Pemda Didorong Kembangkan Destinasi Wisata Lewat Event

Pemda juga didorong untuk menyiapkan sarana-sarana amenitas berbasis ecotourism dan menyiapkan atraksi di daerah melalui pelaksanaan event.
0
248
destinasi wisata

Jakarta – Pemerintah Daerah (Pemda) didirong untuk memperkuat kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya mengembangkan potensi pariwisata yang ada di daerahnya serta mempromosikan destinasi wisata melalui pelaksanaan event.

“Sudah ada instruksi Presiden dan pendanaan dari Kementerian Keuangan jumlahnya Rp32 triliun untuk membangun infrastruktur dasar yang ada hubungan dengan pusat produksi, pariwisata, dan juga infrastruktur yang berhubungan dengan perhubungan,” jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan resminya, Jumat, 24 Maret 2023.

Menparekraf Sandiaga menjelaskan, pembangunan infrastruktur dasar, pemerintah daerah diharapkan berkolaborasi dengan Kemenparekraf dan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk membangun infrastruktur-infrastruktur dasar di daerah yang pendanaannya telah disiapkan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp32 triliun.

“Jadi jika Bapak/Ibu ingin agar akses menuju destinasi wisata di daerahnya (pembangunannya) dapat diprioritaskan, silakan bersurat ditujukan ke saya dan ke Menteri PUPR,” kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan sarana-sarana amenitas berbasis ecotourism dan menyiapkan atraksi di daerah melalui pelaksanaan event.

“Saya ingin mendorong pemerintah daerah menghadirkan event-event yang menarik dan berkualitas. Jadi event ini menjadi media promosi dari potensi wisata yang ada di daerah masing-masing,” katanya.

Visitasi 75 Besar Desa Wisata

Sandiaga Uno juga akan memulai visitasi 75 besar desa wisata yang telah lolos proses kurasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023, pada pelan terakhir Maret 2023.

“InsyaAllah saya bersama dengan jajaran pimpinan di Kemenparekraf/Baparekraf akan melakukan visitasi, menyapa langsung masyarakat, didampingi dengan perwakilan dewan juri untuk langsung melakukan penilaian terhadap lima kategori ADWI 2023,” kata Menparekraf Sandiaga.

Kegiatan visitasi sendiri juga menjadi ajang promosi bagi 75 besar desa wisata ADWI untuk meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus meningkatkan omzet penjualan produk ekonomi kreatif lokal mereka. Terbukti di tahun-tahun ADWI sebelumnya, kunjungan wisatawan ke desa wisata meningkat dengan rata-rata 30 persen.

Tahun 2023 ini, Kemenparekraf melanjutkan program ADWI 2023 melalui kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis untuk mendorong pengembangan potensi desa wisata, yang diharapkan menjadi semangat baru dan komitmen dari masyarakat desa yang terus ingin mengembangkan desa wisata berkelas dunia, berdaya saing, dan berkelanjutan. (SAN)