Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Waduh! Minat Beli Apartemen Hanya 2%

Waduh! Minat Beli Apartemen Hanya 2%

  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Hanya 2 persen responden lebih memilih membeli apartemen waktu satu tahun ke depan. Sementara sisanya, yakni hanya 98 persen responden yang menjadikan hunian rumah tapak sebagai pilihan utama.

“Saat tinggal di apartemen, penghuni harus menerima bahwa ruangan yang tersedia cukup terbatas. Mereka tidak memiliki kesempatan untuk memperluas ruangan di masa depan, sebagaimana halnya di rumah tapak yang dikenal dengan istilah rumah tumbuh,” jelas Country Manager Rumah.com, Marine Novita dalam keterangan resminya, Rabu, 20 April 2022.

Penyebab rendahnya minat responden tidak mempertimbangkan untuk membeli apartemen dua alasan utama. Pertama, nilai lebih untuk harga yang sama dengan membeli rumah tapak. Alasan kedua, ketidaksukaan tinggal di gedung bertingkat tinggi.

Kondisi masalah kesehatan global dua tahun terakhir kemungkinan ikut menekan minat terhadap apartemen setidaknya dalam jangka waktu dekat ini. Pemerintah dan dunia usaha mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah yang berpengaruh terhadap fenomena tersebut.

Menurut temuan Rumah.com Consumer Sentiment Survey H1 2022, selain dua alasan utama di atas, beberapa alasan lainnya untuk tidak memilih apartemen secara berurutan berdasarkan popularitas, antara lain rumah tapak dapat ruang lebih luas (39 persen). Kemudian, tidak mau tinggal di gedung tinggi (37 persen) dan tidak bisa diperluas ketika kebutuhan bertambah (27 persen).

Alasan lainnya adalah khawatir status kepemilikannya (23 persen) dan terikat biaya iuran bulanan (21 persen). Lalu, tidak ingin tinggal di lingkungan padat (17 persen) dan kurang adanya privasi (10 persen).

Rumah Lebih Luas

Marine menuturkan sejumlah 39 persen responden survei menyatakan bahwa dengan harga yang sama, rumah tapak memberikan ruang yang lebih luas daripada apartemen. Bagi mereka yang sudah menikah dan punya anak bahkan kecenderungannya lebih tinggi lagi, hingga mencapai 56 persen responden menyatakan alasan tersebut.

Tinggal di gedung-gedung tinggi seperti apartemen memang menawarkan pemandangan yang lebih luas. Namun 37 persen responden survei yang menyatakan ketidaksukaan tinggal di gedung bertingkat tinggi menjadi alasan tidak mempertimbangkan membeli apartemen.

Sebanyak 23 persen responden survei tidak mempertimbangkan membeli apartemen dengan alasan kurang merasa ada kepastian status terhadap apartemen tersebut.

Sebagai informasi, status kepemilikan apartemen atau rumah susun saat ini diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan Lahan (HPL), Hak Atas Tanah (HAT), Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah yang diterbitkan sebagai tindak lanjut Undang-undang Cipta Kerja.

Peraturan ini mencakup mencakup penguatan HPL, penyesuaian HAT, HPL/HAT ruang atas tanah dan ruang bawah tanah dan satuan rumah susun. Kemudian, percepatan pendaftaran tanah dan penertiban administrasi pertanahan, penggunaan dokumen elektronik, perubahan hak dan penyelesaian alat bukti hak lama. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sederet Tokoh Properti dan Nasional Raih Duo Award ke-2

    Sederet Tokoh Properti dan Nasional Raih Duo Award ke-2

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Grup perusahaan media, Journalist Media Network (JMN) kembali menggelar ajang bergengsi Duo Award, yakni Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke XVII dan Indonesia myHome Award (IMHA) ke VI di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pada Senin (20/3). Penghargaan tersebut dilakukan rutin setiap tahunnya oleh JMN, sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang berprestasi dalam rangka […]

  • REI Kalsel Studi Banding ke Proyek Perumahan di Banten

    REI Kalsel Studi Banding ke Proyek Perumahan di Banten

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – DPD REI Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya meningkatkan kemampuan anggotanya dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat Banua. Salah satunya melalui studi banding ke perumahan milik anggota REI Banten yang lebih maju pengembangan bisnis perumahan subsidi maupun komersial. “Ada banyak hal baru yang kami peroleh dari kegiatan studi banding ke daerah lain. Dengan begitu kami […]

  • Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

    Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan tantangan utama dalam pengembangan Kawasan Industri (KI) Teluk Bintuni, yakni proses pengadaan lahan dan kepastian alokasi gas. Padahal, KI Teluk Bintuni termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Industri Prioritas sesuai RPJMN 2020 – 2024. “Proses pengadaan lahan sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmennya dalam pengembangan kawasan setempat,” […]

  • imha 2025

    JMN Gelar Seminar Nasional dan Penghargaan IMHA 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Journalist Media Network melalui Majalah MyHome dan Myhome Magz Channel mengadakan rangkaian acara berupa Seminar Nasional bertema “Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah: Inovasi & Kolaborasi untuk Hunian Berkualitas, Berkelanjutan”, serta penyerahan penghargaan bergengsi Indonesia MyHome Award atau IMHA 2025. Acara berlangsung di Ballroom Episode Hotel, Gading Serpong, Tangerang, Selasa (25/11). Seminar […]

  • Menteri PUPR Minta Perbaikan Tol Trans Sumatera Tuntas April 2022

    Menteri PUPR Minta Perbaikan Tol Trans Sumatera Tuntas April 2022

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta BUJT menyelesaikan perbaikan di sejumlah ruas Tol Trans Sumatera pada April mendatang. Perbaikan itu sebagai upaya pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna tol. “Saya minta perbaikan permanen bisa tuntas pada akhir April 2022 nanti. Saya mengingatkan agar pengelola tol wajib memenuhi standar pelayanan minimal […]

  • Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    Pengembang di Persimpangan Soal SiPetruk

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Persyaratan teknis pembangunan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin pelik dengan penerapan aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). Pengembang berada di persimpangan, ada yang tegas menolak. Tak sedikit pula yang mendukung karena aplikasi ini diyakini akan memudahkan upaya pengawasan pembangunan rumah bersubsidi. Sebagian pengembang ketir-ketir dengan aplikasi SiPetruk yang akan berlaku efektif […]

Translate »
expand_less