Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » PUPR Gelar Bimtek Kebencanaan Bidang Perumahan

PUPR Gelar Bimtek Kebencanaan Bidang Perumahan

  • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebencanaan Bidang Perumahan wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta di Karawang, Jawa Barat selama dua hari mulai Kamis – Jum’at.

“Kegiatan Bimbingan Teknis Kebencanaan Bidang Perumahan ini sangat penting untuk mengingatkan kita bahwa Indonesia termasuk dalam daerah rawan bencana alam,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Bimbingan Teknis Kebencanaan Bidang Perumahan di Karawang, Jawa Barat, pada hari Kamis 2 September 2021, sesuai dengan keterangan pers yang diterima oleh redaksi industriproperti.com

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, M Hidayat, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Jawa II, Ki Agoos Egie Ismail, Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Ditto Ferakhim, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Jarwansyah, Dinas Perumahan dari Provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, serta Dinas Perumahan dari daerah.

Menurut Khalawi, Kementerian PUPR meminta agar semua pihak untuk senantiasa sadar bahwa bencana alam di Indonesia dapat terjadi sewaktu-waktu. Apalagi banyak catatan kebencanaan alam yang terjadi di Indonesia yang membuat banyak terjadinya kerusakan infrastruktur dan perumahan serta banyak merenggut korban jiwa yang cukup banyak.

“Indonesia secara geografis terletak dalam ring of fire sehingga menjadi salah satu wilayah yang rawan terhadap terjadinya bencana alam. Dari hasil penelitian para ahli bahkan menyatakan ada potensi terjadinya mega trust di Indonesia dan dalam kurun waktu belakangan ini bencana alam yang terjadi dihampir seluruh wilayah Indonesia telah mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakan rumah,” terangnya.

Koordinasi

Guna meminimalisir hal tersebut, imbuhnya, pemerintah harus saling berkoordinasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing sebagai bentuk tanggung jawab dalam penanganan bencana baik sebelum maupun setelah bencana sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 dan Keputusan Menteri PUPR Nomor 1176/KPTS/M/2019.

“Masalah rekonstruksi dan pembangunan hunian masyarakat yang terdampak bencana alam sangat diperlukan. Jadi ke depan diharapkan ada satu data perumahan yang terdampak bencana alam yang dapat dijadikan acuan dalam penyaluran bantuan perumahan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan, Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan Barang Persediaan Bencana Sekretariat Direktorat Jenderal Perumahan, Sumadiyono mengungkapkan, kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebencanaan Bidang Perumahan wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta di Karawang, Jawa Barat selama dua hari mulai Kamis – Jumát (2 – 3/9/2021).

Dalam kegiatan ini ada beberapa pembahasan, yaitu pembahasan lingkup penanggulangan bencana di Direktorat Jenderal Perumahan dan BNPB. Kemudian, Penanggulangan Kejadian Bencana di Masa Tanggap Darurat di tingkat provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Terakhir, penggunaan aplikasi Rumah Terdampak Bencana (Rutena).

“Terjadinya bencana alam di Indonesia membutuhkan perhatian serius dan penanganan khusus bidang perumahan. Kami juga ingin agar peserta dapat mengatahui tugas dan fungsi Ditjen Perumahan dalam penanganan perumahan pasca bencana alam,” terangnya. (ADH)

Penulis

Ayah dari dua putra dan satu putri ini memulai karier di dunia jurnalistik dari sebagai sirkulasi di Majalah Realestat. Tapi semangat dan ketertarikannya di dunia jurnalistik membawa pria yang gemar membaca dan traveling ini menjadi salah satu wartawan industriproperti.com. Lelaki berkulit hitam yang pernah mengenyam Pendidikan di Teknik Informatika STTI ini akan banyak menuliskan berbagai isu utama industri properti. Sahabat IP bisa jumpai Adi melalui Instagram @adoen_22

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Rumah MBR SLIK(Foto: Ditjen Perumahan PUPR)

    Kebutuhan Tinggi, REI Kalsel Sinergi Bangun Rumah MBR

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • 0Komentar

    Banjarbaru – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen meningkatkan sinergi bersama pemerintah serta perbankan dalam penyediaan perumahan bersubsidi di Provinsi Kalsel. Hal ini seiring masih tingginya angka kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta aparatur sipil negara (ASN) akan suplai hunian. “Kebutuhan perumahan bagi MBR dan ASN di Kalsel masih sangat besar. Untuk […]

  • REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan properti skala kota baru senantiasa mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik, khususnya jalan tol. Hal ini terbukti sejak dibangunnya ruas tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) pada 1978, tol Jakarta – Merak tahun 1985, dan ruas tol Jakarta – Cikampek pada tahun 1988. “Pengembangan properti skala kota baru pasti akan mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik yakni […]

  • 2027, Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,5%

    2027, Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,5 Persen

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kisaran 5,1 hingga 5,9% dengan titik tengah 5,5%, seiring terjaganya stabilitas makroekonomi, peningkatan kredit perbankan, serta penguatan sinergi kebijakan fiskal dan moneter. “Pertumbuhan kami perkirakan akan meningkat setelah tahun 2025 sekitar 4,7-5,5%. Tahun 2026 ini kami perkirakan pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,9-5,7% dengan titik tengah […]

  • ojk pinjol

    Banyak Masyarakat Gagal KPR Akibat Pinjol, OJK Tanggapi Keluhan Pengembang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator perbankan dan industri keuangan turut mendukung upaya mewujudkan program 3 juta rumah. Salah satunya menyelesaikan masalah yang dikeluhkan para pengembang mengenai kesulitan calon debitur mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) terutama KPR Subsidi, karena memiliki utang macet di pinjaman online atau pinjol. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota […]

  • Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

    Siapkan Capex Rp600 Miliar, CHL Group Bangun 5 Proyek Baru di 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti, Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group, anak usaha dari Harita Group, berencana membangun 4-5 proyek properti di 2024 hingga awal 2025 mendatang. Untuk merealisasikan target pembangunan tersebut, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp600 miliar yang berasal dari pembiayaan internal dan pinjaman perbankan. Project CEO CHL Group, Andreas Audyanto mengatakan pihaknya […]

  • Pemerintah Minta Swasta Genjot Investasi

    Pemerintah Minta Swasta Genjot Investasi

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah mengajak pelaku usaha untuk berkontribusi menggerakkan investasi swasta di Tanah Air. Untuk itu, reformasi di bidang investasi menjadi hal yang mutlak harus ada. “Perbaikan iklim investasi adalah suatu keharusan. Makanya, sekarang ada Menteri Investasi, Menteri Koordinasi Bidang Investasi dan semua kementerian berusaha untuk meningkatkan iklim investasi. Hal ini merupakan tujuan kita supaya swasta […]

Translate »
expand_less