Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi tumpuan dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur secara blended finance. Pola pembiayaan ini bertujuan mengoptimalisasi sejumlah sumber pendaan dalam suatu proyek infrastruktur.

“Jika kita bandingkan dengan 15-20 tahun lalu, saat ini ada sofistikasi semakin besar dari blended finance, yaitu bagaimana kita mencampur dan mem-blend dari berbagai sumber pendanaan. Artinya, setiap sumber pendanaan butuh dan mensyaratkan suatu prosedur. Dengan begitu kompleksitas menjadi sangat tinggi,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Transportasi Nasional Tahun 2022 secara daring, Rabu, 23 Februari 2022.

Secara tradisional, pendanaan proyek pemerintah berasal dari satu sumber seperti anggaran pemerintah baik dari pajak maupun pinjaman dan hibah.

Sri Mulyani mencontohkan apabila sumber pembiayaan dari belanja pemerintah, maka dalam pelaksanaannya terdapat kebijakan pengadaan (policy procurement) sendiri. Lain halnya apabila sumber pembiayaan dari perbankan dengan prasyarat dan penilaian risiko dari mereka sendiri.

Kementerian Keuangan memiliki Special Mission Vehicle yaitu institusi sebagai sarana mobilisasi blended finance seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Mereka sudah membentuk Sustainable Development Goal Indonesia One.

“Tujuannya menjembatani keinginan berbagai pihak yang ingin mendanai infrastruktur di Indonesia. Namun, mereka mungkin belum familiar atau terlalu costly untuk terlibat secara langsung,” lanjut Menkeu.

Pengadaan Tanah

Menteri Keuangan berpendapat, dalam upaya meningkatkan kualitas proyek KPBU butuh komitmen dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Dalam tahap kesiapan proyek, perlu perencanaan  matang dan terintegrasi. Proyek harus memiliki value for money yang lebih baik jika melalui skema KPBU. Kemudian, proyek tersebut harus memiliki perhitungan kelayakan teknis, ekonomi dan finansial yang terukur dan memenuhi kualifikasi menurut mitra badan usaha dan lenders.

“Jadi tidak hanya sekadar memasukkan angka. Namun harus bisa diuji dan dilihat dari sisi reference dibandingkan proyek-proyek yang sama dari berbagai negara. Regulasi dan perizinan perlu dirapikan, terutama juga nanti berhubungan dengan masalah pengadaan tanah,” sambung Menkeu.

Selanjutnya, dalam upaya untuk meningkatkan kualitas proyek KPBU, Menkeu menekankan bahwa proyek harus didukung oleh kapasitas dan kapabilitas yang baik dari tim KPBU dalam menangani proyek, memiliki komitmen penuh dalam mendorong proyek, serta memegang teguh prinsip governance yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independen, dan fairness dalam pelaksanaan setiap tahapan proyek. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkembang Pesat, Villa Kencana Cikarang Pasarkan Unit Komersial

    Berkembang Pesat, Villa Kencana Cikarang Pasarkan Unit Komersial

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • 0Komentar

    CIKARANG – Berdiri di atas lahan seluas sekitar 100 hektar di Cikarang, Bekasi, Perumahan Villa Kencana Cikarang yang dikembangkan Arrayan Group berkembang cukup pesat. Jumlah penghuni yang terus meningkat juga mendorong geliat aktivitas ekonomi di kawasan perumahan tersebut. Perumahan Villa Kencana Cikarang dibangun tahun 2016 dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017. Proses […]

  • futsal forwapera

    Turnamen Futsal Forwapera Jaga Soliditas Komunitas Perumahan

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Paguyuban jurnalis perumahan dan properti yang tergabung dalam Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) sukses menggelar turnamen futsal Property Cup XVI tahun 2024. Event yang sudah 16 kali dihelat tersebut terus mendapatkan dukungan dari para pemangku kepentingan (stakeholder) bidang perumahan dan industri penunjangnya. Turnamen Futsal Property Cup XVI tahun 2024 dibuka secara resmi oleh […]

  • Simbol Toleransi, Urban Heritage Lasem Direvitalisasi

    Simbol Toleransi, Urban Heritage Lasem Direvitalisasi

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan penataan kembali (revitalisasi) kawasan bersejarah perkotaan (urban heritage) Kota Pusaka Lasem di Rembang, Jawa Tengah. Anggaran untuk penataan kawasan pusaka tersebut sebesar Rp88,13 miliar yang dilaksanakan secara multiyears contract 2021-2022 Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Lasem dikenal sebagai daerah bersejarah dan menjadi […]

  • Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang, Surya Tjandra. (Foto: ANTARA)

    Wamen ATR/BPN Sebut Pentingnya Partisipasi Publik

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Surya Tjandra mengatakan partisipasi publik yang langsung dalam penyusunan tata ruang diperlukan. “Partisipasi publik akan mendorong legitimasi dan transparansi dari proses perumusan kebijakan sehingga program pembangunan dengan pemahaman risiko tadi bisa dimengerti publik,” kata Surya saat dalam Pembukaan Sosialisasi Norma, Standar, […]

  • Presiden Jokowi dan Menteri PUPR saat melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana di NTT pada April 2021 (Foto: Laily Rachev)

    Seribu Rumah Bagi Korban Bencana NTT Selesai September 2021

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa pembangunan hunian tetap (huntap) dalam rangka relokasi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditargetkan selesai akhir September 2021. Sesuai dengan Instruksi Presiden, bantuan rumah tahan gempa dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan tipe 36 […]

  • BTN

    Kredit Tumbuh, Laba Bersih Bank BTN Melonjak 48,3%

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2021. Laba bersih Bank BTN melonjak 48,3% menjadi Rp2,37 triliun pada tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp1,6 triliun. Kenaikan laba bersih BTN ini ditopang oleh penyaluran kredit yang tumbuh 5,66%, dari Rp260,11 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp274,83 triliun pada tahun […]

Translate »
expand_less