Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menparekraf Luncurkan ADWI 2024 Bertema Pariwisata Hijau

Menparekraf Luncurkan ADWI 2024 Bertema Pariwisata Hijau

  • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) resmi meluncurkan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Ajang ini merupakan program unggulan pemberian apresiasi kepada penggerak sektor pariwisata dalam percepatan pembangunan desa, mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa.

“Dengan semangat dan harapan baru, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 tidak hanya tentang pemberian penghargaan. Tapi juga komitmen program pendampingan dan bantuan pemerintah serta kolaborasi bersama mitra strategis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas desa wisata agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, dalam acara Peluncuran ADWI 2024, di Desa Wisata Bugisan, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu, 9 Maret 2024.

ADWI tahun ini tidak hanya berfokus pada pemberian penghargaan namun juga memberikan pendampingan sehingga desa-desa wisata terpilih dapat mengoptimalkan potensi, memperkuat tata kelola destinasi, dan memastikan keberlanjutan lingkungan.

Menparekraf mengatakan ADWI menjadi perjalanan berkesan yang penuh dengan tantangan dan harapan. Penganugerahan ini pertama kali pada tahun 2021 diikuti 1.831 desa wisata yang setiap tahunnya terus meningkat. Pada 2022 jumlah desa yang mendaftar naik dua kali lipat menjadi 3.419 desa wisata dan pada 2023 mencapai 4.573 desa wisata. Hingga saat ini sudah terdapat 4.812 desa wisata yang terdaftar dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta).

Sepanjang perjalanannya, Kemenparekraf juga menjalankan Program Kampanye Sadar Wisata 5.0 yang terfokus pada pembangunan kesadaran dan pengembangan mentalitas serta karakter produktif masyarakat desa. Sehingga masyarakat mampu secara mandiri dan berkelanjutan mengelola serta mengembangkan potensi desa wisata.

“Kita tidak hanya merayakan pencapaian sebelumnya, tapi juga menantang diri kita sendiri untuk berpikir lebih luas lagi,” kata Sandiaga.

Pariwisata Hijau

ADWI 2024 mengangkat tema “Desa Wisata Menuju Pariwisata Hijau Berkelas Dunia”. Pariwisata hijau merupakan visi untuk masa depan pariwisata Indonesia. Pariwisata hijau bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga pariwisata yang berkelanjutan, yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga meminimalkan dampak negatif, menjaga, dan melestarikan lingkungan dan budaya lokal.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, desa wisata yang ingin bergabung dalam program ini dapat melakukan pendaftaran melalui laman ini. Selanjutnya, seluruh desa yang mendaftar akan menjalani proses kurasi menjadi 50 desa wisata terbaik untuk mengikuti visitasi oleh Menparekraf dan penilaian secara langsung oleh dewan juri.

Penilaian berdasarkan lima kategori. Pertama, daya tarik desa wisata yang meliputi atraksi pariwisata dan ekonomi kreatif. Kedua, kategori amenitas yaitu kesiapan fasilitas dan pelayanan. Ketiga, kategori digital yaitu pemanfaatan teknologi digital pada penyelenggaraan desa wisata maupun sebagai sarana promosi desa wisata.

Selanjutnya, adalah kategori SDM dan kelembagaan yaitu pemberdayaan SDM, mendukung kesetaraan gender, guna meningkatkan lapangan pekerjaan dan penguatan kelembagaan. Terakhir, kategori terbaru, resiliensi yaitu ketahanan desa menghadapi risiko alam maupun non alam serta memperhatikan isu lingkungan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan.

“Sebanyak 50 desa wisata terbaik nantinya akan mendapatkan pendampingan yang bertujuan untuk mengoptimalkan potensi, memperkuat tata kelola destinasi dan memastikan keberlanjutannya. Baik keberlanjutan lingkungan maupun keberlanjutan desa wisata agar terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf mengatakan, pemilihan desa wisata sebagai lokasi peluncuran ADWI 2024 diharapkan memberi dampak pada masyarakat atas keberadaan desa wisata. “Sehingga terciptalah peluang usaha dan peningkatan peluang kerja,” kata Sandiaga. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Invasi Rusia

    Begini Dampak Invasi Rusia ke Ukraina terhadap Sektor Properti

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perang yang berkecamuk karena invasi Rusia dengan Ukraina memberikan dampak terhadap sektor properti Tanah Air. Salah satunya adalah mendorong investasi properti karena adanya kenaikan harga komoditas. “Saya rasa terdapat hubungan yang in line antara kenaikan harga komoditas dengan sektor properti. Bisa dilihat juga bagaimana sektor properti sangat berkembang ketika terjadi commodity boom di […]

  • pasar jaya

    Pasar Jaya Luncurkan Gerakan Bersama Bersih Sampah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER PASAR) sekaligus pengukuhan satuan tugas (satgas) yang akan melakukan berbagai upaya untuk mengurangi timbulan sampah pasar. Gerakan ini ditujukan untuk mempercepat implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Langkah tersebut sekaligus menjadi antisipasi nyata […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri keramik nasional agar bisa lebih berdaya saing global. Salah satu upayanya yakni melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang keramik untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pekerjanya. “Industri keramik Indonesia menempati peringkat ke-8 dunia. Kapasitas produksi terpasang mencapai 538 juta m2 per tahun dan mampu […]

  • Edisi Maret 2020

    Majalah REI Edisi Maret 2020

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • 0Komentar

    Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Penataan ruang menyangkut seluruh aspek kehidupan sehingga masyarakat perlu mendapat akses dalam proses perencanaan penataan ruang. Karena itulah, membahas perencanaan ruang sebenarnya kita sedang berbicara tentang peradaban manusia. Begitu pun ketika pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2019 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, kita […]

  • Kota Podomoro Tenjo (Foto: Istimewa)

    Baru, Klaster Kaliandra di Kota Podomoro Tenjo

    • calendar_month Rabu, 2 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus melakukan pengembangan di kawasan Kota Podomoro Tenjo. Sekarang, APLN telah meluncurkan klaster terbaru di kawasan ini yakni Kaliandra. Berada di timur kawasan, pembangunan klaster Kaliandra berada paling dekat dengan Deluxe Club House, Stasiun Tenjo dan kawasan pengembangan Grand Transit Oriented Development (TOD). Hal ini tentunya memberikan kemudahan […]

  • Ilustrasi Pasar Porperti Jakarta

    Ini Sebab Pasar Properti Jakarta Tetap Prospektif

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur ditengarai tak akan berpengaruh terhadap penurunan pasar properti Jakarta. Apalagi pemindahan ibukota akan terjadi secara bertahap. Untuk tahap awal, fokus pemindahan pada sektor pemerintahan terlebih dulu sehingga dampak terhadap bisnis properti di Jabodetabek tidak akan terjadi seketika. “Bisnis properti di wilayah Jabodetabek tetap akan memiliki […]

Translate »
expand_less