Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Meroket 300%, Pasokan Data Center Indonesia Duduki Peringkat ke-2

Meroket 300%, Pasokan Data Center Indonesia Duduki Peringkat ke-2

  • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Merujuk Data Centre Report untuk periode Q3 2022 yang dirilis Knight Frank bekerja sama dengan DC Byte, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan pasokan data center terbesar dari 9 kota Asia Pasifik.

“Laporan terbaru kami memperkuat posisi Asia Pasifik sebagai pasar paling prospektif di industri pusat data global,” kata Fred Fitzalan Howard, Data Centre Lead APAC dalam keterangan tertulis yang diterima industriproperti.com, Kamis 24 November 2022.

Fred menjelaskan, semakin banyak bisnis yang mempercepat proses transformasi digital mereka serta berkembangnya permintaan akan layanan cloud dan latensi yang lebih rendah telah menghasilkan penyedia cloud yang mencari kolokasi dan fasilitas self-build di kota-kota yang sebelumnya diabaikan.

“Seiring dengan konsistensi dari kota-kota sekunder ini dalam memantapkan diri sebagai lokasi pusat data, peluang diharapkan akan terus muncul merger, akuisisi, dan pengembangan,” imbuhnya.

Laporan Data Centre Report berfokus pada sembilan kota yang berkembang pesat di Asia Pasifik yaitu Osaka, Melbourne, Jakarta, Manila, Hanoi, Taipei, Hyderabad, New Delhi, dan Chennai.

Didorong oleh fundamental pasar yang kuat serta naiknya tren lokalisasi fasilitas data center (pusat data), total pasokan pada kota-kota tersebut meroket melebihi 300% dari 700MW menjadi 3.000MW dalam lima tahun terakhir.

Pada kuartal ketiga 2022 sendiri, tercatat sejumlah 600MW kapasitas baru yang masuk di pasaran.

Melbourne Tertinggi

Dari sembilan kota tersebut, Melbourne, Jakarta, dan Osaka menduduki posisi tertinggi dengan pasokan masing-masing lebih dari 500MW.

Melbourne dalam beberapa tahun terakhir telah berkembang menjadi pasar utama untuk pusat data, dengan operator lokal dan regional yang siap menambahkan pasokan baru hampir 450MW.

Jakarta sendiri memiliki hampir 400MW pasokan yang sedang dibangun, dengan beberapa penyedia layanan cloud hyperscale yang mendukung rencana pembangunan mandiri.

Osaka terus berkembang sebagai pasar pusat data alternatif untuk Tokyo, dengan kapasitas saat ini melebihi 250MW, dan lebih dari 250MW yang akan masuk dalam rencana pengembangan.

Di India, industri pusat data tumbuh didorong oleh kebijakan pemerintah, termasuk akses yang lebih mudah dalam penyediaan kredit dan insentif lainnya untuk meningkatkan nilai investasi pusat data.

Alhasil, kota-kota seperti Hyderabad, New Delhi dan Chennai mencatat pertumbuhan pasar pusat data yang signifikan, dengan total kapasitas sekitar 300MW hingga 400MW di berbagai lokasi.

“Sebelumnya kawasan Asia Pasifik didominasi oleh segelintir pasar ‘Tier 1’. Ini tidak lagi terjadi karena tren desentralisasi telah melihat baik hyperscaler dan operator pusat data pindah ke pasar baru. Laporan terbaru menyoroti pasar baru ini yang kami perkirakan akan terus tumbuh secara paralel dengan beberapa hub yang lebih mapan di kawasan ini,” ungkap APAC Managing Director DC Byte James Murphy. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Pionir, Sinar Mas Land Kantongi Sertifikat Energi Hijau

    Jadi Pionir, Sinar Mas Land Kantongi Sertifikat Energi Hijau

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • 0Komentar

    Tangerang – Sinar Mas Land menjadi pionir perusahaan properti dalam pemanfaatan energi hijau (energi baru terbarukan/EBT) yang mengantongi sertifikat energi hijau (renewable energy certificate/REC) dari PT PLN (Persero). Hal ini sebagai wujud komitmen serta kontribusi pengembang properti tersebut dalam mengurangi efek rumah kaca penyumbang perubahan iklim. “Sinar Mas Land merupakan pengembang yang terdepan dalam pemanfaatan […]

  • Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    Cipta Karya Belum Anggarkan Pembangunan IKN

    • calendar_month Kamis, 10 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti mengakui bahwa alokasi anggaran untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) pada tahun 2022 belum ada. “Alokasi anggaran ini masih belum memperhitungkan kebutuhan untuk pembangunan IKN baru. Jadi belum kami masukkan karena memang dananya belum ada,” kata Diana dalam Rapat Dengar […]

  • MK: Pasal 50 UU 20/2011 Tentang Rumah Susun (rusun) Inkonstitusional

    MK: Pasal 50 UU 20/2011 Tentang Rusun Inkonstitusional

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Polemik menghilangnya fungsi non-hunian di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun (rusun), khususnya di dalam Pasal 50 memasuki babak akhir. Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan Pasal 50 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun bertentangan dengan UUD 1945. “Menyatakan Pasal 50 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun (Lembaran […]

  • penghuni rusun

    Penghuni Rusun Tuntut Revisi Golongan Pelanggan PAM Jaya

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Puluhan ribu warga penghuni rusun (rumah susun) di DKI Jakarta merasa resah dengan penggolongan pelanggan rusun yang diberlakukan Perumda Air Minum Jaya atau PAM Jaya. Pasalnya, tarif air bersih yang mereka bayarkan selama ini disamakan dengan tarif pelanggan gedung komersial seperti mal, pusat perbelanjaan, perkantoran, bahkan industri besar. Berbagai upaya telah dilakukan warga […]

  • BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – Mendukung komitmen Pemerintah untuk mengakselerasi jumlah pasokan rumah layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi. Pada 2029, BTN membidik akan membiayai 150.000 Rumah Rendah Emisi. Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif BTN dalam […]

  • Majalah REI Edisi Juni 2021

    Majalah REI Edisi Juni 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    Bangkit di Tengah Paceklik Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Badai tsunami akibat kondisi di tahun 2021 belum usai. Mayoritas pelaku ekonomi terkena imbasnya. Namun, kita patut meyakini bahwa tidak ada badai yang tak usai dan indahnya pelangi hanya akan tampak di langit seusai hujan badai. Setelah masa-masa suram pasca kondisi tersebut tahun […]

Translate »
expand_less