Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Anak Usaha Halal Industrial Park Sidoarjo Minati Toba Caldera Resort

Anak Usaha Halal Industrial Park Sidoarjo Minati Toba Caldera Resort

  • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Medan – Suguhan potensi pariwisata Toba Caldera Resort telah menyedot minat investor. PT Makmur Berkah Amanda Hotel selaku anak usaha PT Makmur Berkah Amanda Tbk (pengembang halal industrial park Sidoarjo) menyerahkan Letter of Intent (LoI) pengembangan mini zoo di Toba Caldera Resort kepada Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

“Kami berencana mengembangan Caldera Park and Zoo di kawasan Toba Caldera Resort. Untuk itu, kami bermaksud menyampaikan komitmen secara langsung,” papar Direktur PT Makmur Berkah Amanda Hotel, Adi Saputra Tedja Surya, saat menyampaikan Surat Pernyataan Minat (Letter of Intent/LoI) kepada Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT), di Kabupaten Toba, Jumat, 3 Maret 2023.

Setelah penyampaian LoI, imbuh Adi Tedja, pihaknya akan melakukan riset awal terkait rencana pembuatan Caldera Park and Zoo. “Tahapannya masih panjang. Kami akan melakukan feasibility study untuk tahap awal,” paparnya.

BPODT telah meraup investasi senilai Rp 850 miliar dari dua investor yang akan membangun hotel berskala bintang lima. “Sebanyak enam investor lainnya telah menandatangani LoI. Ini termasuk dari PT Makmur Berkah Amanda Tbk yang akan membangun mini zoo,” ucap Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPODT Raja Malem Ukur Tarigan.

Adi Tedja menjelaskan, nilai investasi proyek mini zoo sebesar Rp 80 miliar dengan tenggat waktu pengembangan sekitar delapan bulan. Adapun fase konstruksi akan dimulai pada kuartal IV-2023. “Peletakan batu pertama pada kuartal IV-2023 dan akan mulai beroperasi pada tahun 2024 mendatang,” ucap Adi Tedja.

PT Makmur Berkah Amanda Hotel merupakan anak usaha dari PT Makmur Berkah Amanda Tbk, pengembang halal industrial park di Sidoarjo. Adapun nilai investasi yang ditanamkan PT Makmur Berkah Amanda Tbk sebesar Rp 80 miliar dengan waktu pengembangan sekitar delapan bulan yang konstruksinya akan dimulai pada kuartal IV-2023. “Kami menargetkan peletakan batu pertama pada kuartal IV-2023 dan mulai beroperasi tahun 2024 mendatang,” ujarnya.

Pemasukan

Raja menambahkan, sejauh ini pihaknya telah meraup pemasukan senilai Rp 4,6 miliar. Sebagian besar pemasukan bersumber dari penjualan tiket masuk dan parkir kendaraan sekitar Rp 15.000-Rp 20.000 per orang. Berikutnya, penyewaan lahan selama 15 tahun kepada Bobobox, pewaralaba hotel kapsul. BPODT juga memperoleh pemasukan dari gelaran event lokal dan internasional.

“Jumlah pengunjung pada hari kerja sekitar 100.000 orang dan akhir pekan 200.000 orang. Kami optimistis seluruh infrastruktur, atraksi, dan wahana terbangun sehingga target sejuta turis akan tercapai,” ucapnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengembang Kalsel Bidik Proyek IKN

    Pengembang Kalsel Bidik Proyek IKN

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Proyek relokasi Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur ternyata menarik minat pengembang di provinsi tetangganya, yakni Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalsel, Ahyat, dalam seremoni Pembukaan REI Kalsel Expo 2022, di Banjarmasin, Rabu 27 Juli 2022. “Kalsel dapat mengambil peranan sebagai penyangga dalam proyek […]

  • PPN DTP Properti

    PPDPP Perluas Layanan SiKumbang ke Properti Komersial

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin menyatakan aplikasi Sistem Kumpulan Pengembang (SiKumbang) telah mengalami pengembangan fungsi yakni dengan mendata nomor registrasi hunian komersial. Hal ini sebagai tindak lanjut penerapan kebijakan fiskal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 103/PMK.010/2021 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Atas Penyerahan Rumah Tapak […]

  • Pemerintah Fokus Atasi Kesenjangan Infrastruktur di Indonesia

    Pemerintah Fokus Atasi Kesenjangan Infrastruktur di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Selama ini masih terjadi kekurangan investasi di sektor infrastruktur sehingga menciptakan kesenjangan infrastruktur (infrastructure gap) yang besar. Akibatnya, terjadi defisit infrastruktur selama bertahun-tahun di Indonesia terutama setelah krisis ekonomi 1998. Hingga 2017, Indonesia masih terus mengejar ketertinggalan posisi stok modal infrastruktur yang baru berkisar 43%, masih di bawah negara-negara G20 yang rata-rata di […]

  • KPBU

    Presiden Jokowi Apresiasi Kontribusi Pengusaha Bangun Bandara Singkawang

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Singkawang di Kalimantan Barat menggunakan skema skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sekaligus corporate social responsibility (CSR) dari sektor swasta. Presiden Joko Widodo mengapresiasi peran swasta tersebut dan mendorong skema KPBU ini bisa diterapkan di wilayah lain di Indonesia. “Kalau pola ini bisa dilakukan di banyak bandara, […]

  • mafia tanah

    AHY Ungkap Mafia Tanah di Jawa Tengah, Kerugian Negara Rp3,4 Triliun

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membongkar praktik mafia tanah yang terjadi di Kabupaten Grobogan dan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Pengungkapan tindak kejahatan itu berhasil menyelamatkan objek tanah seluas 82,66 hektare serta potensi kerugian negara dan masyarakat senilai Rp3,42 triliun. “Negara merugi. Padahal kita sangat membutuhkan investasi. Mafia tanah membelenggu potensi […]

  • Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski belum diumumkan, namun wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sudah santer terdengar. Rencana tersebut bahkan sudah memicu kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok. Ancaman inflasi pun sudah di depan mata. Lalu, apakah investasi properti masih menarik di tengah bayang-bayang inflasi? Pemerhati Properti, Indra W Antono menyebutkan saat ini terutama sebelum inflasi terjadi adalah […]

Translate »
expand_less