Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tingkat Penjualan Rumah di Sentul Tinggi, Harga Terus Naik

Tingkat Penjualan Rumah di Sentul Tinggi, Harga Terus Naik

  • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SENTUL – Kawasan Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dinilai masih sangat potensial bagi bisnis perumahan. Pasca pandemi, setidaknya ada sekitar 3.000 unit rumah baru yang diluncurkan di kawasan tersebut, dengan tingkat penjualan rumah yang cukup bagus,

“Sejak pandemi tahun 2020 hingga saat ini tingkat penjualan cukup bagus dan tinggi di Sentul yaitu berkisar 70%-90%,” kata Martin Samuel Hutapea, Associate Director Research & Consultancy Department PT Leads Property Services Indonesia atau Leads Property pada acara diskusi dan peluncuran buku “I Wayan Madik Kesuma: Anak Bali yang Melanglang di Bisnis Properti” di Sentul, Sabtu (15/2).

Diterangkan, saat ini harga hunian tapak (landed house) yang dipasarkan di kawasan Sentul sudah berada di atas Rp1 miliar per unit. Bahkan ada yang mencapai hingga Rp3 miliar. Harga tersebut berpotensi meningkat, karena permintaan yang cukup tinggi.

“Saat masih ada rumah dengan harga sekitar Rp1 miliar di Sentul, maka sekarang merupakan saat yang tepat untuk membeli. Beli sekarang, karena harganya akan terus bergerak naik hingga di atas Rp2 miliaran seperti yang terjadi di kawasan Tangerang,” saran Martin.

Potensi peningkatan harga tersebut didorong oleh beberapa keunggulan yang dimiliki Sentul seperti akses langsung ke jalan tol Jagorawi, tol Cijago yang terhubung ke Bandara Soekarno-Hatta, dekat AEON Mall, IKEA, rumah sakit, restoran, fasilitas olah raga, rekreasi, sekolah, convention hall dan juga dekat stasiun LRT Harjamukti.

“Satu lagi yang cukup signifikan adalah kawasannya yang masih hijau dengan udara yang segar, serta pengalaman rekreasi bagi keluarga,” jelas Martin.

Tren Harga

Sementara itu, I Wayan Madik Kesuma, Founder & Direktur Utama KAS Group, pengembang perumahan Graha Laras Sentul (GLS) mengatakan, kawasan Sentul memang masih cukup potensial dan diminati. Bahkan, tren pertumbuhan harga jualnya bisa mencapai 8% per tahun.

“GLS dipasarkan sejak 2017. Saat itu, tipe terkecilnya dijual seharga Rp500 jutaan per unit, sekarang rumah tipe tersebut sudah sekitar Rp800 jutaan,” ujar Wayan.

GLS saat ini sedang memasarkan unit rumah di Cluster London dengan harga Rp1,2 miliar (tipe 60/60), dan di Cluster Munich seharga Rp1,7 miliar (tipe 69/105).

penjualan rumah sentul

KAS Group meluncurkan fasilitas W Club, yakni club house seluas 1.000 m2 di GLS. Bangunan serba guna itu diyakini dapat meningkatkan nilai properti di GLS.

Menurut Wayan, cluster terbaru yang mereka pasarkan adalah Cluster Kopenhagen yang mendapat respons cukup bagus dari konsumen. Saat ini sudah cukup banyak konsumen yang memesan, meski dipasarkan seharga Rp2 miliaran. Cluster Kopenhagen mengusung konsep rumah 3 lantai dengan luas tanah berkisar 91 m2 dan 115 m2.

Dia mengaku optimistis penjualan tahun 2025 akan cukup potensial seiring adanya insentif dari pemerintah berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

“PPN DTP akan menggerakkan pasar, kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah. Apalagi kami punya persediaan rumah siap huni (ready stock) hingga 90 unit di dua proyek yakni di Graha Laras Sentul 50 unit dan Geriya Selaras Dramaga sebanyak 90 unit.

Selain Lokasi yang potensial, KAS Group juga terus melengkapi fasilitas di GLS. Terbaru, telah dihadirkan W Club, yakni club house seluas 1.000 m2. Bangunan serba guna itu dilengkapi dengan kolam renang, gym, dan ruang fungsional yang mampu menampung hingga 200 orang.

“Ruang fungsional ini bisa dimanfaatkan berbagai acara, mulai dari ruang pertemuan, untuk arisan, acara ulang tahun hingga resepsi pernikahan,” kata Wayan.

Dia meyakini, kehadiran W Club juga dapat meningkatkan nilai properti di GLS. (MRI)

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Indonesia Berpeluang Tumbuh Tinggi di 2023

    Ekonomi Indonesia Berpeluang Tumbuh Tinggi di 2023

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ekonomi Indonesia berpeluang tumbuh tinggi pada 2023. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga daya beli masyarakat dalam kondisi uncertainty. Jika terjadi gejolak, maka pemerintah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan melakukan fungsi sebagai shock absorber yang kuat agar masyarakat terlindungi. “Pada 2023, pemerintah akan tetap waspada dan optimis. Pemerintah akan […]

  • Catat! Ini Aturan Turunan UU HPP

    Catat! Ini Aturan Turunan UU HPP

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta –  Pemerintah menerbitkan 14 Peraturan Menteri Keuangan sebagai aturan turunan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Dalam penerbitannya, pemerintah berupaya merumuskan kebijakan yang seimbang untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah berharap, 14 PMK sebagai aturan turunan UU HPP ini dapat memudahkan wajib pajak dalam memahami dan melaksanakan amanat UU HPP. […]

  • Insentif Pajak Jasa Perhotelan Tembus Rp495 miliar

    Sektor Perhotelan Melemah, Pintar-pintar Cari Pasar Baru

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor perhotelan Jakarta mengalami perlambatan sepanjang Kuartal I-2025 selepas kebijakan efisiensi pemerintah diterapkan berupa pengetatan pengeluaran anggaran. Kondisi ini membuat pelaku industri perhotelan harus mencari pasar alternatif selain pasar pemerintah, karena belum ada tanda-tanda pelonggaran kebijakan efisiensi dari pemerintah. “Sebagai dampak dari kebijakan efisiensi ini, para pelaku industri perhotelan juga harus efisien, menyesuaikan […]

  • Tingkatkan Layanan Pertanahan, Sarana Jaya dan Kanwil BPN DKI Teken MoU

    Tingkatkan Layanan Pertanahan, Sarana Jaya dan Kanwil BPN DKI Teken MoU

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pembangunan Sarana Jaya (Sarana Jaya), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/7). MoU ini meliputi pendaftaran tanah, asistensi pengadaan tanah, serta asistensi pencegahan dan penanganan permasalahan tanah. Kolaborasi ini juga merupakan langkah strategis […]

  • PLN Sertifikasi Energi Hijau Smelter PT Freeport Indonesia

    PLN Sertifikasi Energi Hijau Smelter PT Freeport Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) memasok kebutuhan energi hijau smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. BUMN Kelistrikan ini menyediakan layanan energi hijau melalui Renewable Energy Certificate (REC) sebanyak satu juta unit atau setara 1.000 GWh hingga tahun 2025 untuk smelter PTFI. Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyatakan, […]

  • perumahan terjangkau

    Duh! Upaya Pemerintah Bangun Perumahan Terjangkau Dinilai Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Temuan survei Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2 2022 menunjukkan indeks sentimen properti menjadi 59 poin naik 2 poin dari semester sebelumnya. Namun sayangnya, persepsi konsumen terhadap upaya pemerintah untuk membuat perumahan terjangkau justru menurun dari sebelumnya 56 persen responden survei menjadi 53 persen. “Hal ini bisa dilihat bahwa kebijakan Pemerintah dirasakan konsumen masih […]

Translate »
expand_less