Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Bunga Acuan Kembali Naik, Likuiditas Perbankan Masih Longgar

Bunga Acuan Kembali Naik, Likuiditas Perbankan Masih Longgar

  • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Oktober 2022 telah memutuskan untuk kembali menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75%. Kenaikan suku bunga acuan BI ini adalah yang ketiga kalinya, setelah pada Agustus dan September lalu BI menaikkan suku bunga acuan masing-masing sebesar 25 bps dan 50 bps.

Keputusan kenaikan suku bunga BI tersebut sebagai langkah front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini terlalu tinggi (overshooting) dan memastikan inflasi inti ke depan kembali ke dalam sasaran, serta memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan nilai fundamental akibat menguatnya mata uang dolar AS dan adanya ketidakpastian pasar keuangan global.

Meski bunga acuan naik, namun keterangan BI menyebutkan bahwa kondisi likuiditas perbankan tetap longgar. Pada September 2022, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masih tinggi mencapai 27,35%. Rasio ini tetap mendukung kemampuan perbankan dalam penyaluran kredit di tengah berlangsungnya normalisasi kebijakan likuiditas melalui kenaikan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah secara bertahap dan pemberian insentif GWM.

“Kenaikan suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun suku bunga kredit lebih terbatas seiring dengan likuiditas yang masih longgar yang memperpanjang efek tunda (lag effect) transmisi suku bunga kebijakan pada suku bunga dana dan kredit,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keterangan resminya.

Pertumbuhan kredit pada September 2022 tercatat sebesar 11,00% (year on year/yoy) ditopang oleh peningkatan di seluruh jenis kredit dan seluruh sektor ekonomi. Pemulihan intermediasi juga terjadi pada perbankan syariah, dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 19,0% (yoy) pada September 2022.

Dari sisi penawaran, berlanjutnya perbaikan intermediasi perbankan didukung oleh standar penyaluran kredit yang tetap longgar, seiring dengan membaiknya appetite perbankan dalam penyaluran kredit terutama di sektor Industri, Pertanian, Perdagangan, dan Konstruksi

Sementara itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada September 2022 juga terindikasi tumbuh positif. Hal ini terindikasi dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 56,8%. Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru yakni prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta permintaan pembiayaan dari nasabah.

Untuk periode triwulan III-2022, penawaran penyaluran kredit baru diperkirakan masih tumbuh positif meski sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Pelonggaran LTV

RDG Bank Indonesia juga terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi, salah satunya melanjutkan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan) yang berlaku efektif 1 Januari 2023 sampai 31 Desember 2023.

“Khususnya bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko,” jelas BI.

Selain itu, diputuskan juga untuk melanjutkan pelonggaran ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraaan bermotor baru untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. Kebijakan ini juga berlaku efektif 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Podomoro Tenjo (Foto: smail Pohan)

    2021, Marketing Sales Agung Podomoro Capai Rp 2,7 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Agung Podomoro mencatat marketing sales atau prapenjualan Rp 2,7 triliun pada 2021. Realisasi prapenjualan itu melebihi target perseroan Rp 2 triliun. Hal ini disampaikan Marketing Director Agung Podomoro, Agung Wirajaya pada webinar dengan tema “Agung Podomoro Booster Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta (17/2). “Kami bersyukur Agung Podomoro menjadi booster percepatan pemulihan ekonomi […]

  • rumah subsidi

    Studi ini Temukan Dampak Rumah Subsidi ke Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hasil penelitian mahasiswa Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan (MPKP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Adhamaski Pangeran, menemukan keterkaitan antara pembangunan rumah subsidi dengan kesehatan masyarakat. Hal ini tertuang dalam thesis yang menggunakan model ekonometrika berjudul “Hidup Sehat di Rumah Subsidi? Fakta dari Pembelian Rumah Subsidi FLPP di Indonesia Tahun […]

  • Dilengkapi Fitur Ekstra, Paramount Petals Luncurkan Tipe Gardenia Plus

    Dilengkapi Fitur Ekstra, Paramount Petals Luncurkan Tipe Gardenia Plus

    • calendar_month Sabtu, 10 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Petals, kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta, terus mencapai berbagai milestone dan bergerak aktif dalam pembangunan kota yang saling terintegrasi. Kali ini, Paramount Petals kembali meluncurkan tipe terbaru dan eksklusif yang bertajuk Gardenia Plus. Sesuai dengan namanya, Gardenia Plus berlokasi di dalam klaster Gardenia dan memiliki beragam fitur […]

  • REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 38 developer yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan aset prasarnaa sarana dan utilitas (PSU) di 122 titik lokasi perumahan dan permukiman kepada Pemerintah Kota Palembang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) menandai serah terima aset senilai Rp 300 miliar antara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI […]

  • MRT

    2 Tonwship Summarecon Bakal Terintegrasi MRT Koridor Timur-Barat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Serpong dan Summarecon Tangerang menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat di wilayah Provinsi Banten (Kembangan-Balaraja) bersama PT MRT Jakarta (Perseroda). Moda transportasi itu akan mengintegrasikan dua kawasan kota terpadu Summarecon dengan MRT Koridor Timur-Barat bersama sejumlah kawasan lain di sisi barat Jakarta dan Banten. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of […]

  • Ekonomi Dunia

    Ekonomi Dunia Suram, Indonesia Jadi Titik Terang

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Pelaksana (Managing Director) Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva, menyebut Indonesia sebagai “titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia”. Perekonomian Indonesia di kuartal II 2022 masih bisa tumbuh dengan baik dan tertinggi di antara negara-negara G20. “Minggu yang lalu, Managing Director IMF mengatakan bahwa Indonesia adalah titik terang di tengah-tengah kesuraman ekonomi […]

Translate »
expand_less