Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Papua Barat Daya Jadi Provinsi ke-38

Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Papua Barat Daya Jadi Provinsi ke-38

  • calendar_month Sabtu, 19 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bersama dengan Pemerintah melakukan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya untuk disahkan menjadi Undang-Undang pada Rapat Paripurna DPR RI.

“Alhamdulillah kita sudah mendengar bersama telah diambil keputusan untuk persetujuan di Paripurna tingkat II terhadap RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya,” jelas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 November 2022.

Mendagri menjelaskan, persetujuan atas RUU ini merupakan tonggak sejarah bagi masyarakat khususnya wilayah Sorong Raya dan sekitarnya. Selain itu, tonggak sejarah pula bagi Indonesia yang menyambut hadirnya provinsi baru tersebut sebagai Provinsi ke-38 Republik Indonesia.

“Namun dibalik yang membahagiakan ini, masih banyak pekerjaan kedepan yang memerlukan kolaborasi kita semua baik Pemerintah pusat, daerah, dan tentunya juga dari DPR RI dan DPD RI semua pemangku kepentingan agar Provinsi baru ini dapat tidak hanya secara de jure disepakati de facto bergerak untuk operasional,” kata Mendagri.

Mendagri melanjutkan bahwa dalam proses penyusunan RUU ini, baik melalui DPR RI, DPD RI, maupun juga melalui Pemerintah, telah menerima aspirasi dari berbagai unsur masyarakat Papua Barat.

Masukan tersebut berasal dari kepala daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang terkait, Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB), Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, birokrat yang ada di wilayah Papua Barat Daya.

“Kebijakan pemekaran daerah di wilayah Papua merupakan amanat dan implementasi Undang-undang Otonomi Khusus Papua sesuai pasal 76 Undang-Undang nomor 2 tahun 2021 yang telah disahkan tanggal 19 Juli 2021,” lanjut Mendagri.

Pondasi RUU

Pondasi utama dalam pembentukan RUU untuk Provinsi Papua Barat Daya adalah bahwa pemekaran daerah di wilayah Papua harus menjamin dan memberikan peluang kepada orang asli Papua dalam aktivitas politik, pemerintahan, perekonomian, dan sosial budaya.

Pemerintah berharap RUU tentang pembentukan provinsi ini dapat menjadi payung hukum terutama dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan mulai tahap awal.

Disamping itu, menjadi legacy/warisan sebagai upaya yang positif untuk mendekatkan rentang kendali pemerintahan dan pelayanan publik khususnya di Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan percepatan serta pemerataan pembangunan.

Pemerintah juga berharap nanti pada saat realisasi untuk operasionalisasi Provinsi baru ini, kerjasama sama serta kolaborasi yang sehat ini dapat terus dijalankan.

“Pemerintah berkomitmen akan segera menerbitkan Undang-undang dan merealisasi Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya dan mengawal sampai dengan operasinya bisa berjalan,” pungkas Mendagri. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habiskan Rp5 Miliar, Graha Laras Sentul Bangun Jalan Penghubung

    Habiskan Rp5 Miliar, Graha Laras Sentul Bangun Jalan Penghubung

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Kesuma Agung Selaras (PT KAS), pengembang perumahan Graha Laras Sentul mengeluarkan dana sekitar Rp5 miliaran untuk pembangunan jalan dan jembatan yang menghubungkan kawasan hunian tersebut dengan jalan raya utama. Infrastruktur ini bukti dari janji pengembang kepada konsumen. Tidak hanya untuk konsumen Graha Laras Sentul jalan dan jembatan penghubung yang terakses langsung dengan […]

  • Forwapera Talkshow

    Program 3 Juta Rumah Mustahil Terwujud Tanpa Kementerian Perumahan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden terpilih Prabowo Subianto diharapkan menunjuk kementerian khusus perumahan rakyat untuk menjalankan program 3 juta rumah. Hal itu penting apabila Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ingin menuntaskan angka kekurangan (backlog) melalui program 3 juta rumah. “Program ini mustahil berjalan tanpa desk khusus. Kita tahu bahwa banyak ketentuan dan regulasi di sektor perumahan yang selama ini […]

  • Sinar Mas Land Mulai Serah Terima Unit Akasa Pure Living Tahap I

    Sinar Mas Land Mulai Serah Terima Unit Akasa Pure Living Tahap I

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • 0Komentar

    BSD City – Sinar Mas Land terus berupaya mewujudkan komitmen pembangunan proyek yang progresif dan tepat waktu dengan melakukan serah terima kunci kepada para pemilik unit Akasa Pure Living di Tower Kamaya sejak 15 Februari 2023. Serah terima kunci akan dilakukan secara bertahap dan untuk tahap pertama telah diserahterimakan kepada konsumen. Akasa Pure Living berdiri […]

  • Apartemen The Veranda Masuki Pembangunan Struktur Atas

    Apartemen The Veranda Masuki Pembangunan Struktur Atas

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinergi pengembang Nishitetsu dan Pulauintan Development kini sedang fokus pada pengerjaan konstruksi struktur atas The Veranda, proyek apartemen berkonsep resort mewah di koridor strategis Lebak Bulus-Pondok Indah, Jakarta Selatan. Direktur Nishitetsu, Takayuki Tanaka mengatakan pengerjaan sudah dimulai sejak Januari 2022 dan evaluasi jaminan kualitas struktur bawah berjalan sesuai rencana untuk melanjutkan pengembangan upper […]

  • UU HPP Diklaim Mampu Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045

    UU HPP Diklaim Mampu Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Reformasi perpajakan melalui UU HPP, salah satunya terkait aspek Pajak Penghasilan (PPh), diyakini dapat mewujudkan Visi Indonesia Maju Tahun 2045. Pasalnya, melalui Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) terbentuk sistem PPh yang lebih berkeadilan dan menjamin kepastian hukum. “Dengan adanya sistem PPh yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum sehingga dapat memperluas basis pajak serta […]

  • insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (insentif PPN DTP)

    Kabar Gembira! Insentif PPN DTP Diperpanjang Hingga Akhir Desember 2025

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Usulan pelaku usaha properti untuk memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir Desember 2025 akhirnya dikabulkan pemerintah. “Tadi kita mendengar kabar baik, sesudah kita mendapatkan surat dari teman-teman asosiasi pengembang dari REI, HIMPERRA, APERSI, Appernas Jaya, Asprumnas dan semuanya, untuk memohon kepada pemerintah yakni Menteri Keuangan dan Menteri Koordinator […]

Translate »
expand_less