mengalami pertumbuhan signifikan. Hanya saja, asetnya memang kecil. Jumlah aset perbankan syariah daripada aset perbankan konvensional sangat jomplang,” tutur Analis Kebijakan Madya Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Mochamad […]

  • Bappenas Tunjuk REI Garap Proyek IKN

    Bappenas Tunjuk REI Garap Proyek IKN

    • calendar_month Sabtu, 19 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ditunjuk untuk ikut mengembangkan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur. Untuk itu, REI segera membentuk kelompok kerja (pokja) guna merealisasikan program pembangunan IKN. “Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa telah menunjuk REI untuk ikut serta mendukung pembangunan IKN baru. Kementerian PPN/Bappenas […]

  • Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kenaikan harga besi dan baja tampaknya sulit terbendung. Kondisi itu membuat pengembang khususnya yang membangun rumah subsidi makin terjepit, sementara di sisi lain pemerintah tidak menaikkan harga jual rumah subsidi pada tahun ini. Menanggapi masalah kenaikan beberapa bahan material di pasar terutama besi dan baja, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan perlunya prototype desain […]

  • Anggaran Rp10 T Kementerian PKP Direstui DPR, BSPS Dapat Porsi Besar

    Anggaran Rp10 T Kementerian PKP Direstui DPR, BSPS Dapat Porsi Besar

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi V DPR RI menyetujui usulan anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tahun 2026 sebesar Rp10,89 triliun. Dari total tersebut, sebesar Rp8,9 triliun atau 81% dialokasikan khusus untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). “Pagu anggaran 10,89 triliun ini kami utamakan sesuai dengan diskusi dengan pimpinan dan anggota adalah untuk BSPS. Jadi […]

  • TOD

    RI-Jepang Bahas Tindak Lanjut TOD Jabodetabek

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Indonesia bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) membahas tindak lanjut program Jakarta Urban Transportation Policy Integration Phase 3 (JUTPI-3) terkait pengembangan TOD (kawasan berorientasi transit) di Jabodetabek. “Untuk memperkuat tata kelola dan keberlanjutan implementasi TOD di wilayah Jabodetabek, kami telah membentuk Transit-based Urban Planning Coordination (TUPC) Team melalui Surat Keputusan Deputi Nomor 3 […]

Translate »
expand_less